Eve Energy memberi sinyal kinerja setengah tahunan yang jauh lebih kuat, dengan laba bersih yang diatribusikan kepada pemegang saham diperkirakan naik 95% hingga 110% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Proyeksi ini menempatkan laba bersih paruh pertama di kisaran 3,13 miliar yuan hingga 3,37 miliar yuan.
Lonjakan tersebut penting karena datang dari ekspansi pendapatan yang solid di tengah tekanan biaya rantai pasok yang masih tinggi. Perusahaan baterai asal China itu mengatakan pendapatan paruh pertama diperkirakan meningkat sekitar 60% dari tahun sebelumnya.
Dalam estimasi awal laba yang dirilis pada hari Senin, Eve Energy juga menyebut laba bersih tanpa item non-berulang diperkirakan berada di kisaran 2,43 miliar yuan hingga 2,60 miliar yuan. Angka itu setara dengan pertumbuhan tahunan 110% hingga 125%, menunjukkan kinerja operasional inti yang ikut menguat.
Kenaikan laba ini juga terlihat jika ditarik dari performa kuartal pertama. Eve Energy membukukan laba bersih 1,45 miliar yuan pada kuartal pertama, sehingga laba kuartal kedua diperkirakan berada di kisaran 1,68 miliar yuan hingga 1,93 miliar yuan.
Proyeksi itu mengindikasikan kenaikan berurutan sekitar 16% hingga 33% dari kuartal sebelumnya. Bagi pasar, pola ini menunjukkan pertumbuhan yang tidak hanya kuat secara tahunan, tetapi juga tetap berlanjut dari satu kuartal ke kuartal berikutnya.
Perusahaan mengatakan pertumbuhan pendapatan menjadi pendorong utama lonjakan laba. Tiga faktor yang disebut ikut mengangkat bisnis adalah iterasi produk, peningkatan layanan, dan optimisasi proses.
Di sisi biaya, Eve Energy menghadapi tekanan kenaikan biaya rantai pasok yang tajam. Perusahaan menyebut telah mengambil langkah manajemen proaktif untuk meredam dampaknya.
Diversifikasi rantai pasok, pembelian strategis, dan penggunaan instrumen keuangan disebut membantu menahan fluktuasi kenaikan harga bahan baku. Langkah itu ikut menjaga stabilitas profitabilitas bisnis inti perusahaan.
Eve Energy menjalankan bisnis utama di baterai daya, baterai penyimpanan energi, dan baterai konsumen. Dua lini pertama masing-masing menyumbang sekitar 40% dari pendapatan 2025.
Dari sisi operasi, data yang dihimpun CnEVPost menunjukkan instalasi baterai daya kumulatif Eve Energy hingga Mei tahun ini mencapai 12,35 GWh. Angka itu naik 27,58% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pada Mei saja, instalasi baterai daya perusahaan mencapai 3,23 GWh. Jumlah itu naik sekitar 55% secara tahunan dan memperlihatkan momentum bisnis yang masih terjaga.
Data bulanan juga menunjukkan pola ekspansi yang cukup konsisten sepanjang periode terbaru. Setelah sempat berfluktuasi, instalasi perusahaan bergerak naik hingga menembus 3 GWh pada beberapa bulan terakhir.
Pada Mei, pangsa pasar instalasi baterai daya Eve Energy di China tercatat 4,50%. Angka itu menempatkan perusahaan tetap sebagai salah satu pemain penting di pasar baterai kendaraan listrik dan penyimpanan energi.
Dengan kombinasi pertumbuhan pendapatan, pengendalian biaya, dan penguatan instalasi baterai daya, Eve Energy memasuki paruh kedua dengan dasar kinerja yang lebih kokoh. Pasar kini akan mencermati apakah momentum tersebut berlanjut saat tekanan biaya bahan baku dan kompetisi industri masih menjadi tantangan utama.
