Shangjie H5 Upgrade Siap Meluncur 18 Juni, Huawei Pasang ADS 4.1 Dan LiDAR 192-Channel

Shangjie, merek kendaraan listrik hasil kerja sama Huawei dan SAIC Motor, akan membawa pembaruan penting untuk SUV H5-nya pada 18 Juni. Model ini memasuki tahap peluncuran resmi setelah masa pre-sales dibuka pada 28 Mei dengan banderol mulai 169.800 yuan hingga 209.800 yuan.

Kehadiran H5 versi terbaru menjadi sorotan karena posisi model ini cukup strategis di lini produk Shangjie. Sebagai model pertama merek tersebut, H5 sebelumnya meluncur pada September 2025 dan kini diperbarui untuk memperkuat daya saing di segmen SUV menengah.

Harga pre-sales lebih tinggi, tapi ruang penyesuaian masih ada

Harga pre-sales untuk versi baru H5 memang lebih tinggi dibanding harga awal model lama yang mulai dari 159.800 yuan. Namun, di pasar Tiongkok, harga final peluncuran biasanya lebih rendah daripada harga pre-sales, sehingga peluncuran 18 Juni akan menjadi momen penting untuk melihat posisi harga resminya.

Shangjie juga sudah mulai menempatkan unit showroom di gerai, menyusul debut mobil ini di 2026 Guangdong-Hong Kong-Macao Greater Bay Area International Auto Show atau Shenzhen Auto Show. Langkah itu menunjukkan bahwa persiapan menuju peluncuran resmi sudah memasuki tahap akhir.

Teknologi Huawei jadi daya tarik utama

Untuk urusan teknologi, H5 terbaru menawarkan paket yang cukup agresif. Varian lebih tinggi dikonfirmasi membawa sistem smart driving Huawei Qiankun ADS 4.1 dan LiDAR 192-channel.

Kombinasi ini menjadi salah satu pembeda utama H5 di pasar SUV menengah yang sangat kompetitif. Teknologi bantuan berkendara dan sensor canggih itu juga memberi Shangjie nilai jual yang lebih kuat di hadapan konsumen yang mencari fitur pintar sebagai pertimbangan utama.

Dua opsi powertrain tetap dipertahankan

Secara teknis, Shangjie tetap mempertahankan dua pilihan penggerak untuk H5 baru, yaitu extended-range electric vehicle atau EREV, serta battery electric vehicle atau BEV. Strategi ini memberi fleksibilitas lebih luas bagi konsumen dengan kebutuhan penggunaan yang berbeda.

Versi EREV diklaim mampu mencapai jarak tempuh gabungan maksimal hingga 1.360 kilometer dengan tangki penuh dan baterai penuh. Sementara itu, versi BEV menawarkan jarak tempuh maksimal 655 kilometer.

Persaingan langsung di segmen SUV menengah

Di pasar, Shangjie H5 akan berhadapan dengan sejumlah model populer seperti BYD Song series dan Xpeng G6. Persaingan ini menempatkan H5 di salah satu segmen paling ramai di pasar kendaraan listrik Tiongkok.

Shangjie sendiri berada di bawah payung bisnis Harmony Intelligent Mobility Alliance atau HIMA milik Huawei. Merek ini merupakan brand otomotif kelima dalam ekosistem tersebut, menegaskan peran Huawei yang makin besar dalam pengembangan kendaraan pintar bersama mitra industrinya.

Ekspansi lini produk Shangjie berlanjut

Peluncuran H5 terbaru juga datang di tengah ekspansi produk Shangjie yang lebih luas. Pada Maret, merek ini sudah mulai pre-sales untuk coupe Z7 dan shooting brake Z7T.

Shangjie Z7 sedan dipasarkan dengan harga pre-sales 229.800 yuan dan disiapkan untuk menantang Xiaomi SU7. Sementara itu, Z7T shooting brake dibuka mulai 239.800 yuan dan diarahkan untuk bersaing dengan model shooting brake seperti Zeekr 001.

Source: cnevpost.com

Terkait