Minat terhadap motor listrik kembali terdorong di tengah kenaikan harga BBM non-subsidi. Di Jakarta Fair Kemayoran 2026, Yadea mencoba menangkap momentum itu dengan menawarkan subsidi hingga Rp 10 juta untuk salah satu modelnya.
Program tersebut menjadi salah satu daya tarik penjualan selama ajang JFK yang berlangsung hingga 12 Juli 2026. Selain insentif pembelian, pengunjung juga bisa mencoba langsung sejumlah produk Yadea lewat sesi test ride.
Subsidi hingga Rp 10 juta
Dalam gelaran JFK 2026, Yadea membawa program Green E-Mobility Fund (GEF). Program ini berlaku untuk sejumlah produk, termasuk dua model yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 150 kilometer dalam satu kali pengisian daya, yakni Yadea Osta dan Velax.
Untuk Yadea Velax, calon konsumen berkesempatan memperoleh subsidi sebesar Rp 10 juta melalui program GEF. Sementara itu, untuk Yadea Osta, konsumen bisa mendapatkan benefit senilai Rp 1,5 juta.
Besaran subsidi untuk Velax menjadi poin yang paling menonjol dalam partisipasi Yadea di pameran tersebut. Skema ini disiapkan untuk menarik calon pembeli yang mulai mempertimbangkan kendaraan listrik sebagai alternatif kendaraan harian.
Yadea juga tidak membatasi dorongan penjualan hanya pada dua model itu. Program GEF diperluas ke berbagai lini produk lain agar pilihan konsumen di segmen motor listrik dan kendaraan roda tiga menjadi lebih beragam.
Didorong efisiensi penggunaan
Peralihan ke motor listrik makin relevan saat biaya operasional kendaraan berbahan bakar minyak ikut meningkat. Motor listrik dinilai menawarkan efisiensi karena tidak memerlukan BBM dalam penggunaan sehari-hari.
Selain itu, kendaraan listrik roda dua juga kerap dipilih karena sisi perawatannya diklaim lebih minim dibandingkan motor konvensional. Kombinasi efisiensi energi dan biaya perawatan itulah yang membuat segmen ini semakin dilirik.
Di tengah kondisi itu, pameran seperti JFK menjadi ruang penting bagi merek untuk mendekatkan produk ke konsumen. Program promosi yang agresif biasanya menjadi salah satu faktor penentu keputusan pembelian di lokasi pameran.
Dua model andalan jarak tempuh 150 km
Yadea menempatkan Osta dan Velax sebagai dua model utama dalam sorotan program ini. Keduanya diklaim mampu menempuh jarak hingga 150 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Klaim tersebut sebelumnya diperkuat lewat pengujian bertajuk 150+ Km Challenge. Dalam pengujian itu, kedua model menempuh rute Bandung-Bogor melalui berbagai kondisi jalan.
Osta P berhasil menyelesaikan perjalanan sejauh 153 km dengan sisa baterai 13 persen. Sementara Velax U mencatat jarak 156 km dengan sisa baterai 23 persen.
Hasil pengujian itu menjadi salah satu modal penting bagi Yadea untuk menonjolkan aspek efisiensi dan daya jelajah. Bagi calon pengguna, angka jarak tempuh masih menjadi salah satu pertimbangan utama sebelum beralih ke motor listrik.
Bukan hanya jualan, tapi juga edukasi produk
Yadea menilai kehadiran di JFK bukan sekadar mengejar transaksi penjualan. Menurut Andy Luo, VP & GM Sales and Marketing Yadea Indonesia, pengunjung mendapat kesempatan untuk mencoba langsung berbagai fitur unggulan Yadea melalui sesi test ride.
Melalui aktivitas itu, pengunjung juga bisa memperoleh informasi lebih lengkap mengenai teknologi, performa, dan efisiensi kendaraan listrik Yadea. Pendekatan ini penting karena sebagian calon pembeli masih membutuhkan pengalaman langsung sebelum menentukan pilihan.
Sesi test ride juga memberi ruang bagi pengunjung untuk menilai kenyamanan berkendara dan karakter produk. Dalam pasar motor listrik yang semakin ramai, pengalaman langsung sering menjadi pembeda dibandingkan sekadar melihat spesifikasi di atas kertas.
Program berlaku untuk lebih banyak lini produk
Yadea menyebut program GEF juga mencakup berbagai model lain di luar Osta dan Velax. Daftar yang disebut antara lain Yadea OSTA, VELAX U, VELAX E, GS70, GT20, OVA, RS20, hingga lini kendaraan roda tiga Yadea.
Perluasan cakupan ini menunjukkan bahwa strategi Yadea di JFK 2026 tidak hanya bertumpu pada satu produk unggulan. Merek ini berupaya menghadirkan pilihan pembiayaan dan benefit menarik di beberapa segmen sekaligus.
Dengan begitu, pengunjung yang datang tidak hanya disuguhi model dengan subsidi terbesar, tetapi juga alternatif lain sesuai kebutuhan penggunaan. Langkah ini sekaligus mempertegas persaingan motor listrik di pameran otomotif dan multiproduk yang kian ketat.
Hingga penutupan JFK pada 12 Juli 2026, program promosi seperti GEF diperkirakan menjadi salah satu magnet utama di stan motor listrik. Di tengah dorongan efisiensi biaya transportasi, kombinasi subsidi besar, test ride, dan klaim jarak tempuh panjang menjadi senjata utama Yadea untuk menarik perhatian pengunjung.
Source: otomotif.kompas.com






