Lexus Melaju Saat Rival Lesu, Penjualan Mobil Mewah Naik 27,2 Persen di Indonesia

Author: Qoo Media

Penjualan mobil mewah di Indonesia pada Mei 2026 menunjukkan pergeseran menarik di tengah pasar yang masih dikuasai merek lama. BMW tetap memimpin, tetapi Lexus justru mencatat lonjakan paling menonjol dengan kenaikan retail 27,2 persen.

Data retail yang diolah dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia menunjukkan pasar premium bergerak beragam setelah periode April, yang disebut ikut terdampak libur Lebaran. Di saat beberapa merek turun atau stagnan, sebagian lain mulai memperlihatkan pemulihan.

BMW masih teratas, tetapi turun

BMW mempertahankan posisi puncak penjualan mobil mewah secara retail dengan 200 unit pada Mei 2026. Capaian itu turun dari 212 unit pada April, meski tetap cukup jauh di atas para pesaing terdekatnya.

Mercedes-Benz berada di posisi berikutnya dengan 80 unit, sama seperti bulan sebelumnya. Konsistensi itu menunjukkan merek asal Jerman tersebut belum mengalami perubahan besar dalam dua bulan berurutan.

Di bawahnya, Mini mencatat 38 unit pada Mei 2026. Angka itu sedikit lebih rendah dibanding April yang sebanyak 41 unit.

Volkswagen juga bergerak tipis dari 16 unit pada April menjadi 17 unit pada Mei. Volvo tetap bertahan di level 5 unit pada kedua periode tersebut.

Audi menjadi salah satu merek yang menarik perhatian karena mencatat kenaikan dari 1 unit pada April menjadi 3 unit pada Mei. Meski volumenya kecil, pergerakan itu menunjukkan adanya tambahan aktivitas di segmen paling atas pasar.

Lexus jadi sorotan utama

Di antara seluruh merek yang tercatat, Lexus tampil paling kuat secara persentase. Penjualan retailnya naik dari 91 unit pada April menjadi 125 unit pada Mei 2026, atau tumbuh 27,2 persen.

Lexus merupakan sub merek premium dari Toyota. Kenaikan itu menempatkan Lexus sebagai salah satu merek yang paling berhasil memanfaatkan pemulihan pasar setelah penurunan pada periode sebelumnya.

Kinerja tersebut juga memberi sinyal bahwa permintaan di segmen menengah ke atas masih berjalan. Capaian penjualan mobil mewah itu menunjukkan konsumen premium cenderung tidak terlalu terpengaruh oleh situasi ekonomi yang menekan sebagian pasar lain.

Pasar premium mulai membaik

Secara umum, pasar mobil mewah memang sempat melemah pada April atau setelah masa libur Lebaran. Namun data Mei memperlihatkan perbaikan bertahap di sejumlah merek, meski belum merata.

BMW tetap menjadi penopang utama volume, sementara Lexus mencatat laju pertumbuhan paling agresif. Mercedes-Benz, Mini, Volkswagen, Volvo, dan Audi bergerak dengan pola yang lebih datar atau kenaikan yang masih terbatas.

Perbedaan performa itu menegaskan bahwa segmen mobil mewah di Indonesia masih sangat bergantung pada kekuatan merek dan ritme distribusi masing-masing produsen. Di saat yang sama, pasar ini belum menunjukkan pelemahan yang tajam meskipun kondisi industri otomotif secara umum masih menghadapi tantangan.

Peta persaingan berpotensi berubah

Dalam waktu dekat, peta persaingan di segmen ini juga bisa mendapat warna baru dari merek-merek Cina. Denza disebut berniat membawa SUV mewah B5 dan B8 yang berpotensi dijual di atas Rp 1 miliar.

Jika rencana itu berjalan, dominasi merek Eropa dan Jepang di kelas mobil mewah Indonesia bisa mendapat tekanan baru. Untuk saat ini, BMW, Lexus, dan Mercedes-Benz masih berada di barisan terdepan dalam penjualan retail.

Berikut gambaran lengkap penjualan retail mobil mewah di Indonesia pada Mei 2026: BMW 200 unit, Lexus 125 unit, Mercedes-Benz 80 unit, Mini 38 unit, Volkswagen 17 unit, Volvo 5 unit, dan Audi 3 unit. Pada April 2026, urutannya adalah BMW 212 unit, Lexus 91 unit, Mercedes-Benz 80 unit, Mini 41 unit, Volkswagen 16 unit, Volvo 5 unit, dan Audi 1 unit.

Source: otomotif.katadata.co.id
Terbaru