Sebuah Ferrari F40 langka milik mantan bos Formula 1 akan masuk meja lelang di Inggris bulan depan. Mobil ini bukan F40 biasa, karena mendapat sentuhan Michelotto dan diperkirakan laku hingga USD 4,35 juta atau sekitar Rp79,1 miliar.
Daya tariknya bukan hanya pada harga, tetapi juga kombinasi sejarah, performa, dan statusnya di kalangan kolektor. Bagi banyak penggemar Ferrari, F40 sudah dianggap mahakarya, sehingga versi yang dimodifikasi resmi oleh spesialis balap punya magnet tersendiri.
Mobil ini akan dilelang oleh RM Sotheby’s di Woodcote Park, Inggris. Rumah lelang tersebut menaksir nilainya berada di kisaran USD 3,65 juta hingga USD 4,35 juta, setara Rp66,3 miliar sampai Rp79,1 miliar.
Yang membuat unit ini menonjol adalah keterlibatan Michelotto, bengkel balap legendaris asal Italia. Ferrari mempercayakan Michelotto untuk mengembangkan F40 LM, versi balap Le Mans dari supercar ikonik tersebut.
Riwayat kepemilikan jadi sorotan
Ferrari F40 ini dipesan pada 1989 oleh Jean Sage. Ia dikenal sebagai mantan Direktur Olahraga tim Renault Formula 1.
Jean Sage juga bukan sosok asing dalam lingkaran Ferrari. Ia pernah memimpin program balap Ferrari F40 IMSA di Amerika Serikat selama dua tahun.
Latar belakang itu membuat mobil ini memiliki nilai sejarah yang kuat. Kolektor biasanya memberi perhatian besar pada unit dengan keterkaitan langsung ke tokoh penting dunia balap.
Pada 1994, Sage mengirim mobil pribadinya itu ke markas Michelotto. Tujuannya jelas, yakni memberi paket peningkatan performa agar setara mobil balap namun tetap legal digunakan di jalan raya.
Performa naik, bobot turun
Michelotto lalu melakukan rombakan mekanis pada mesin V8 twin-turbo 2.900 cc bawaan F40. Upgrade mencakup pemasangan turbocharger baru dan sistem pembuangan berbobot ringan.
Hasilnya, tenaga mobil ini naik menjadi 527 dk pada 7.000 rpm. Angka itu lebih tinggi 49 dk dibandingkan F40 standar.
Peningkatan yang paling mencolok justru muncul pada torsi. Mobil ini disebut mampu menghasilkan 849 Nm, atau melonjak 271 Nm dari versi pabrikan yang berada di angka 577 Nm.
Tak berhenti di sektor mesin, Michelotto juga memangkas bobot mobil secara agresif. Sistem AC bawaan yang dianggap berat dicopot sepenuhnya.
Panel bodi front dan rear clamshell diganti dengan material yang lebih ringan. Langkah ini sejalan dengan pendekatan khas mobil balap yang mengejar rasio tenaga terhadap bobot sebaik mungkin.
Bagian kabin juga ikut berubah. Sepasang kursi diganti dengan kursi berbahan serat karbon berspesifikasi F40 LM.
Sektor kaki-kaki mendapat sentuhan khusus lewat sokbreker adjustable dari Koni. Mobil ini juga memakai pelek OZ Racing 17 inci serta splitter depan kustom.
Gabungan ubahan itu membuat bobot totalnya susut hingga 136 kg dibanding F40 standar. Dengan tenaga yang naik dan massa yang berkurang, karakter mobil ini jelas bergeser ke arah yang lebih ekstrem.
Sempat berubah, kini kembali utuh
Mobil ini sempat berpindah tangan ke kolektor di Inggris pada 1996. Dalam perjalanannya, komponen turbo pada mobil tersebut pernah dilepas.
Namun, kondisi sekarang disebut telah kembali utuh. Seluruh komponen garapan Michelotto sudah dipasang kembali secara original.
Hal ini penting bagi pasar mobil koleksi. Keaslian komponen, terutama pada unit langka dengan riwayat modifikasi spesialis, sering menjadi faktor besar dalam penentuan nilai.
Odometer mobil ini tercatat 22.699 km. Angka itu menambah gambaran tentang bagaimana mobil ini digunakan dan dirawat sepanjang masa kepemilikannya.
Lebih dari sekadar F40
Bagi banyak kolektor, F40 standar saja sudah memiliki status istimewa. Karena itu, unit dengan kode sasis khusus, sejarah kepemilikan tokoh F1, dan modifikasi Michelotto berada di lapisan yang jauh lebih eksklusif.
Kombinasi performa buas, bobot yang jauh lebih ringan, dan hubungan langsung dengan dunia balap menjadi alasan utama mengapa mobil ini diproyeksikan menyentuh harga puncak. Jika laku sesuai estimasi tertinggi RM Sotheby’s, Ferrari F40 ini akan menjadi salah satu contoh paling menarik bagaimana sejarah motorsport dapat mendorong nilai sebuah mobil koleksi ke level yang sangat tinggi.
