Bundaran HI Diprediksi Macet, Ini Jalur Alternatif Untuk Hindari Sudirman Hingga Kebon Sirih

Author: Qoo Media

Kemacetan diperkirakan mengular di sekitar Bundaran HI saat aksi demonstrasi mahasiswa BEM UI dan aliansi mahasiswa Jabodetabek bergerak menuju pusat Jakarta. Konsentrasi massa diperkirakan mulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan jumlah peserta sekitar 1.500 orang.

Dampaknya tidak hanya terasa di satu titik. Sejumlah koridor utama di Jakarta Pusat hingga Jakarta Selatan berpotensi mengalami pengalihan arus dan perlambatan kendaraan, terutama karena aksi dipusatkan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia.

Ruas padat yang perlu diwaspadai

Jalan Jenderal Sudirman diperkirakan menjadi salah satu titik rawan kepadatan, khususnya di area depan kantor pusat BRI. Ruas ini menjadi jalur penghubung penting dari Jakarta Selatan menuju pusat kota.

Jalan Kebon Sirih juga berpotensi padat karena menghubungkan Menteng, Tanah Abang, hingga Gambir. Di area Jalan Medan Merdeka Selatan, lalu lintas menuju Balai Kota, Monas, Gambir, hingga Harmoni juga diperkirakan melambat.

Pengendara yang melintas di pusat Jakarta pada jam kerja disarankan menambah waktu perjalanan. Langkah ini penting untuk mengurangi risiko terjebak antrean kendaraan yang lebih panjang dari biasanya.

Alternatif dari Jakarta Selatan ke pusat kota

Pengendara dari arah Semanggi menuju Jakarta Pusat dapat mempertimbangkan rute Semanggi – Gatot Subroto – HR Rasuna Said – Prof. Dr. Satrio – Casablanca – Menteng. Jalur ini bisa membantu menghindari kepadatan di sekitar Bundaran HI.

Pilihan lain adalah Semanggi – Gatot Subroto – MT Haryono – Cikini – Menteng. Ada juga opsi Semanggi – KH Mas Mansyur – Tanah Abang – Harmoni bagi kendaraan yang ingin bergerak ke sisi barat pusat kota.

Untuk kendaraan dari arah Bundaran HI menuju Jakarta Selatan, pengalihan bisa dilakukan melalui Bundaran HI – Imam Bonjol – Diponegoro – Proklamasi – Ahmad Yani. Opsi lainnya adalah Bundaran HI – Kebon Sirih – Fachrudin – KH Mas Mansyur.

Rute putar arah di sekitar Kebon Sirih, Menteng, dan Gambir

Pengendara dari Tanah Abang menuju Menteng dapat memakai rute Fachrudin – KH Wahid Hasyim – Sabang – Menteng. Jalur lain yang disiapkan adalah Abdul Muis – Majapahit – Juanda – Cikini.

Sementara itu, akses dari Menteng menuju Gambir dapat dialihkan melalui Diponegoro – Salemba Raya – Kramat Raya – Pasar Senen. Alternatif lain adalah Teuku Umar – Cut Mutiah – Taman Suropati untuk menyiasati kepadatan di pusat kota.

Dampak juga diperkirakan terasa di Jakarta Timur

Kepadatan tidak hanya diprediksi terjadi di pusat kota. Wilayah Rawamangun, Jakarta Timur, khususnya di sekitar Universitas Negeri Jakarta atau UNJ, juga berpotensi terdampak aksi.

Informasi yang beredar menyebut aksi long march dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB setelah salat Jumat. Sejumlah ruas Jalan Pemuda diperkirakan mengalami pengalihan arus sementara, terutama di sekitar perimeter luar kampus UNJ.

Bagi pengendara dari arah Pulogadung menuju Pramuka, jalur alternatif yang disarankan adalah melalui Jalan I Gusti Ngurah Rai atau memanfaatkan akses Tol Dalam Kota dan Tol Wiyoto Wiyono jika memungkinkan. Dari arah Cempaka Putih menuju Rawamangun, kendaraan dapat melintas lewat Jalan Ahmad Yani jalur lambat bypass atau memutar lewat Rawamangun Muka.

Imbauan bagi pengguna jalan

Karena aksi berlangsung pada hari kerja, mobilitas di pusat Jakarta diperkirakan terganggu. Pengendara disarankan memantau kondisi lalu lintas secara berkala dan menyiapkan rute cadangan sebelum berangkat.

Pengaturan rekayasa lalu lintas dan pengalihan jalan masih bersifat situasional dan menunggu keputusan resmi kepolisian. Pengguna jalan diminta tetap tenang, mengikuti arahan petugas di lapangan, dan menghindari area konsentrasi massa jika tidak memiliki kepentingan mendesak.

Source: moladin.com
Terbaru