Setir Bergetar dan Mobil Limbung, Jangan Abaikan Bushing Arm yang Mulai Aus

Author: Qoo Media

Setir yang mulai bergetar, mobil terasa limbung, atau muncul bunyi berdecit saat melewati jalan rusak sering dianggap sepele. Padahal, gejala itu bisa menjadi tanda bushing arm mulai aus dan membutuhkan perhatian sebelum gangguan merembet ke kaki-kaki mobil lain.

Bushing arm memang bukan komponen besar, tetapi perannya sangat penting dalam sistem suspensi. Komponen ini berada di antara control arm dan rangka mobil untuk menyerap getaran, meredam guncangan, serta menjaga stabilitas kendaraan saat melaju.

Gejala yang sering muncul

Kerusakan bushing arm biasanya tidak langsung terlihat dari luar, sehingga pengemudi lebih dulu merasakannya saat berkendara. Suara aneh seperti berdecit atau berderak saat mobil berbelok atau melintasi jalan tidak rata menjadi salah satu tanda awal yang patut diperhatikan.

Selain itu, setir dapat terasa bergetar melebihi batas wajar. Kondisi lain yang juga sering muncul adalah mobil terasa tidak stabil dan sulit dikendalikan, terutama saat melaju dalam kecepatan tinggi.

Cara mengecek sendiri di rumah

Pemeriksaan bushing arm bisa dilakukan secara mandiri tanpa harus langsung ke bengkel. Pemeriksaan ini membutuhkan dongkrak, jack stand, lampu senter, obeng atau pry bar, serta sarung tangan pelindung.

Mobil perlu diposisikan di permukaan rata, lalu diangkat dengan dongkrak dan diamankan memakai jack stand. Setelah itu, kondisi fisik karet bushing bisa diperiksa dengan senter untuk melihat apakah ada retakan, bagian yang getas, hancur, atau bergeser dari tempatnya.

Tahap berikutnya adalah menguji kelonggaran. Pry bar atau obeng dapat diselipkan untuk menggerakkan control arm secara perlahan, dan jika terasa oblak atau bergerak longgar berlebihan, itu menandakan bushing sudah aus.

Tanda lain yang perlu dicermati

Pada jenis bushing tertentu yang menggunakan pelumas di dalamnya, kebocoran cairan juga bisa menjadi petunjuk kerusakan. Pemeriksaan sederhana ini membantu pengemudi mengenali masalah lebih awal sebelum performa mobil turun lebih jauh.

Bushing arm yang mulai rusak sebaiknya tidak diabaikan karena dampaknya bisa meluas. Kerusakan yang dibiarkan dapat memicu masalah pada komponen kaki-kaki lain dan membuat biaya perbaikan membengkak.

Kapan perlu diganti

Secara umum, bushing arm disarankan untuk diganti atau setidaknya mulai diperhatikan ketika mobil sudah menempuh jarak sekitar 50.000 km. Pada titik ini, fungsi komponen bisa mulai menurun meski kondisi tiap mobil tetap bergantung pada pemakaian dan perawatan.

Perawatan sederhana juga membantu membuat komponen ini lebih tahan lama. Area kaki-kaki sebaiknya dijaga tetap bersih dari debu dan kotoran, lalu pengemudi disarankan menghindari jalan rusak parah dan tidak membebani kendaraan melebihi kapasitas maksimal.

Jika kerusakan diabaikan, efeknya bisa berantai. Ban dapat aus tidak merata, shock absorber dan ball joint ikut terdampak, dan dalam kondisi terburuk, kemudi bisa kehilangan kestabilan saat mobil melaju.

Terbaru