Great Wall Motor (GWM) mencoba memperkuat posisi di pasar kendaraan energi baru China lewat langkah yang sangat strategis. Di saat penjualan merek Haval masih tertekan, perusahaan itu justru menambah opsi plug-in hybrid untuk Haval H6L.
Data China EV DataTracker menunjukkan Haval hanya membukukan penjualan 18.963 kendaraan pada Mei 2026. Angka itu turun 45,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan hanya berkontribusi sekitar 1,2 persen terhadap total pasar otomotif China.
PHEV masuk ke H6L
Melansir CarNewsChina, GWM telah mengajukan Haval H6L PHEV melalui dokumen terbaru ke Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi atau MIIT China. Kehadiran model ini menambah opsi elektrifikasi pada keluarga H6L yang sebelumnya hanya tersedia dengan mesin bensin 1.5T dan 2.0T.
Langkah tersebut juga memperlebar portofolio hybrid dan plug-in hybrid GWM di tengah persaingan yang semakin ketat di segmen kendaraan energi baru China. Untuk pertama kalinya, teknologi plug-in hybrid kini hadir di lini H6L.
Haval H6L sendiri lebih dulu meluncur di pasar China pada November 2025 sebagai versi yang lebih besar dari keluarga H6. Model ini juga punya kaitan teknis yang erat dengan Xiaolong Max, salah satu SUV plug-in hybrid andalan Haval.
Mesin, dimensi, dan performa
Varian terbaru H6L PHEV memakai mesin 1,5 liter berkode GW4B15F. Mesin itu menghasilkan tenaga 78 kW dan memiliki kecepatan maksimum 190 kilometer per jam.
Secara ukuran, H6L PHEV mencatat panjang 4.780 mm, lebar 1.895 mm, tinggi 1.725 mm, dan jarak sumbu roda 2.810 mm. Ukuran itu sedikit berbeda dari versi bensin, terutama pada panjang dan tinggi kendaraan.
Selain menambah opsi penggerak, GWM juga menyematkan beberapa fitur baru yang belum ada pada H6L sebelumnya. Salah satunya adalah lidar opsional yang tercantum dalam pengajuan ke MIIT.
Dokumen yang sama juga menunjukkan keberadaan sejumlah perangkat bantuan pengemudi. Perangkat itu mencakup kamera samping, radar samping, kamera belakang, dan beberapa konfigurasi sensor lainnya.
Baterai dan dukungan pengisian
Di sektor baterai, GWM memakai teknologi lithium-besi fosfat atau LFP. Salah satu varian menggunakan baterai dari SVOLT Energy, sedangkan varian lainnya dapat memakai baterai dari SVOLT maupun CATL.
Strategi dua pemasok baterai ini sejalan dengan tren yang makin umum di industri kendaraan listrik dan hybrid China. Produsen otomotif di sana semakin sering memperluas sumber pasokan komponen utama untuk menjaga fleksibilitas produksi.
Kedua varian H6L PHEV mendukung pengisian daya eksternal. Keduanya juga sudah dilengkapi Event Data Recorder atau EDR, dengan bobot masing-masing 1.960 kilogram dan 2.020 kilogram.
Bagian dari ekspansi SUV elektrifikasi
Kehadiran H6L PHEV menambah daftar SUV elektrifikasi GWM yang terus berkembang. Sebelumnya, perusahaan itu memperkenalkan Haval H9 versi terbaru pada April 2026 dan meluncurkan Great Wall H10, SUV flagship sepanjang 5.299 mm yang memakai sistem plug-in hybrid Hi4.
Dengan tambahan H6L PHEV, GWM kini memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi di lini H6, H9, dan H10. Langkah ini menunjukkan upaya perusahaan untuk memperkuat posisinya di pasar kendaraan energi baru China yang kian kompetitif.







