Mercedes-Benz VLE datang dengan satu pesan yang cukup jelas: minivan belum tentu usang, hanya belum dibuat semenarik ini lagi. Dalam bentuknya yang serba listrik, mewah, dan sangat lapang, model ini mencoba berdiri di dua dunia sekaligus sebagai kendaraan eksekutif dan mobil keluarga.
Mercedes memang lebih suka menyebut VLE sebagai “grand limousine”, bukan minivan. Tetapi setelah mencobanya, kesan yang muncul justru sebaliknya: inilah salah satu kandidat terkuat untuk membuat orang kembali melirik format van keluarga.
Bukan mini, bahkan mendekati besar sekali
Mercedes mengundang media ke Spanyol untuk menguji versi produksi awal VLE300 bermotor tunggal dan VLE400 bermotor ganda. Unit yang diuji masih spesifikasi Eropa dengan jarak sumbu roda pendek, sementara versi untuk Amerika Serikat dan kemungkinan Kanada akan hadir dalam bentuk lebih panjang.
Versi panjang itu bukan sekadar menambah beberapa inci di bagian belakang. Mercedes meregangkan bodi di area B-pillar, di antara pintu depan dan pintu belakang, sehingga dimensinya terasa jauh lebih besar daripada minivan pada umumnya.
Manuvernya justru mengejutkan
Ukuran besar VLE seharusnya membuatnya sulit diajak bermanuver. Namun sistem four-wheel steering menjadi salah satu fitur paling menonjol karena roda belakang bisa berbelok hingga 7 derajat.
Pada kecepatan rendah, roda belakang bergerak berlawanan arah dengan roda depan dan membuat mobil ini terasa lebih lincah dari yang diduga. Di jalan-jalan sempit di Spanyol, VLE ternyata tidak lebih sulit dikendalikan dibanding hatchback kecil modern.
Di Amerika Serikat, kebutuhan akan sistem itu memang tidak sebesar di Eropa. Namun VLE versi panjang tetap punya lingkar putar yang kira-kira setara GMC Yukon, meski kendaraan itu sendiri hampir setengah kaki lebih pendek.
Listriknya kuat, tetapi bukan untuk adu cepat
Untuk pasar Amerika, Mercedes menyiapkan VLE400 bermotor ganda. Kombinasi dua motor itu menghasilkan 416 hp dan 420 lb-ft torsi, dengan akselerasi 0–62 mph sekitar 6,5 detik untuk versi yang lebih ringan dan pendek.
Mercedes juga menyiapkan VLE300 bermotor tunggal dengan tenaga 272 hp dan torsi 321 lb-ft ke roda depan. Tenaga itu terasa cukup berisi, tetapi karakter mobilnya lebih tenang daripada gesit, sehingga lebih cocok untuk penggunaan santai daripada untuk pembeli yang mengejar performa.
Baterai besar dan jarak tempuh yang menjanjikan
Semua motor itu ditenagai paket baterai 115-kWh dengan kimia nickel-manganese-cobalt. Berdasarkan siklus WLTP Eropa, Mercedes mengklaim jarak tempuh 390 mil untuk VLE400 dan 435 mil untuk VLE300.
VLE juga memakai arsitektur 800 volt dan diklaim bisa menambah jarak 355 km WLTP dalam 15 menit pengisian. Mobil ini menggunakan port CCS standar, bukan konektor NACS yang kompatibel dengan Tesla, sehingga pilihan fast charging tetap memiliki batasan tertentu.
Rasa berkendaranya dibuat untuk nyaman
Suspensi Airmatic pada VLE dikembangkan untuk menenangkan, bukan untuk mengundang pengemudi bersenang-senang. Hasilnya adalah bantingan lembut, kabin yang senyap, dan rasa berkendara yang sangat tenang.
Saat masuk tikungan dengan agresif, bodinya lebih banyak miring dari yang mungkin diharapkan untuk kendaraan dengan baterai besar di bawah lantai. Mercedes juga menurunkan ketinggian bodi 40 mm saat parkir lalu mengembalikannya ke tinggi jelajah ketika mobil dinyalakan, supaya akses masuk-keluar tetap nyaman.
Interiornya paling mudah menjual ide ini
Di dalam kabin, VLE menampilkan tiga layar utama: panel 10,25 inci untuk pengemudi serta dua layar 14 inci di tengah dan sisi penumpang depan. Ada pula head-up display besar, dan sistem MB.OS yang mendukung perintah suara dengan baik.
Mercedes juga akan menawarkan banyak konfigurasi kursi di baris kedua dan ketiga. Beberapa di antaranya mencakup kursi elektrik yang bisa direbahkan, footrest, serta layar 31 inci yang bisa dipakai untuk menonton film, bermain gim, atau konferensi video.
Semua baris kursi dibuat dengan tingkat penyelesaian dan trim yang sama tinggi. Itu membuat VLE terasa lebih seperti ruang eksekutif bergerak daripada sekadar mobil keluarga besar.
Potensinya di pasar Amerika
Mercedes memperkirakan VLE akan tiba di Amerika Serikat pada paruh kedua 2027 sebagai model 2028. Untuk pasar itu, kendaraan ini kemungkinan besar akan banyak dipakai layanan hotel, livery, dan transportasi bandara di kota-kota dengan infrastruktur pengisian EV yang baik.
Harga resminya belum diumumkan. Namun perkiraannya berada di kisaran 80.000 hingga 100.000 dolar, tergantung spesifikasi, sehingga jelas bukan mobil keluarga massal.
Meski begitu, kombinasi kabin mewah, kaca besar, sunroof yang luas, kenyamanan tinggi, dan jangkauan yang tampak kuat membuat VLE punya argumen yang langka di era sekarang. Jika ada kendaraan yang bisa mengubah kata “minivan” dari bahan olok-olok menjadi pilihan yang diinginkan lagi, Mercedes-Benz VLE tampaknya layak masuk daftar teratas.
