Pemilik Aston Martin Valkyrie Ini Belanja Bahan Makanan, Supercar 1.160 Hp Pun Ikut Turun Tangan

Author: Qoo Media

Seorang pemilik Aston Martin Valkyrie memilih memakai hypercar itu untuk urusan yang sangat biasa: belanja bahan makanan. Sosok tersebut adalah Joe Macari, kolektor mobil sekaligus pemilik Joe Macari Performance Cars, yang tertangkap mengendarai Valkyrie miliknya di London sebelum mampir ke supermarket lokal.

Aksi itu menarik perhatian karena Valkyrie dikenal sebagai salah satu hypercar paling ekstrem, paling langka, dan paling bertenaga yang pernah dibuat. Mobil ini jelas bukan kendaraan yang dirancang untuk membawa belanjaan mingguan, apalagi ketika yang dibawa hanya beberapa barang kecil.

Momen tersebut terekam oleh pengguna Instagram Aaron Moniz, yang melihat Macari sedang dalam perjalanan belanja singkatnya. Macari kemudian terlihat kembali ke mobil dan menyebut dirinya baru “had some shopping to do” sebelum masuk ke dalam Valkyrie.

Yang dibeli ternyata hanya beberapa buah alpukat. Jumlah itu masuk akal untuk mobil seperti Valkyrie, karena ruang bagasinya memang tidak mendukung perjalanan belanja besar.

Hypercar yang tetap mencolok di jalan London

Setelah kembali ke mobil, Macari sempat terekam saat meninggalkan tempat parkir dan melaju melewati London. Di tengah lalu lintas kota, Valkyrie langsung menonjol berkat bentuknya yang sangat khas.

Ciri paling mudah dikenali dari mobil ini adalah cockpit berbentuk tetesan air dan susunan rear diffuser di bagian belakang. Di jalan biasa, siluet seperti itu membuat Valkyrie tampak jauh berbeda dari kendaraan lain di sekitarnya.

Secara teknis, Valkyrie juga tidak kalah ekstrem. Aston Martin mengembangkannya bersama Red Bull Racing Advanced Technologies, dengan Adrian Newey sebagai salah satu sosok utama di balik desainnya.

Mesin V12 besar dan status yang makin ikonik

Tenaga Valkyrie datang dari mesin 6,5 liter Aston Martin-Cosworth RA V12 yang dipadukan dengan motor listrik 160 hp. Gabungan keduanya menghasilkan 1.160 hp, angka yang menempatkannya di jajaran hypercar paling buas di dunia.

Di atas kertas, mobil ini sudah sangat menonjol. Namun statusnya di dunia motorsport justru membuat Valkyrie semakin dikenal luas, terutama setelah masuk ke FIA World Endurance Championship.

Valkyrie berlomba dengan versi mesin V12 yang disetel untuk balap tanpa bantuan hybrid. Itu menjadikannya satu-satunya mobil naturally aspirated di kelas teratas balap ketahanan, sebuah posisi yang sangat jarang ditempati.

Dari rencana yang batal sampai debut balap

Proyek balap Valkyrie sempat direncanakan tampil di WEC mulai 2021. Rencana itu kemudian dibatalkan pada awal 2020, sebelum proyeknya dihidupkan kembali pada 2023.

Setelah itu, mobil ini akhirnya memulai debutnya di balap mobil sport pada 2025. Walau baru memasuki musim kedua, Valkyrie sudah menjadi ikon di WEC dan IMSA, termasuk saat tampil di ajang Le Mans 24 Hours dan 24 Hours of Daytona.

Performa mobil tersebut juga disebut meningkat pada tahun keduanya. Karena itu, Valkyrie dinilai bisa ikut bersaing untuk kemenangan di Le Mans 24 Hours 2026.

Di jalan raya London, semua reputasi besar itu justru bertemu dengan hal yang sangat sederhana: belanja alpukat. Kombinasi antara hypercar bernilai tinggi dan aktivitas harian yang biasa membuat kemunculan Macari bersama Valkyrie menjadi tontonan yang sulit diabaikan.

Terbaru