Tennessee kini mengikat dua urusan penting kendaraan ke status hukum dan kemampuan bahasa Inggris. Perubahan ini menyentuh registrasi kendaraan sekaligus perpanjangan atau penerbitan SIM, dan aturannya dibuat lebih ketat dari sebelumnya.
Langkah itu menandai arah baru kebijakan negara bagian dalam mengatur keselamatan jalan. Bagi sebagian warga, aturan ini juga mengubah cara mereka membuktikan kelayakan saat mengurus dokumen kendaraan.
Gubernur Bill Lee menandatangani HB 1708/SB 1889 menjadi undang-undang pada 7 Mei 2026. Aturan tersebut mengubah persyaratan registrasi kendaraan dan ketentuan SIM di Tennessee.
Untuk registrasi, pemohon kini harus menunjukkan dokumen yang membuktikan bahwa mereka adalah warga negara AS, penduduk tetap yang sah, atau seseorang yang berada di AS secara sementara dengan otorisasi pemerintah federal. SIM Tennessee yang masih berlaku, kartu identitas foto, lisensi sementara, dan kredensial REAL ID dapat digunakan untuk memenuhi syarat itu.
Pendukung aturan ini mengatakan perubahan tersebut menutup celah yang sebelumnya memungkinkan registrasi kendaraan dengan dokumen identitas yang relatif sederhana. Anggota DPR Negara Bagian Michele Reneau mengatakan kepada Local 3 News bahwa kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan keselamatan jalan dan mengurangi imigrasi ilegal.
Aturan SIM dibuat lebih kompleks
Bagian SIM menjadi sisi yang paling banyak berubah dalam pembahasan publik. Sempat muncul laporan bahwa pemohon yang tidak bisa membaca bahasa Inggris hanya akan mendapat lisensi terbatas selama satu tahun, tetapi ketentuan itu tidak masuk ke versi akhir undang-undang.
Menurut ringkasan resmi rancangan undang-undang, pemohon yang mengikuti ujian tertulis dalam bahasa selain Inggris tetap bisa memperoleh SIM standar. Namun masa berlakunya hanya 36 bulan, lebih pendek dari masa berlaku normal.
Saat lisensi itu habis, pengemudi harus lulus ujian tertulis dalam bahasa Inggris tanpa bantuan penerjemah, perangkat elektronik, atau alat bantu terjemahan. Dengan begitu, aturan baru tidak langsung menutup akses bagi non-penutur bahasa Inggris, tetapi memberi syarat lanjutan yang lebih ketat saat perpanjangan.
Tidak lagi ada lisensi khusus yang sangat terbatas
Versi akhir undang-undang juga menghapus pembatasan mengemudi yang sempat diusulkan. Pemerintah negara bagian juga menghapus rencana penerbitan lisensi khusus yang sangat terbatas bagi kelompok tertentu.
Saat ini, Tennessee menyediakan ujian tertulis SIM dalam bahasa Inggris, Spanyol, Jepang, Korea, dan Jerman. Di sisi lain, negara bagian juga sudah memberi sinyal bahwa perangkat administratif mulai disiapkan sebelum aturan berlaku penuh.
Aturan baru itu akan efektif pada 1 Januari 2027. Meski begitu, lembaga negara bagian sudah dapat mulai menyiapkan sistem berbagi data dan aturan administratif sejak sekarang.
Perubahan ini menempatkan Tennessee dalam daftar negara bagian yang makin agresif mengaitkan proses administrasi kendaraan dengan status hukum dan pemahaman bahasa Inggris. Bagi pengemudi dan pemilik kendaraan, dampaknya akan terasa saat mengurus registrasi baru maupun saat SIM yang diperoleh lewat ujian non-Inggris mendekati masa kedaluwarsa.
