Setelah Hyundai IONIQ 5 N lebih dulu mempopulerkan sensasi perpindahan gigi di mobil listrik, Porsche kini ikut membawa pengalaman serupa ke Taycan. Langkah ini menegaskan bahwa performa EV tak lagi hanya soal akselerasi cepat, tetapi juga soal rasa berkendara yang lebih emosional.
Porsche menyebut fitur itu sebagai E-Shift dan menawarkannya sebagai opsi di seluruh model Taycan. Sistem ini dipadukan dengan Porsche Electric Sport Sound, tachometer virtual, serta paddle pada setir GT-Sport untuk memberi pengalaman multisensorik yang lebih mendekati mobil sport bermesin bensin.
Sensasi seperti transmisi sungguhan
Porsche tidak membangun E-Shift sebagai sekadar efek tambahan. Pengemudi bisa menggunakan tuas pada setir GT-sports untuk berpindah di antara delapan gigi virtual saat tidak memakai mode otomatis.
Perpindahan gigi itu dibuat agar terasa mirip mobil sport bermesin bensin. Hentakan saat perpindahan gigi, torsi hambatan, dan pembatas putaran virtual dirancang untuk memberi umpan balik yang lebih autentik.
Dukungan audio dan tampilan digital
Selain sensasi mekanis, Porsche menambahkan suara simulasi melalui Porsche Electric Sport Sound. Suara itu beradaptasi dengan perilaku pengemudi terhadap mobil, sehingga karakter bunyinya ikut berubah sesuai cara berkendara.
Di dalam kabin, Taycan juga mendapat tachometer virtual dan indikator gigi dengan lampu perpindahan gigi pada panel instrumen. Kombinasi ini membuat pengemudi bisa merasakan dan melihat perubahan gigi virtual secara lebih jelas.
Bagian dari pembaruan Taycan
Porsche menempatkan E-Shift sebagai salah satu elemen dari pembaruan model tahun Taycan. Head of Model Line Taycan, Kevin Giek, mengatakan inovasi itu memperkuat Taycan di area yang relevan, mulai dari pengalaman berkendara yang lebih emosional, performa lintasan yang lebih baik, hingga pengoperasian yang lebih intuitif dan dapat disesuaikan.
Pembaruan ini berlaku untuk Porsche Taycan model tahun 2027. Seluruh calon pelanggan di seluruh dunia sudah dapat memesan model tersebut.
Tren baru di mobil listrik performa tinggi
Kemunculan fitur seperti E-Shift menunjukkan bahwa pabrikan mulai mencari cara untuk mempertahankan karakter sport pada EV. Hyundai IONIQ 5 N membuka jalan dengan N e-shift, lalu Porsche menerjemahkan ide itu ke dalam bahasa Taycan yang lebih khas.
Pendekatan ini penting bagi pembeli yang masih merindukan sensasi mobil performa berbahan bakar bensin. Di saat banyak EV menawarkan keheningan dan akselerasi instan, Porsche memilih menambah lapisan pengalaman yang membuat pengemudi merasa lebih terlibat di balik setir.
