Pilihan mobil listrik di kisaran Rp 300 jutaan kini makin luas. Konsumen tidak lagi hanya menemukan city car, tetapi juga hatchback, SUV, sampai MPV tiga baris yang lebih ramah untuk kebutuhan keluarga.
Momentum ini menjadi menarik saat banyak keluarga mulai merencanakan perjalanan saat musim liburan sekolah. Di tengah kenaikan harga BBM, mobil listrik ikut dilirik karena menawarkan biaya operasional yang lebih rendah.
Di kelas harga ini, kebutuhan konsumen juga sangat beragam. Ada yang mencari mobil kompak untuk aktivitas harian di dalam kota, ada pula yang membutuhkan kabin lega dan bagasi besar untuk membawa lebih banyak penumpang.
Untuk penggunaan perkotaan, model seperti Wuling Air EV Pro, Wuling Binguo EV, Citroen e-C3, dan Aion UT masuk dalam daftar yang patut dipertimbangkan. Karakter utamanya adalah dimensi yang relatif kompak dan lebih mudah dikendarai di jalan padat.
Namun, kebutuhan liburan keluarga biasanya berbeda dari penggunaan harian. Pada titik ini, SUV dan MPV listrik menjadi lebih relevan karena menawarkan ruang kabin yang lebih lapang serta kapasitas bagasi yang lebih mendukung.
Salah satu model yang menonjol di segmen keluarga adalah BYD M6 Standard. MPV listrik ini menawarkan konfigurasi tiga baris kursi, sehingga lebih cocok untuk membawa anggota keluarga dalam jumlah lebih banyak.
Di segmen SUV, Chery Omoda E5 Pure juga menjadi opsi yang menonjol. Model ini menawarkan kabin yang cukup lapang serta baterai berkapasitas lebih besar dibanding city car listrik, dengan jarak tempuh 430 km.
Bagi konsumen yang mencari tampilan berbeda, GWM Ora 03 hadir sebagai alternatif. Hatchback listrik ini mengusung desain retro-modern yang membuatnya tampil unik dibanding banyak model lain di rentang harga serupa.
Pilihan lain juga datang dari merek yang menawarkan pendekatan berbeda pada skema kepemilikan. Beberapa model, terutama dari Polytron dan VinFast, tersedia dalam opsi sewa baterai maupun pembelian biasa pada varian tertentu.
Meski pilihan makin banyak, calon pembeli tetap perlu memperhatikan faktor ketersediaan unit. Beberapa model yang masih tergolong baru di pasar berpotensi memiliki masa tunggu atau inden tertentu, bergantung wilayah dan stok dealer.
Daftar harga per Juni 2026
Berikut pilihan mobil listrik di rentang Rp 300 jutaan yang tersedia per Juni 2026. Daftar ini mencakup model kompak, hatchback, SUV, hingga MPV.
| Merek | Model | Harga |
|---|---|---|
| Aion | UT Standard | Rp 345 juta |
| Aion | UT Premium | Rp 395 juta |
| BYD | Dolphin Dynamic | Rp 369 juta |
| BYD | M6 Standard | Rp 383 juta |
| Chery | Omoda E5 Pure | Rp 379,9 juta |
| Citroen | e-C3 | Rp 377 juta |
| GWM | Ora 03 | Rp 369 juta |
| Jaecoo | J5 EV Premium | Rp 309,9 juta |
| MG | S5 EV Ignite | Rp 333,9 juta |
| MG | S5 EV Magnify | Rp 355,9 juta |
| Polytron | G3 (sewa baterai) | Rp 329,5 juta |
| Polytron | G3+ (sewa baterai) | Rp 373,5 juta |
| VinFast | VF e34 | Rp 320,85 juta |
| VinFast | VF 6 Eco (sewa baterai) | Rp 308 juta |
| VinFast | VF 6 Eco | Rp 334,995 juta |
| VinFast | VF 6 Plus (sewa baterai) | Rp 364 juta |
| VinFast | VF 6 Plus | Rp 397 juta |
| Wuling | Air EV Pro | Rp 307 juta |
| Wuling | Binguo EV Lite | Rp 318 juta |
| Wuling | Binguo EV Pro | Rp 363 juta |
| Wuling | Cortez Darion EV CE | Rp 399 juta |
| Wuling | Eksion EV CE | Rp 389 juta |
Dari daftar itu, model dengan harga paling rendah di kelompok ini adalah Wuling Air EV Pro Rp 307 juta. Di dekatnya ada VinFast VF 6 Eco dengan skema sewa baterai Rp 308 juta dan Jaecoo J5 EV Premium Rp 309,9 juta.
Bila fokus utama ada pada kendaraan keluarga, pilihan seperti BYD M6 Standard, Wuling Cortez Darion EV CE, dan Wuling Eksion EV CE layak diperhatikan. Ketiganya berada di rentang harga yang masih masuk kelompok Rp 300 jutaan, tetapi menawarkan format kendaraan yang lebih sesuai untuk membawa banyak penumpang.
Untuk konsumen yang mengutamakan mobilitas harian dan kemudahan parkir, city car serta hatchback listrik tetap menjadi segmen yang paling praktis. Wuling Air EV Pro, Wuling Binguo EV, BYD Dolphin Dynamic, Citroen e-C3, dan GWM Ora 03 mengisi kebutuhan itu dengan karakter yang berbeda-beda.
Sementara itu, SUV listrik di kelas ini memberi opsi bagi pembeli yang ingin posisi duduk lebih tinggi dan kabin yang terasa lebih lega. Chery Omoda E5 Pure, MG S5 EV, VinFast VF 6, dan Jaecoo J5 EV Premium masuk ke kelompok yang patut dipantau.
Peta pasar ini menunjukkan bahwa Rp 300 jutaan bukan lagi area terbatas untuk mobil listrik. Konsumen kini bisa menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan nyata, mulai dari kendaraan kompak untuk kota hingga MPV listrik untuk perjalanan keluarga.
Source: otomotif.kompas.com






