Harga BBM Pertamina per 19 Juni 2026 belum berubah dan masih mengacu pada penyesuaian yang berlaku sejak 10 Juni 2026. Kondisi ini membuat daftar harga terbaru kembali menjadi perhatian pengguna kendaraan, terutama mereka yang rutin memakai BBM nonsubsidi untuk aktivitas harian maupun perjalanan jauh.
Di antara deretan harga yang berlaku, Pertamax Green 95 tercatat tembus Rp17.000 per liter di wilayah Jawa. Pada saat yang sama, selisih harga antarkategori BBM masih terlihat jelas, baik untuk kendaraan bensin maupun diesel.
Harga acuan di Jawa masih menjadi sorotan
Untuk wilayah Jawa, Pertalite dibanderol Rp10.000 per liter dan Biosolar Subsidi Rp6.800 per liter. Sementara itu, Pertamax dijual Rp16.250 per liter, Pertamax Pertashop Rp16.150 per liter, Pertamax Turbo Rp20.750 per liter, Dexlite Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp24.800 per liter.
Pertamax Green 95 menjadi salah satu produk bensin dengan harga tertinggi di kawasan tersebut. Produk ini dipasarkan Rp17.000 per liter di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.
Perbedaan harga terlihat dari wilayah ke wilayah
Besaran harga BBM Pertamina berbeda di tiap daerah. Perbedaan ini dipengaruhi biaya distribusi, kondisi geografis, dan status kawasan tertentu seperti Free Trade Zone atau FTZ yang mendapat perlakuan harga berbeda dari wilayah reguler.
Di Aceh dan Sumatera Utara, Pertamax tercatat Rp16.650 per liter, sementara Pertamax Turbo Rp21.200 per liter, Dexlite Rp23.500 per liter, dan Pertamina Dex Rp25.350 per liter. Di wilayah Sumatera Barat, Riau, serta Kepulauan Riau, harga Pertamax naik menjadi Rp17.000 per liter, Pertamax Turbo Rp21.650 per liter, Dexlite Rp24.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp25.900 per liter.
Wilayah FTZ punya harga yang lebih rendah di sejumlah produk
FTZ Sabang mencatat harga Pertamax Rp15.250 per liter dan Pertamax Pertashop Rp15.150 per liter. Di FTZ Batam, Pertamax berada di level Rp15.500 per liter, Pertamax Pertashop Rp15.400 per liter, Dexlite Rp21.850 per liter, dan Pertamina Dex Rp23.550 per liter.
Perbedaan serupa juga terlihat di wilayah lain yang dikelompokkan dalam daftar harga Pertamina. Di Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung, harga kembali mengacu pada skema yang sama seperti Aceh dan Sumatera Utara.
BBM diesel tetap diposisikan untuk mesin modern
Untuk kendaraan diesel, Pertamina menyediakan Dexlite dan Pertamina Dex sebagai opsi bagi mesin diesel modern. Keduanya memiliki angka cetane lebih tinggi dibandingkan Biosolar, sehingga mendukung proses pembakaran yang lebih optimal dan performa mesin yang lebih baik.
Di Jawa dan Bali, Dexlite dipasarkan Rp23.000 per liter dan Pertamina Dex Rp24.800 per liter. Di Kalimantan Barat, Tengah, dan Timur, harga Dexlite berada di Rp23.500 per liter, sedangkan Pertamina Dex Rp25.350 per liter.
Sebaran harga nasional masih beragam
Di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara, Pertamax tercatat Rp17.000 per liter, Pertamax Turbo Rp21.650 per liter, Dexlite Rp24.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp25.900 per liter. Sementara itu, seluruh wilayah Sulawesi berada pada pola harga yang sama dengan Kalimantan Barat, Tengah, dan Timur.
Di Maluku dan Maluku Utara, Pertamax dipasarkan Rp16.650 per liter, Pertamax Pertashop Rp16.550 per liter, dan Dexlite Rp23.500 per liter. Untuk Papua Barat dan Papua Barat Daya, Pertamax juga berada di Rp16.650 per liter, dengan Dexlite Rp23.500 per liter dan Pertamina Dex Rp25.350 per liter.
Beberapa wilayah tidak menjual seluruh varian
Tidak semua daerah memiliki ketersediaan produk yang sama. Di FTZ Sabang, Pertamax Turbo dan Pertamax Green 95 tidak tercantum, sementara di Maluku dan Maluku Utara Pertamax Turbo serta Pertamax Green 95 juga tidak tersedia dalam daftar harga yang berlaku.
Pola serupa terlihat di Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah, yang mencantumkan Pertamax Rp16.650 per liter, Pertamax Pertashop Rp16.550 per liter, Pertalite Rp10.000 per liter, Dexlite Rp23.500 per liter, serta Biosolar Subsidi Rp6.800 per liter. Di Papua, Pertamina Dex juga tidak tercantum dalam daftar harga yang dipublikasikan.
Harga BBM nonsubsidi saat ini tetap bervariasi berdasarkan jenis produk dan daerah pemasaran. Karena itu, pemilik kendaraan disarankan memilih bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan dan karakter penggunaan kendaraan agar performa serta efisiensi tetap terjaga.
