BYD M6 DM Buka Harga Rp 298 Juta, Jaraknya Sampai Rp 151 Juta dari Wuling Darion PHEV

Author: Qoo Media

Selisih harga BYD M6 DM dengan Wuling Darion PHEV terbuka cukup lebar di pasar Indonesia. Varian termurah M6 DM dibanderol Rp 298 juta, sedangkan Darion PHEV termurah dijual Rp 449 juta OTR Jakarta.

Artinya, konsumen yang membandingkan dua MPV plug-in hybrid ini akan menemukan gap harga mulai Rp 151 juta pada level entry. Bahkan saat dibandingkan dengan varian tertinggi BYD M6 DM, selisih harga terhadap Darion PHEV termurah masih tersisa Rp 59 juta.

Peta harga dua MPV PHEV

BYD M6 DM resmi dipasarkan di Indonesia sebagai MPV plug-in hybrid electric vehicle dengan lima varian. Rentang harganya dimulai dari Rp 298 juta sampai Rp 390 juta.

Wuling Darion PHEV lebih dulu hadir di Indonesia pada akhir 2025. Model ini saat ini tersedia dalam dua varian, yakni CE seharga Rp 449 juta dan EX seharga Rp 499 juta OTR Jakarta.

Berikut daftar harga kedua model tersebut:

Model Varian Harga
BYD M6 DM Classic Standard Rp 298.000.000
BYD M6 DM Classic Dynamic Rp 318.000.000
BYD M6 DM Cross Advanced Rp 360.000.000
BYD M6 DM Cross Superior Rp 380.000.000
BYD M6 DM Cross Superior Captain Rp 390.000.000
Wuling Darion PHEV CE Rp 449.000.000
Wuling Darion PHEV EX Rp 499.000.000

Dari daftar itu, seluruh varian BYD M6 DM masih berada di bawah harga varian termurah Wuling Darion PHEV. Ini membuat persaingan di segmen MPV tiga baris berteknologi elektrifikasi menjadi semakin menarik.

Hitungan selisih harga

Jika dibandingkan langsung, BYD M6 DM Classic Standard yang dijual Rp 298 juta lebih murah Rp 151 juta dari Wuling Darion PHEV CE yang dibanderol Rp 449 juta. Selisih ini menjadi gap harga terbesar pada titik masuk kedua model.

BYD M6 DM Classic Dynamic dengan harga Rp 318 juta memiliki jarak Rp 131 juta terhadap Darion PHEV CE. Sementara varian Cross Advanced seharga Rp 360 juta terpaut Rp 89 juta.

Pada level yang lebih tinggi, BYD M6 DM Cross Superior dibanderol Rp 380 juta dan selisihnya menjadi Rp 69 juta dari Darion PHEV CE. Varian termahal M6 DM, yakni Cross Superior Captain seharga Rp 390 juta, masih lebih rendah Rp 59 juta dibanding CE.

Bila pembandingnya diarahkan ke Wuling Darion PHEV EX seharga Rp 499 juta, jarak harganya menjadi lebih besar. Selisih dengan BYD M6 DM Classic Standard mencapai Rp 201 juta.

Terhadap BYD M6 DM Classic Dynamic, gap ke Darion PHEV EX sebesar Rp 181 juta. Lalu terhadap Cross Advanced, selisihnya Rp 139 juta.

BYD M6 DM Cross Superior masih lebih murah Rp 119 juta dari Darion PHEV EX. Sedangkan Cross Superior Captain memiliki perbedaan harga Rp 109 juta.

Konteks pasar yang dibidik

Kehadiran BYD M6 DM menambah pilihan di pasar mobil keluarga elektrifikasi, terutama pada segmen MPV tiga baris. Model ini masuk dengan harga yang relatif kompetitif dibanding rival PHEV yang sudah lebih dulu dijual.

Presiden Direktur BYD Motor Indonesia Eagle Zhao mengatakan M6 DM dirancang sesuai kebutuhan pasar Indonesia yang masih berada dalam masa transisi menuju kendaraan listrik penuh. Menurut dia, kondisi yang tidak menentu serta kenaikan harga BBM membuat kendaraan keluarga yang efisien menjadi semakin relevan.

Eagle juga menilai kendaraan seperti ini perlu mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat. Fokusnya bukan hanya efisiensi, tetapi juga fleksibilitas penggunaan sebagai mobil keluarga.

Dari sisi positioning, BYD tampak menempatkan M6 DM sebagai opsi yang lebih terjangkau dalam kelas MPV plug-in hybrid. Sementara itu, Darion PHEV tetap hadir sebagai pilihan lain bagi konsumen yang mengincar model PHEV di segmen yang sama.

Persaingan kian terbuka

Masuknya BYD M6 DM mempertegas bahwa pasar MPV plug-in hybrid di Indonesia mulai berkembang. Konsumen kini memiliki pilihan harga yang jauh lebih lebar, dari Rp 298 juta hingga Rp 499 juta.

Rentang ini menunjukkan bahwa persaingan tidak lagi hanya soal teknologi elektrifikasi, tetapi juga strategi harga. Dalam konteks itu, selisih harga antara BYD M6 DM dan Wuling Darion PHEV menjadi salah satu faktor paling menonjol untuk diperhitungkan calon pembeli di segmen mobil keluarga tiga baris.

Source: otomotif.kompas.com
Terbaru