Mitsubishi XForce Hybrid Siap Masuk Indonesia, Iritnya Tembus 24,4 Km/Liter

Pasar SUV hybrid di Indonesia tampak akan kedatangan pemain baru yang cukup menarik. Mitsubishi dikabarkan tengah menyiapkan XForce Hybrid untuk konsumen Tanah Air, dengan konsumsi BBM yang disebut mampu mencapai 24,4 km/liter.

Kabar ini langsung mencuri perhatian karena XForce versi bensin sebelumnya sudah cukup diterima di pasar. Kini, fokus bergeser ke model hybrid yang disebut-sebut sudah mulai dirakit di Indonesia sejak April 2026.

Indikasi kehadiran model ini juga terlihat dari data Nilai Jual Kendaraan Bermotor di situs Samsat PKB DKI Jakarta. Sejak April 2026, muncul empat kode baru yang kuat diduga terkait XForce Hybrid.

Jejak produksi mulai terlihat

Mengacu pada laporan Otodriver, Mitsubishi XForce Hybrid atau HEV sudah mulai diproduksi di dalam negeri. Informasi itu berasal dari sumber internal yang memilih tidak disebutkan identitasnya.

Meski belum ada pengumuman resmi dari Mitsubishi Motors Indonesia, kemunculan kode NJKB membuat spekulasi semakin kuat. Empat kode yang tercantum adalah XFC P (4×2) AT, XFC P Plus (4×2) AT, XFC P SX (4×2) AT, dan XFC P Plus SX (4×2) AT.

Nilai jual kendaraan bermotor untuk empat kode itu berada di rentang Rp284 juta hingga Rp304 juta. Angka tersebut memberi gambaran awal posisi harga calon SUV hybrid ini di pasar.

Spesifikasi yang diperkirakan mengikuti model Thailand

Jika mengacu pada model yang lebih dulu meluncur di Thailand pada Maret 2025, versi Indonesia kemungkinan tidak akan banyak berbeda. Perubahan yang paling mungkin hanya sebatas sentuhan kosmetik agar sesuai dengan selera konsumen Indonesia.

Di balik kap mesin, XForce Hybrid memakai mesin bensin 1.600 cc berkode 4A92 dengan siklus Atkinson. Mesin ini juga digunakan pada Xpander HEV yang sudah dipasarkan di Thailand.

Mesin bensinnya menghasilkan tenaga 95 hp dengan torsi 134 Nm. Saat dipadukan dengan motor listrik dan sistem hybrid, output gabungannya naik menjadi 116 hp dengan torsi puncak 255 Nm.

Sistem penggerak itu didukung baterai lithium-ion. Fungsinya bukan hanya memasok energi ke motor listrik, tetapi juga membantu meningkatkan efisiensi bahan bakar.

Efisiensi jadi daya tarik utama

Salah satu nilai jual terbesar XForce Hybrid terletak pada konsumsi BBM. Data resmi Mitsubishi Thailand menyebut SUV lima penumpang ini mampu mencatat efisiensi hingga 24,4 km/liter.

Angka tersebut menempatkannya jauh di atas banyak SUV bensin konvensional di kelasnya. Pencapaian itu datang dari pengembangan terbaru pada sistem hybrid Mitsubishi.

XForce Hybrid memakai transaxle generasi baru yang lebih efisien. Selain itu, ada fitur pemutus motor dari poros penggerak saat kendaraan melaju pada kecepatan tinggi.

Dalam pemakaian harian, kombinasi ini berpotensi memberi penghematan bahan bakar yang besar. Manfaatnya bisa terasa lebih nyata bagi pengguna yang sering terjebak macet di area perkotaan.

Posisi menarik di segmen menengah

Dengan spesifikasi awal yang beredar, XForce Hybrid berpotensi masuk ke jajaran SUV hybrid yang menarik di segmen Rp300 jutaan. Kombinasi desain modern, kabin yang dikenal nyaman, serta teknologi elektrifikasi membuatnya relevan untuk pasar yang mulai melirik kendaraan hemat energi.

Jika banderol akhirnya tidak terlalu jauh dari versi bensin, model ini bisa menjadi alternatif baru bagi konsumen yang ingin SUV harian dengan biaya operasional lebih efisien. Di tengah tren mobil hybrid yang terus tumbuh positif di Indonesia, Mitsubishi tampaknya sedang menyiapkan amunisi penting untuk memperkuat posisinya.

Source: moladin.com

Terkait