Beda Rp 5 Juta, BYD M6 DM Termurah Tawarkan Jarak 1.300 Km saat Veloz Hybrid Cuma 28,9 Km/L

Author: Qoo Media

Selisih harga BYD M6 DM varian termurah dan Toyota Veloz Hybrid tipe terendah hanya Rp 5 juta. Kedekatan banderol ini langsung menempatkan dua MPV ramah lingkungan itu dalam radar pembeli yang mencari mobil keluarga dengan teknologi elektrifikasi.

BYD M6 DM dipasarkan mulai Rp 298 juta, sedangkan Toyota Veloz Hybrid dibanderol Rp 303 juta. Meski jarak harganya tipis, keduanya datang dengan pendekatan teknis yang berbeda, mulai dari sistem penggerak, ukuran bodi, sampai efisiensi bahan bakar.

BYD membawa teknologi DM atau Dual Mode yang berarti plug-in hybrid. Artinya, mobil ini bisa diisi daya dari luar sekaligus tetap menggunakan bahan bakar untuk mendukung mobilitas harian.

Toyota memilih sistem hybrid konvensional untuk Veloz Hybrid. Pada model ini, baterai tidak perlu dicas dari luar karena pengisian berlangsung otomatis melalui kerja mesin dan regenerative braking.

Perbedaan konsep ini menjadi titik pembeda paling penting. Pembeli bukan hanya membandingkan harga, tetapi juga menimbang cara penggunaan harian dan karakter efisiensi yang ditawarkan masing-masing model.

Harga dan posisi pasar

Kehadiran BYD M6 DM menambah pilihan MPV di Indonesia. Model ini masuk ke segmen yang sudah lebih dulu dihuni Toyota Veloz Hybrid, sehingga persaingan kini tidak hanya soal merek, tetapi juga soal teknologi elektrifikasi yang dibawa.

Untuk varian terbawah, BYD unggul dari sisi harga awal. Selisih Rp 5 juta membuat perbandingan keduanya menjadi menarik karena pembeli bisa mendapatkan dua pendekatan berbeda dengan gap biaya yang sangat tipis.

Dimensi: BYD lebih besar, Veloz lebih jangkung dari tanah

Secara ukuran bodi, BYD M6 DM sedikit lebih besar. Panjangnya 4.710 mm, lebar 1.810 mm, tinggi 1.690 mm, dengan jarak sumbu roda 2.800 mm dan ground clearance 170 mm.

Toyota Veloz Hybrid punya panjang 4.512 mm, lebar 1.780 mm, dan tinggi 1.700 mm. Ground clearance-nya 205 mm, sementara wheelbase-nya 2.750 mm.

Data ini menunjukkan BYD menawarkan tubuh yang lebih panjang, lebih lebar, dan wheelbase lebih besar. Di sisi lain, Veloz Hybrid punya jarak terendah ke tanah yang lebih tinggi, yang bisa menjadi perhatian penting untuk penggunaan di berbagai kondisi jalan.

Mesin dan sistem hybrid yang dipakai

BYD M6 DM memakai mesin 1.5 L plug-in hybrid berkapasitas 1.498 cc. Secara sistem, tenaga maksimumnya 120 kW dengan torsi 210 Nm.

Toyota Veloz Hybrid mengandalkan mesin 2NR-VEX 1.496 cc. Mesin bensinnya menghasilkan daya 91 PS pada 5.500 rpm dan torsi 121 Nm pada 4.000-4.800 rpm, lalu dipadukan dengan motor listrik bertenaga 80 PS dan torsi 141 Nm.

Secara sistem, tenaga maksimum Veloz Hybrid tercatat 111 PS. Dengan begitu, keduanya sama-sama menggabungkan mesin bensin dan motor listrik, tetapi format kerja sistemnya berbeda karena BYD memakai PHEV dan Toyota memakai hybrid non-plug-in.

Efisiensi dan jarak tempuh

Di atas kertas, BYD M6 DM mencatat konsumsi bahan bakar hingga 65 km/liter. Saat hanya mengandalkan baterai, mobil ini bisa melaju sejauh 45 km.

Dalam kondisi tangki bahan bakar dan baterai penuh, BYD M6 DM diklaim mampu menempuh jarak hingga 1.300 km. Angka ini menjadi salah satu daya tarik utama model tersebut di kelas MPV elektrifikasi.

Toyota Veloz Hybrid juga menonjolkan efisiensi, meski pendekatannya berbeda. Konsumsi bahan bakarnya di atas kertas mencapai 28,9 km/liter.

Angka itu memang berada di bawah klaim BYD M6 DM. Namun Veloz Hybrid menawarkan kemudahan karena pengguna tidak perlu mencari sumber pengisian daya eksternal untuk mengisi baterai.

Fitur pada tipe termurah

Pada varian terendah, BYD M6 DM dibekali fitur berkendara esensial seperti Cruise Control dan Rear View Camera. Kelengkapan ini memberi nilai tambah bagi pembeli yang mencari fitur dasar penunjang kenyamanan dan visibilitas saat parkir.

Toyota Veloz Hybrid di tipe bawah juga membawa fitur yang tidak terlalu jauh berbeda. Untuk kebutuhan visibilitas belakang, model ini dibekali kamera mundur.

Jika dilihat dari data dasar yang tersedia, pertarungan keduanya memang bukan sekadar soal harga. BYD M6 DM menawarkan bodi lebih besar, format plug-in hybrid, klaim efisiensi 65 km/liter, jarak EV 45 km, dan total jarak tempuh hingga 1.300 km.

Sementara itu, Toyota Veloz Hybrid hadir dengan sistem hybrid yang lebih sederhana dalam penggunaan karena tidak perlu dicas dari luar. Dengan banderol Rp 303 juta, MPV ini juga punya ground clearance 205 mm dan konsumsi BBM 28,9 km/liter, yang tetap relevan untuk kebutuhan mobil keluarga ramah lingkungan di Indonesia.

Source: oto.detik.com
Terbaru