Ducati kembali memainkan nostalgia balap lewat Diavel V4 RS 100, sebuah power cruiser edisi spesial yang masuk ke lini Collezione 100. Basisnya tetap memakai mesin besar yang sama seperti model standar, tetapi tampilannya dibuat lebih emosional dan historis dengan rujukan kuat ke salah satu momen penting Ducati di Isle of Man.
Yang membuat motor ini menonjol bukan hanya karena statusnya sebagai versi spesial, tetapi juga karena arah desainnya sangat spesifik. Ducati mengaitkannya dengan kemenangan di Tourist Trophy 1978 di Isle of Man, lalu menerjemahkannya ke dalam tampilan yang terinspirasi dari Ducati 900 Replica tahun 1979.
Livery klasik yang dihidupkan lagi
Skema warna Diavel V4 RS 100 mengikuti jejak motor replika legendaris itu. Kombinasi hijau, merah, dan garis putih khas 900 Replica dipadukan dengan velg berwarna emas sehingga tampilannya langsung menangkap perhatian.
Detail visual itu makin kuat karena motor ini memakai basis RS, yang merupakan varian tertinggi. Suspensi Ohlins depan-belakang juga hadir dengan warna emas atau kuning yang mencolok, sehingga nuansa spesialnya tidak hanya terlihat di bodi, tetapi juga di komponen kaki-kaki.
Di sektor detail, Ducati memberi jok Alcantara dengan logo Ducati 100. Ada juga plakat nomor seri di area stang kanan yang dibuat dari aluminium billet, sehingga tiap unit punya identitas eksklusif.
Sentuhan premium di banyak bagian
Ducati tidak berhenti di urusan warna dan emblem. Tutup tangki serta kaliper Brembo diberi warna Centenary Bronze untuk mempertegas karakter edisi perayaan ini.
Motor ini juga sudah memakai sistem kopling kering atau dry-clutch. Cover kopling berbahan serat karbon ikut dipasang, dan Ducati menyebut ada berbagai komponen serat karbon lain yang mendukung kesan premium.
Kelengkapan pembelian juga dibuat istimewa. Pemiliknya akan mendapat helm, jaket, paddock, cover motor, sertifikat, hingga peti khusus.
Mesin tetap besar, performa tetap brutal
Di balik bodinya, Ducati Diavel V4 RS 100 masih mengandalkan mesin Desmosedici Stradale V4 1.103cc 16-katup berpendingin cairan. Mesin ini mengeluarkan klaim tenaga 182 hp pada 11.750 rpm dan torsi 120 Nm pada 9.500 rpm.
Angka itu menunjukkan karakter power cruiser yang tetap mengutamakan performa, bukan sekadar gaya. Transmisinya manual 6-percepatan, sehingga paket keseluruhannya masih terasa sangat dekat dengan motor performa tinggi Ducati lainnya.
Posisinya di keluarga Ducati
Model ini memang tidak punya lawan langsung dengan kapasitas yang sama di kelas cruiser. Jika dibandingkan secara pendekatan, salah satu nama yang paling dekat hanya Triumph Rocket 3 Storm R, itu pun lebih sebagai sesama cruiser besar daripada rival identik.
Karena itu, daya tarik Diavel V4 RS 100 bukan hanya soal spesifikasi mesin. Nilai utamanya ada pada perpaduan antara performa superbike, bentuk power cruiser, dan cerita sejarah balap yang dibawa ke desainnya.
Ducati merangkai semua unsur itu untuk merayakan 100 tahun perjalanannya. Hasilnya adalah sebuah motor yang tidak sekadar tampil eksklusif, tetapi juga membawa simbol kemenangan, warisan, dan identitas visual yang sangat kuat.
