DFSK Ungkap Calon PHEV Pertama di Indonesia, SUV Tujuh Penumpang dengan Jarak 1.300 Km

DFSK mulai memperlihatkan arah elektrifikasi yang lebih serius di Indonesia lewat calon model E5 Plus. Mobil ini disiapkan sebagai produk plug-in hybrid electric vehicle atau PHEV pertama dari Sokonindo Automobile di pasar Tanah Air.

Langkah itu menandai babak baru bagi DFSK di tengah kebutuhan kendaraan yang efisien namun tetap praktis untuk keluarga. Perkenalan resminya juga memberi sinyal bahwa pabrikan asal China itu mulai membuka opsi teknologi elektrifikasi yang lebih beragam untuk konsumen Indonesia.

Cin Hok Rifin, Director of Sales Center Sokonindo Automobile, mengatakan pemesanan awal E5 Plus akan dibuka pada 23 Juni 2026. Harga resmi mobil ini kemudian akan diumumkan di Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2026.

Pada momen yang sama, DFSK juga menampilkan bentuk utuh E5 Plus tanpa kamuflase. Namun kabin masih dikunci dan kaca dibuat gelap, sehingga interior belum bisa dilihat dari luar.

Desain SUV modern

Dari sisi tampilan, E5 Plus membawa desain SUV modern dengan pendekatan futuristis. Bagian depan tampil bersih tanpa grille konvensional besar, sementara grille terlihat tersembunyi di area bawah bumper.

Proporsi bodinya juga terlihat besar, tetapi tetap seimbang. DFSK melengkapinya dengan pelek dua warna untuk memberi kesan lebih elegan.

Spesifikasi yang sudah terungkap

DFSK belum membuka seluruh spesifikasi E5 Plus. Meski begitu, sejumlah data global memberi gambaran awal tentang karakter mobil ini.

E5 Plus diposisikan sebagai SUV keluarga dengan kapasitas tujuh penumpang. Dimensinya tercatat memiliki panjang 4.760 mm, lebar 1.865 mm, tinggi 1.710 mm, serta jarak sumbu roda 2.785 mm.

Di balik kap, mobil ini mengandalkan mesin bensin 1.5L naturally aspirated dengan siklus Atkinson. Mesin tersebut menghasilkan 109 HP dan torsi 135 Nm.

Tenaga listriknya datang dari motor listrik berdaya 215 HP dengan torsi puncak 330 Nm. Kombinasi itu membuat akselerasi 0-100 km per jam diklaim bisa ditempuh dalam 7,8 detik.

Jarak tempuh dan posisi pasar

DFSK juga mengklaim mode listrik E5 Plus mampu melaju hingga ratusan kilometer. Dalam kombinasi mesin bensin dan motor listrik, jarak tempuhnya disebut bisa mencapai 1.300 km.

Klaim jarak tempuh itu menempatkan E5 Plus sebagai pilihan yang menarik untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh. Dengan format PHEV, mobil ini menyasar konsumen yang ingin efisiensi listrik tanpa sepenuhnya bergantung pada pengisian daya.

Hingga kini, DFSK masih menahan detail lengkap mengenai fitur, kabin, dan spesifikasi final. Karena itu, pengumuman harga resmi di GIIAS 2026 akan menjadi titik penting untuk melihat seberapa besar ambisi DFSK membawa E5 Plus ke pasar Indonesia.

Source: www.cnnindonesia.com

Terkait