Hyundai i20 versi 2027 mulai muncul dari Brazil dengan perubahan besar pada platform, desain, dan teknologi keselamatan. Mobil hatchback ini dibangun di atas H-Architecture, memakai bahasa desain baru bertema Art of Steel, dan membawa paket ADAS Hyundai SmartSense.
Kemunculan model ini menarik perhatian karena i20 pernah punya jejak di Indonesia, tetapi sudah lama tidak lagi dipasarkan secara nasional. Kini, versi terbaru tampil dengan pendekatan yang jauh berbeda dibanding generasi sebelumnya, baik dari tampilan luar maupun isi kabin.
Hyundai i20 generasi pertama masuk ke Indonesia pada 2008 sebagai pengganti Hyundai Getz. Model itu sempat dikenal sebagai hatchback yang revolusioner karena membawa mesin diesel, lalu hadir pula versi rakitan lokal pada 2009.
Masa edar i20 di Indonesia berakhir di generasi kedua yang meluncur pada 2016. Saat ini, produksi i20 masih berjalan di India, Turki, dan Brazil.
Di pasar global, lini i20 tersedia dalam beberapa pilihan mesin berdasarkan kapasitas. Pilihannya disebut mencakup mesin diesel 1.100 cc, bensin 1.200 cc, hingga diesel 1.600 cc.
Menariknya, i20 tidak dipasarkan di Korea Selatan dan Amerika Utara. Di wilayah tersebut, Hyundai sudah memiliki Accent yang bermain di segmen serupa.
Platform baru dan dimensi
Menurut informasi yang dikutip dari akun Aditya Lala di platform X, Hyundai i20 versi 2027 hadir sebagai rakitan Hyundai Motor Brazil. Model ini disebut mengalami perubahan tampilan yang sangat berbeda dari versi sebelumnya.
Secara ukuran, mobil ini memiliki panjang 4.130 mm, lebar 1.780 mm, tinggi 1.495 mm, dan wheelbase 2.580 mm. Dari komposisi itu, salah satu poin yang diklaim paling menonjol adalah leg room belakang 917 mm.
Ruang kabin juga dibarengi dengan bagasi yang lebih fungsional. Volume bagasinya 346 liter dan dapat diperluas menjadi 1.100 liter saat sandaran jok belakang direbahkan.
Desain luar bergaya Art of Steel
Hyundai memberi tema desain baru bernama Art of Steel untuk i20 ini. Penerapannya terlihat pada bentuk lampu utama baru yang sudah memakai pencahayaan LED H-Architecture.
Bagian belakang juga ikut dirombak. Lampu belakang tampil dengan desain baru untuk menegaskan identitas generasi terbaru ini.
Perubahan tersebut menunjukkan bahwa Hyundai tidak sekadar melakukan penyegaran ringan. Arah desainnya terlihat dibuat lebih modern sekaligus menonjolkan karakter hatchback yang lebih tegas.
Kabin lebih digital
Masuk ke dalam, kabin i20 terbaru dirancang ulang dengan filosofi Dynamic Premium Tech. Salah satu sorotan utamanya adalah hadirnya layar berukuran 12,3 inci.
Fitur kabinnya juga cukup lengkap untuk kelas hatchback. Hyundai membekalinya dengan OTA, konektivitas Bluelink, Android Auto dan Apple CarPlay nirkabel, AC otomatis digital, ventilasi AC belakang, serta desain setir baru.
Pembaruan ini menandai fokus Hyundai pada kebutuhan pengguna masa kini yang semakin mengutamakan konektivitas dan kemudahan akses fitur. Tata ruang kabin juga disebut dibuat lebih efisien dan efektif untuk penggunaan harian.
Mesin tetap ICE, ada opsi turbo untuk pasar global
Untuk varian awal, i20 terbaru akan memakai mesin 1.000 cc Kappa MPI. Mesin ini disebut memiliki kemampuan konsumsi flex fuel.
Tenaga puncaknya diklaim mencapai 115 daya kuda. Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi otomatis enam percepatan.
Hyundai juga menyiapkan pilihan lain untuk pasar global. Pada model global, tersedia opsi mesin dengan turbocharger.
Dengan demikian, i20 versi Brazil masih mempertahankan basis mesin pembakaran internal atau ICE. Meski begitu, pendekatan teknologinya tetap diarahkan pada efisiensi yang lebih baik.
Fitur keselamatan jadi nilai jual utama
Salah satu pembeda penting i20 baru adalah kelengkapan fitur keselamatannya. Hyundai memasang paket Hyundai SmartSense ADAS sebagai bagian dari perlengkapan unggulan model ini.
Isi fiturnya mencakup pengereman darurat otonom, lane departure assist, pemantauan titik buta, dan sensor peringatan lalu lintas silang belakang. Hyundai juga melengkapinya dengan enam airbag.
Kehadiran ADAS pada hatchback ini memperlihatkan bahwa fokus pengembangan tidak hanya pada desain dan kabin digital. Aspek keselamatan aktif kini ikut menjadi perhatian utama, terutama untuk pasar yang semakin menuntut perlindungan lebih lengkap dalam mobil kompak.
Source: otodriver.com





