Di antara banyak barang langka yang pernah mampir ke World Famous Gold & Silver Pawn Shop di Las Vegas, satu mobil klasik menonjol karena nilainya, sejarahnya, dan kondisinya. Rick Harrison disebut tak kuasa melewatkan sebuah 1967 Shelby GT 350 yang dinilai terlalu menarik untuk dibiarkan pergi.
“Pawn Stars” sendiri sudah lama dikenal sebagai acara yang bukan hanya membahas barang antik dan dokumen bersejarah. Dalam perjalanannya, tim Rick juga beberapa kali menangani mobil klasik, mulai dari kendaraan Jaguar dan Mercedes hingga Volkswagen dan Ford.
Mobil yang terlalu langka untuk diabaikan
Shelby GT 350 yang dibawa ke hadapan Rick tampil dengan cat Wimbledon White dan terlihat dalam kondisi sangat bersih. Penjualnya, Paul, awalnya memasang harga $125,000 untuk mobil itu, sementara Rick tetap mengikuti kebiasaan acara tersebut dengan tidak langsung memberi penawaran pertama.
Setelah uji jalan bersama ahli mobilnya, Rick mengajukan tawaran $100,000. Harga itu akhirnya diterima, dan mobil itu pun berpindah tangan di hadapan tim pegadaian yang memang kerap berhadapan dengan barang bernilai tinggi.
Yang membuat keputusan itu terasa masuk akal adalah status mobil tersebut di pasar kolektor. Bahkan unit dengan kondisi lebih rendah disebut masih bernilai lebih dari $100,000, sehingga model ini memang berada di kelas yang sama sekali tidak murah.
Kenapa Shelby GT 350 begitu istimewa
Shelby GT 350 punya tempat khusus di dunia mobil otot Amerika. Mustang sudah lama menjadi favorit, dan Shelby kerap dianggap sebagai salah satu versi Mustang terbaik yang pernah dibuat.
Model ini juga lahir di masa yang sering disebut sebagai era emas muscle car. Popularitasnya ikut terdorong oleh keterkaitan dengan mobil “Eleanor” dalam remake film “Gone in 60 Seconds” pada 2000, yang makin mengukuhkan citra Shelby di mata penggemar otomotif.
Namun nilai mobil ini bukan hanya soal nama besar. Mustang Specs menyebut hanya 1,201 unit yang diproduksi, sementara harga awalnya saat baru dirilis adalah $3,995, yang setara sekitar $35,000 pada 2022.
Performa yang membuatnya layak diburu
Shelby GT 350 bukan sekadar pajangan garasi. Mobil ini ditenagai mesin V8 289 cid dengan tenaga 306 horsepower pada 6,000 rpm dan torsi 329 lb-ft.
Ford membuat model ini lebih ringan dari generasi sebelumnya dengan penggunaan fiberglass pada kap mesin dan fender depan. Bobot yang lebih rendah itu membantu handling, sekaligus memberi tampilan yang dianggap lebih menarik oleh banyak penggemar.
Perubahan tersebut juga mencerminkan arah baru Ford pada masa itu. Mustang memang sudah populer, tetapi persaingan yang makin ketat menuntut mobil yang lebih cepat dan lebih bertenaga.
Nama besar di balik lencana Shelby
Nama Shelby sendiri datang dari Carroll Shelby, sosok penting di dunia balap dan desain otomotif. Ia lahir di Texas pada 1923, belajar mencintai mobil sejak muda, dan sudah bekerja serta mengemudikan Ford milik ayahnya pada usia 15 tahun.
Karier balapnya melesat setelah Perang Dunia II, termasuk kemenangan di 12 ajang dalam dua tahun saat membalap Ferrari dan Maserati. Puncaknya datang ketika ia menang di 24 Hours of Le Mans bersama Aston Martin pada 1959.
Shelby lalu mundur dari balap karena kondisi jantung, tetapi ia tidak meninggalkan dunia otomotif. Ia mendirikan Shelby American pada 1962 setelah menciptakan Cobra, mobil yang dikembangkan dengan mesin Ford dan kemudian menjadi salah satu karya paling ikoniknya.
Hubungannya dengan Ford berlanjut ketika ia meminta izin untuk memberi sentuhan pribadi pada Mustang pada 1965. Hasilnya adalah Shelby Mustang GT 350, model yang kemudian diproduksi Ford sebelum pengambilan alih produksi pada 1968.
Shelby wafat pada 2012, tetapi namanya tetap hidup di dunia otomotif. Lencana Shelby masih terus muncul di berbagai edisi khusus pony car hingga sekarang, sementara satu unit GT 350 yang pernah masuk ke tangan Rick Harrison tetap menjadi salah satu momen paling menonjol di “Pawn Stars”.
