BMW i3 langsung mencuri perhatian pasar sejak diperkenalkan sebagai sedan listrik baru BMW di era Neue Klasse. Permintaan yang tinggi membuat pabrikan asal Bavaria itu mengubah jadwal pemesanan lebih cepat dari rencana awal.
Mengutip Automobilwoche, BMW kini menyiapkan masa pemesanan mulai Kamis esok untuk versi khusus “1st Edition”. Sebelumnya, pemesanan direncanakan baru dibuka di akhir tahun, tetapi animo pasar mendorong langkah yang lebih cepat.
Keputusan itu menunjukkan respons konsumen terhadap i3 cukup kuat, meski model ini sempat menuai perdebatan karena desain dan statusnya sebagai EV. BMW sendiri disebut senang dengan sambutan yang diterima mobil tersebut.
Perubahan jadwal ini juga menegaskan bahwa i3 tidak datang sebagai model biasa. Mobil ini menjadi model kedua yang menandai langkah baru BMW di era Neue Klasse, setelah iX3.
Di balik perhatian besar terhadap i3, ada ekspektasi yang sudah terlihat sejak awal. Member of the Board of Management BMW AG Customer, Brands, Sales, Jochen Goller, sebelumnya menyebut minat terhadap i3 bahkan melampaui iX3.
Sebagai pembanding, BMW iX3 disebut sudah terpesan sekitar 50.000 unit hanya beberapa bulan setelah peluncurannya. Model itu juga mencatat lebih dari 10.000 penjualan di Eropa dalam dua bulan.
Skala minat yang muncul pada i3 diperkirakan bisa lebih besar lagi karena pasar mobil ini tidak terbatas di Eropa. BMW juga telah menampilkan i3 di Beijing Auto Show, yang menandakan perluasan jangkauan ke Tiongkok.
Meski jadwal pemesanan dimajukan, waktu produksi tampaknya tidak berubah. BMW tetap berencana memulai produksi i3 di Munich, Jerman, pada Agustus mendatang.
Secara teknis, BMW i3 membawa perubahan besar dari karakter sedan menengah sporty ke arah EV radikal. Mobil ini dibekali sistem penggerak semua roda dengan tenaga gabungan 345 kW atau 469 hp dan torsi 645 Nm.
Lompatan teknologi i3 datang dari BMW eDrive generasi keenam yang memakai sistem 800-volt dan sel baterai bulat baru. Dengan paket itu, BMW mengklaim jarak tempuh i3 bisa mencapai 900 km menurut standar WLTP.
Source: www.bincangbincangmobil.com






