Prabowo Rombak Pimpinan Badan Gizi, Gandeng Said Iqbal Di Pelantikan Sore Ini

Presiden RI Prabowo Subianto akan melantik pimpinan baru Badan Gizi Nasional dan menunjuk penasihat khusus yang menangani isu ketenagakerjaan dalam agenda sore ini di Istana Negara, Jakarta. Pergantian ini menjadi sorotan karena menyentuh dua bidang yang tengah mendapat perhatian besar, yakni program gizi nasional dan hubungan industrial.

Pelantikan dijadwalkan berlangsung pada pukul 16.00 WIB, menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Ia menyampaikan bahwa hari ini memang direncanakan ada pelantikan pimpinan Badan Gizi Nasional di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta.

Rombak pucuk pimpinan BGN

Dalam agenda itu, Prabowo akan melantik Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Nanik menggantikan Dadan, yang sebelumnya dicopot Presiden Prabowo.

Perubahan juga terjadi di level wakil kepala. Prabowo mengangkat Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN yang baru.

Keduanya akan menggantikan Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya. Langkah ini menandai penataan ulang struktur kepemimpinan lembaga yang menjadi salah satu ujung tombak program gizi nasional.

Said Iqbal masuk lingkar penasihat Presiden

Di saat yang sama, Kepala Negara juga akan melantik Presiden Partai Buruh Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden. Penunjukan ini disebut sebagai bagian dari komitmen pemerintah mencari formula yang paling tepat untuk menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan.

Prasetyo Hadi mengatakan Said Iqbal akan diminta membantu Presiden dalam urusan ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh. Kehadiran Said Iqbal di posisi itu memberi sinyal bahwa pemerintah ingin membuka ruang komunikasi yang lebih luas dengan kalangan pekerja.

Fokus pada gizi dan ketenagakerjaan

Dua agenda pelantikan ini memperlihatkan prioritas langsung di bawah Prabowo. Di satu sisi, pemerintah menata ulang kepemimpinan Badan Gizi Nasional agar program berjalan sesuai arah yang diinginkan.

Di sisi lain, pemerintah juga menempatkan figur dari gerakan buruh ke posisi penasihat khusus. Langkah ini menunjukkan bahwa isu kesejahteraan buruh dan penyelesaian masalah ketenagakerjaan ikut masuk ke lingkar kebijakan yang lebih dekat dengan Presiden.

Prasetyo tidak merinci lebih jauh soal mandat teknis Nanik, Agustina, dan Trenggono setelah dilantik. Namun, perombakan di tubuh BGN dan penunjukan Said Iqbal menjadi dua sinyal penting bahwa Prabowo sedang memperkuat tim pendukungnya di bidang yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dan dunia kerja.

Terkait