Geely kembali menarik perhatian pasar otomotif global lewat Emgrand i-HEV, model hybrid yang diklaim membawa efisiensi termal mesin hingga 48,41 persen. Angka itu disebut sebagai salah satu yang tertinggi di industri otomotif mass production saat ini, dan menjadi alasan utama mobil ini ramai dibicarakan.
Model terbaru ini dikabarkan akan meluncur pada 16 Juni 2026. Kehadirannya juga menegaskan ambisi Geely untuk memperkuat lini elektrifikasi berbasis hybrid dan menantang dominasi pabrikan Jepang di pasar kendaraan hybrid dunia.
Efisiensi yang jadi sorotan utama
Geely Emgrand i-HEV dibekali mesin generasi terbaru yang memang dirancang untuk mengejar efisiensi tinggi. Peningkatan itu datang dari sistem pembakaran yang lebih presisi, pengurangan gesekan internal mesin, dan optimalisasi manajemen energi berbasis kecerdasan buatan atau AI.
Teknologi AI tersebut bekerja secara real-time untuk menyesuaikan kinerja mesin dengan kondisi berkendara. Sistem ini dipakai untuk menghadapi skenario berbeda, mulai dari lalu lintas perkotaan yang padat hingga perjalanan di jalan tol.
Dalam pengujian jalan raya tertentu, Geely juga mengklaim Emgrand i-HEV mampu mencatat konsumsi bahan bakar sekitar 2,22 liter per 100 km. Hasil itu bahkan disebut sebagai rekor dunia untuk kategori hybrid produksi massal dan telah melalui pengujian berskala independen.
Arsitektur hybrid dan pengelolaan energi
Emgrand i-HEV menggunakan arsitektur hybrid P1+P3. Konfigurasi ini menggabungkan motor listrik dan mesin bensin dalam satu sistem terintegrasi agar distribusi tenaga lebih efisien sekaligus tetap responsif.
Salah satu fitur andalannya adalah sistem AI-based energy management yang mengatur penggunaan energi secara otomatis. Geely mengklaim teknologi ini mampu meningkatkan efisiensi keseluruhan kendaraan lebih dari 10 persen dibandingkan generasi sebelumnya.
Dengan pengaturan itu, mobil dapat menyesuaikan pemakaian motor listrik dan mesin bensin secara optimal. Sistem ini membantu saat mobil menghadapi kemacetan, sekaligus tetap memberi dorongan tenaga saat dibutuhkan akselerasi cepat.
Performa tetap diperhitungkan
Meski fokus utama ada pada efisiensi bahan bakar, Geely tidak meninggalkan aspek performa. Motor listrik pada sistem hybrid ini dikabarkan memberi respons instan di kecepatan rendah, yang membuatnya tetap nyaman dipakai di area perkotaan.
Kombinasi mesin bensin dan motor listrik juga dirancang agar transisi tenaga terasa halus. Pendekatan ini menjaga kenyamanan berkendara tanpa mengorbankan penghematan bahan bakar yang menjadi daya tarik utamanya.
Strategi Geely di pasar hybrid
Teknologi i-HEV tidak hanya akan digunakan pada Emgrand. Geely disebut akan memperluas penerapannya ke model lain, termasuk lini sedan dan SUV mereka.
Langkah itu menjadi bagian dari strategi besar Geely untuk mempercepat transformasi menuju kendaraan elektrifikasi global. Di saat yang sama, perusahaan juga berupaya memperkuat posisi di pasar otomotif internasional yang semakin kompetitif.
Dengan efisiensi termal tinggi, dukungan AI, dan konsumsi bahan bakar yang sangat rendah, Emgrand i-HEV dipandang sebagai penantang serius di segmen hybrid global. Jika klaim tersebut terbukti dalam penggunaan nyata, model ini berpotensi ikut mengubah peta persaingan yang selama ini banyak dikuasai merek Jepang seperti Toyota.
