Arti Lambang Gunung Kecil di Ban, Ternyata Lolosnya Lewat Uji Es dan Salju Ketat

Author: Qoo Media

Simbol gunung kecil dengan kepingan salju di dinding ban ternyata bukan sekadar ornamen. Tanda 3PMSF, singkatan dari three-peak mountain snowflake, menunjukkan bahwa ban itu sudah lolos uji performa standar di salju, bukan hanya diberi label oleh pabrikan.

Bagi banyak pengemudi, simbol itu penting karena membedakan ban all-weather dari ban all-season biasa. Ban all-season memang serbaguna, tetapi performanya punya batas jelas saat jalan benar-benar bersalju atau licin es.

Apa arti 3PMSF pada ban

Berbeda dari tulisan M+S yang umum terlihat pada banyak ban all-season, 3PMSF adalah rating berbasis performa. Label M+S hanya ditetapkan pabrikan berdasarkan geometri tapak, sedangkan 3PMSF baru bisa dipakai setelah ban melewati pengujian standar ASTM F1805.

Untuk mendapatkan simbol itu, ban harus mencatat traksi akselerasi setidaknya 12% lebih baik daripada reference test tire atau SRTT. Standar yang dipakai juga telah berubah, dari ban P195/75 R14 dengan ambang minimum 10% menjadi P225/60 R16 menurut ASTM F2493 terbaru.

Pengujian itu tidak dilakukan sembarangan. ASTM meminta sejumlah parameter dipenuhi lebih dulu, termasuk menyiapkan permukaan salju dan mengukur shear strength salju dengan CTI penetrometer.

Permukaan yang dipilih adalah salju dengan kepadatan menengah. Karena itu, suhu udara tidak boleh melebihi 38 derajat Fahrenheit, sementara suhu permukaan salju harus berada di kisaran 5 hingga 25 derajat Fahrenheit.

Setelah kondisi siap, ban uji dipasang pada truk khusus. Ban lalu diputar untuk mengukur traction coefficient dan menilai performa tariknya dibandingkan ban referensi.

Mengapa simbol itu belum menceritakan semuanya

Meski 3PMSF menunjukkan ban bisa bekerja lebih baik di salju daripada ban biasa, hasil tes itu tidak mencakup pengereman atau menikung. Tire Rack menyebut celah ini sebagai salah satu alasan mengapa sebagian ban all-season kadang tampil lebih baik di dunia nyata daripada beberapa ban all-weather berlabel 3PMSF.

Artinya, simbol tersebut berguna, tetapi tidak menjelaskan seluruh karakter ban di jalan. Untuk pengemudi, 3PMSF lebih tepat dibaca sebagai indikator kemampuan traksi di salju, bukan jaminan performa total dalam semua situasi musim dingin.

Saat kebutuhan berubah menjadi grip es

Di atas ban all-weather, ada juga ban musim dingin tertentu yang membawa simbol lain di dinding ban. Simbol itu adalah Ice Grip, bergambar gunung berlapis es, dan dipakai untuk menandai ban yang lolos tes pengereman standar ISO 19447:2021 dari International Organization for Standardization.

Tanda ini membantu membedakan ban yang unggul di salju dari ban yang benar-benar kuat saat berhenti di atas es. Salah satu contoh yang disebut memiliki simbol itu adalah Nokian Hakkapeliitta R5, yang juga termasuk salah satu pilihan teratas Consumer Reports untuk ban musim dingin.

Untuk mencantumkan simbol Ice Grip, ban harus menjalani beberapa putaran uji rem di permukaan es datar yang dipoles. Ban tersebut harus memberi grip minimal 18% lebih baik daripada reference tire, menurut ASTM F2493.

Kondisi pengujiannya juga ketat. Permukaan es dijaga pada suhu 5 hingga 23 derajat Fahrenheit, sementara suhu udara yang diukur 3 kaki di atas permukaan harus berada di antara 5 hingga 39 derajat Fahrenheit, tanpa hujan atau salju.

Proses yang lebih panjang dari yang terlihat di sisi ban

Pengujian Ice Grip juga memakai kendaraan uji dengan ABS yang mendukung banyak ukuran roda. Ban diisi angin sesuai rekomendasi pabrikan, lalu dijalankan di aspal kering sejauh 62 miles untuk masa pemakaian awal sebelum tes utama dimulai.

Tes utamanya terdiri dari serangkaian pengereman dalam tiga siklus uji terpisah. Ban kemudian dinilai dari grip setelah berhenti total dari kecepatan antara 12 dan 15 mph.

Kehadiran rating Ice Grip memberi lapisan informasi tambahan bagi konsumen. Jika 3PMSF menandakan kemampuan traksi di salju, maka Ice Grip lebih spesifik lagi dalam menunjukkan seberapa baik ban berhenti di atas es.

Terbaru