Denza Z Coupe muncul sebagai salah satu mobil listrik performa tinggi yang paling menyita perhatian setelah spesifikasinya bocor melalui dokumen Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China atau MIIT. Sorotan utamanya ada pada varian tertinggi yang disebut memiliki tenaga hingga 1.582 dk, angka yang menempatkannya di wilayah performa hypercar listrik.
Langkah ini juga menegaskan ambisi Denza, sub-brand mewah BYD, untuk masuk lebih agresif ke pasar supercar listrik global. Setelah sempat memamerkan versi atap terbuka di Beijing Auto Show, Denza kini terlihat menyiapkan coupe listrik yang tidak hanya mengandalkan desain, tetapi juga performa ekstrem.
Tenaga Besar, Dua Karakter Performa
Denza Z Coupe disiapkan dalam dua pilihan performa, yakni varian standar dan varian flagship. Keduanya sama-sama memakai konfigurasi tiga motor listrik dengan sistem penggerak semua roda atau AWD.
Pada varian standar, mobil ini menggunakan satu motor depan bertenaga 268 dk dan dua motor belakang yang masing-masing menghasilkan 215 dk. Total output varian ini tercatat 482 dk, dengan kecepatan maksimal dibatasi hingga 300 km per jam.
Varian flagship membawa lompatan performa yang jauh lebih tinggi. Motor depan pada versi ini mampu menghasilkan 670 dk, lalu dipadukan dengan sepasang motor belakang bertenaga 456 dk.
Jika dijumlahkan, total daya varian tertinggi mencapai 1.582 dk. Dengan bekal itu, Denza Z Coupe diklaim mampu melesat dari 0 sampai 100 km per jam hanya dalam 2 detik.
Kecepatan puncaknya juga sangat tinggi untuk sebuah mobil listrik produksi massal. Angka top speed disebut menyentuh 350 km per jam pada mobil yang dilengkapi paket aerodinamika khusus.
Bobot Besar, Format Tetap Fungsional
Di balik performa yang sangat buas, Denza Z Coupe tetap membawa konsekuensi khas mobil listrik berdaya besar, yakni bobot yang tinggi. Faktor ini muncul dari kombinasi ukuran baterai dan konfigurasi tiga motor yang digunakan.
Untuk versi coupe standar, bobot kosongnya berada di angka 2.220 kg. Varian flagship sedikit lebih berat, yakni 2.240 kg.
Sementara itu, versi convertible atau atap terbuka tercatat memiliki bobot 2.290 kg. Angka tersebut menunjukkan bahwa Denza tidak mengejar bobot ringan seperti supercar konvensional, melainkan menyeimbangkan performa, teknologi, dan kebutuhan kemasan kendaraan listrik modern.
Menariknya, Denza tidak merancang kabin mobil ini sebagai coupe dua kursi seperti banyak supercar pada umumnya. Z Coupe justru memakai konfigurasi 4-seater, yang memberi nilai tambah dari sisi utilitas dan kenyamanan untuk penggunaan harian.
Paket Aero untuk Kecepatan Tinggi
Denza juga menaruh perhatian besar pada sisi aerodinamika, terutama untuk varian performa tertinggi. Secara visual, versi ini sempat tertangkap kamera saat menjalani pengujian intensif di sirkuit Nurburgring, Jerman.
Varian tersebut tampil dengan paket aero yang lebih radikal dibanding versi biasa. Elemen yang terlihat antara lain bumper depan baru, splitter, diffuser belakang berukuran besar, serta sayap belakang model fixed wing berukuran besar.
Perangkat tersebut dirancang untuk menambah downforce saat mobil melaju dalam kecepatan tinggi. Kehadirannya juga sejalan dengan klaim top speed 350 km per jam pada model dengan paket aerodinamika khusus.
Baterai dan Teknologi Sasis
Untuk sumber dayanya, Denza mempercayakan baterai Lithium Iron Phosphate atau LFP Blade Battery buatan BYD. Namun, detail kapasitas baterainya masih belum diumbar secara resmi.
Meski begitu, penggunaan Blade Battery memberi petunjuk bahwa Denza tetap memanfaatkan fondasi teknologi inti dari BYD. Pilihan ini penting karena performa sangat tinggi pada mobil listrik juga menuntut stabilitas termal dan suplai daya yang konsisten.
Di sektor pengendalian, Z Coupe dibekali teknologi sasis canggih milik BYD. Mobil ini disebut memakai sistem suspensi aktif DiSus-M, yang merupakan intelligent magnetorheological body control system.
Selain itu, Denza juga menyematkan sistem kemudi steer-by-wire berbasis AI adaptif. Kombinasi ini disiapkan untuk menjaga respons kemudi dan kestabilan bodi tetap presisi di berbagai kondisi jalan.
Dengan perpaduan tenaga besar, konfigurasi tiga motor, kabin empat kursi, serta teknologi sasis mutakhir, Denza Z Coupe diposisikan bukan sekadar mobil listrik kencang. Mobil ini tampak dirancang sebagai penantang serius di kelas ultra-high performance EV, dengan fokus pada performa, pengendalian, dan fungsi yang tetap relevan untuk penggunaan lebih luas.
Source: kabaroto.com






