Pantauan CCTV live Bundaran HI menjadi cara cepat untuk melihat kondisi lalu lintas di pusat Jakarta saat aksi demo berlangsung hari ini. Jalur ini berpotensi padat karena kawasan Bundaran Hotel Indonesia diperkirakan mengalami peningkatan volume kendaraan sejak pagi.
Informasi visual dari kamera pengawas juga membantu pengendara menilai apakah perlu mengubah rute sebelum masuk ke kawasan sibuk. Langkah ini penting karena kepadatan tidak hanya terkonsentrasi di Bundaran HI, tetapi juga dapat merembet ke koridor utama lain di sekitarnya.
Demo dipusatkan di Bundaran HI
Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, aksi unjuk rasa sejumlah elemen mahasiswa dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIB di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat. Karena itu, pengendara diminta mengantisipasi potensi kemacetan di titik tersebut dan area sekitarnya.
TMC Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat mempertimbangkan jalur alternatif agar tidak terjebak penumpukan kendaraan di pusat kota. Imbauan ini relevan karena arus lalu lintas diperkirakan terdampak sejak kawasan utama menuju dan keluar dari pusat Jakarta.
Ruas yang paling rawan padat
Kepadatan diperkirakan muncul di Jalan Jenderal Sudirman, salah satu jalur utama penghubung Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat. Titik yang perlu diwaspadai berada di sekitar Semanggi hingga Bundaran HI.
Pengendara dari arah selatan disarankan menghindari jalur tersebut jika memungkinkan. Alternatif yang disebutkan meliputi Jalan Gatot Subroto, Jalan HR Rasuna Said, Jalan Prof. Dr. Satrio, Jalan MT Haryono, dan Jalan KH Mas Mansyur.
Jalan Kebon Sirih juga berpotensi melambat karena menjadi penghubung Menteng, Gambir, dan Tanah Abang. Untuk mengurai perjalanan, rute yang bisa dipilih antara lain Jalan Fachrudin, Jalan KH Wahid Hasyim, Jalan Abdul Muis, Jalan Juanda, dan Jalan Sabang.
Dampak kepadatan turut diperkirakan menjalar ke Jalan Merdeka Selatan. Area sekitar Balai Kota, Monas, dan Gambir disebut dapat ikut terdampak karena volume kendaraan yang meningkat.
Bagi pengendara yang menuju Harmoni, Menteng, atau Cikini, jalur lain yang bisa dipertimbangkan ialah Jalan Juanda, Jalan Suryopranoto, Jalan Diponegoro, Jalan Salemba Raya, dan Jalan Teuku Umar. Pilihan rute ini dapat membantu mengurangi waktu tunggu di kawasan pusat kota.
Akses CCTV untuk pantau situasi
Pemantauan lalu lintas di sekitar Bundaran HI bisa dilakukan melalui tautan CCTV live yang tersedia. Akses ini memungkinkan pengguna melihat situasi jalan secara langsung tanpa harus mendekati lokasi.
Selain Bundaran HI, kamera lain juga tersedia di kawasan Monas Barat. Tautan yang dapat digunakan meliputi Monas Barat, Monas Barat Kamera 2, Monas Barat Kamera 3, Monas Barat Kamera 4, dan Monas Barat Kamera 5.
Pemantauan juga dapat dilakukan di area Patung Kuda dan sekitar Monas yang kerap menjadi titik kumpul massa saat aksi demonstrasi. Beberapa akses yang tersedia mencakup Patung Kuda, Gambir, Gambir Kamera 2, Bendungan Hilir Kamera 1, Bendungan Hilir Kamera 2, Bendungan Hilir Kamera 3, dan Bendungan Hilir Kamera 4.
Potensi dampak di Jakarta Timur
Selain pusat Jakarta, aksi long march mahasiswa juga dijadwalkan berlangsung di sekitar Kampus UNJ, Rawamangun, mulai pukul 13.00 WIB. Kegiatan ini berpotensi memengaruhi arus lalu lintas di Jalan Pemuda dan ruas jalan lain di sekitarnya.
Pengendara dari arah Pulogadung menuju Pramuka disarankan mempertimbangkan Jalan I Gusti Ngurah Rai, Tol Dalam Kota, atau Tol Wiyoto Wiyono. Sementara itu, akses dari Cempaka Putih menuju Rawamangun dapat dialihkan melalui Jalan Ahmad Yani atau kawasan Rawamangun Muka.
Dengan memanfaatkan CCTV live Bundaran HI dan titik kamera lain di pusat kota, pengendara dapat memantau kondisi jalan secara langsung. Cara ini membantu perjalanan tetap lebih efisien di tengah potensi kepadatan yang terjadi sepanjang hari.
Source: moladin.com






