Quattroporte Baru Maserati Bisa Jadi Sedan-Rasa Crossover, Terinspirasi AMC Eagle

Author: Qoo Media

Maserati tampaknya sedang menyiapkan arah baru untuk Quattroporte berikutnya, dan arah itu tidak lagi sesederhana sedan mewah biasa. Petunjuk dari petinggi merek Italia ini mengarah ke mobil yang berada di antara sedan dan crossover, sebuah formula yang mengingatkan pada konsep lifted sedan atau wagon tangguh ala AMC Eagle.

Isyarat tersebut muncul setelah Maserati mengonfirmasi rencana dua kendaraan E-segment baru. Salah satunya diyakini sebagai penerus Levante, sementara yang lain masih diselimuti teka-teki meski teaser yang beredar sempat memberi kesan mobil itu bisa berupa sports car, grand tourer, atau four-door coupe.

Namun, pernyataan COO Maserati Santo Ficili membuat kemungkinan sedan berwajah baru itu semakin kuat. Dalam pembahasan tentang facelift Grecale dan jajaran GranTurismo, Ficili menyebut bahwa interpretasi modern atas sedan bisa berubah dan masih ada ruang untuk model yang “sedikit lebih mampu” namun tetap agresif.

Sedan yang tidak lagi murni sedan

Pernyataan Ficili memberi petunjuk bahwa Quattroporte generasi berikutnya mungkin tidak mengikuti rumus lama yang dipakai pada Ghibli dan Quattroporte sebelumnya. Ia juga mengatakan bahwa nama Quattroporte mencari sesuatu yang baru, karena masih ada jembatan yang belum benar-benar dibangun antara SUV dan sedan.

Gagasan itu langsung mengingatkan pada AMC Eagle, model klasik yang sering dijadikan contoh ketika pabrikan mencoba menggabungkan karakter mobil penumpang dengan kemampuan lebih santai di permukaan kasar. Bukan hanya AMC Eagle, pasar juga pernah melihat eksperimen serupa lewat Volvo S60 Cross Country, Toyota Crown, hingga wagon tangguh seperti Audi A6 Allroad.

Walau begitu, banyak merek juga gagal menghadirkan perpaduan dua dunia yang benar-benar meyakinkan. Itu membuat arah baru Maserati terasa menarik sekaligus penuh risiko, terutama jika Quattroporte harus tampil lebih tinggi dan lebih fleksibel tanpa kehilangan identitas sporty-nya.

Permintaan pasar dan warisan E-segment

Chief Marketing Officer Maserati Cristiano Fiorio memberi konteks penting lain. Ia mengatakan merek tersebut saat ini tidak hadir di E-segment, padahal segmen itu menyimpan warisan penting bagi Quattroporte dan Ghibli sedan.

Fiorio juga menyebut bahwa Maserati sedang mengembangkan model baru karena ada permintaan spesifik dari pelanggan. Pernyataan ini memperkuat kesan bahwa proyek tersebut bukan sekadar eksperimen desain, melainkan respons terhadap kebutuhan pasar yang ingin melihat Maserati kembali di kelas yang pernah menjadi bagian inti sejarahnya.

Dua kendaraan E-segment itu diperkirakan hadir sebelum 2030. Meski begitu, rekam jejak Maserati dalam soal ketepatan jadwal belum selalu mulus, sehingga target waktu tersebut masih perlu dibaca dengan hati-hati.

Masih banyak yang disimpan rapat

Di tengah spekulasi soal bentuk akhirnya, Maserati juga disebut tengah menjalankan pembicaraan kemitraan. Informasi lebih jauh disebut akan muncul pada Desember, yang berpotensi memberi petunjuk lebih jelas tentang arah teknis maupun posisi model baru ini dalam lini produk merek tersebut.

Untuk saat ini, yang paling menonjol adalah satu hal: Quattroporte berikutnya tampaknya tidak hanya akan menjadi pengganti sedan lama. Maserati sedang membuka kemungkinan untuk model yang mengisi ruang kosong antara sedan dan SUV, dan justru di situlah daya tarik terbesarnya.

Source: www.carscoops.com
Terbaru