Hyundai Kona Baru Tinggalkan Gaya Aneh, Desain Boxy Ini Siap Ubah Karakternya

Author: Qoo Media

Hyundai Kona generasi berikutnya diperkirakan meninggalkan pendekatan desain yang serba nyentrik dan bergerak ke arah yang lebih tegas. Prototipe yang sedang diuji memperlihatkan bahasa desain yang lebih kotak, lebih bersih, dan tampak lebih tenang dibanding Kona yang dikenal dengan gaya “wacky”.

Perubahan itu penting karena Kona saat ini baru berusia sekitar tiga setengah tahun sejak generasi keduanya diperkenalkan. Hyundai disebut sudah mengerjakan model baru yang dijadwalkan hadir paling lambat pada tahun model 2028.

Wajah depan tetap terpisah, tapi lebih sederhana

Berdasarkan foto prototipe, Hyundai masih mempertahankan konsep lampu depan terpisah. Namun, bilah lampu LED penuh lebar yang ada pada model sekarang tampaknya akan diganti dengan daytime running lights bergaya pixel.

Posisi lampu utama tetap berada di bawah DRL, tetapi kemungkinan tidak lagi ditempatkan di area berbentuk segitiga seperti pada Kona saat ini. Secara keseluruhan, bagian depan generasi ketiga Kona terlihat lebih rapi dan lebih kalem.

Pendekatan itu menandai arah baru Hyundai untuk model ini. Alih-alih menonjolkan kesan unik hanya demi terlihat berbeda, Kona baru justru mengarah ke tampilan yang lebih matang dan understated.

Siluet makin kotak dan tegas

Perubahan paling jelas juga terlihat dari bentuk bodi. Seperti beberapa model Hyundai lain, Kona baru tampak memakai proporsi yang lebih boxy daripada pendahulunya.

Pilar A yang tajam dan jendela samping yang minim lengkungan memberi kesan geometris yang kuat. Spion baru juga terlihat pada prototipe, lengkap dengan lampu sein yang didesain ulang.

Bagian belakang masih ditutup rapat oleh kamuflase, sehingga detail pastinya belum terlihat jelas. Meski begitu, berdasarkan bahasa desain di depan, bagian belakang diperkirakan juga akan memiliki lebih sedikit lekukan dan memakai lampu belakang LED baru.

Interior ikut berubah total

Foto interior belum memperlihatkan kabin secara utuh, tetapi ada satu layar besar yang terlihat di dalam prototipe. Layar itu tampaknya hanya dipakai untuk pengujian karena dipasang dengan suction cup ke kaca depan.

Saat Kona baru meluncur, model ini diperkirakan menjadi salah satu Hyundai terbaru yang memakai sistem infotainment Pleos Connect. Sistem itu menggunakan layar besar bergaya tablet di tengah dashboard.

Bakal hadir dalam banyak pilihan penggerak

Kona baru disebut akan dibangun di atas platform K3 terbaru milik Hyundai. Model ini juga diperkirakan hadir dalam versi mesin bensin, hybrid, dan listrik murni.

Ada juga kemungkinan varian hybrid range-extender masuk ke jajaran produk, meski opsi itu belum dikonfirmasi. Jika benar ditawarkan, Kona generasi berikutnya akan menjadi salah satu model Hyundai dengan spektrum powertrain yang paling luas.

Peralihan desain dan teknologi ini menunjukkan strategi yang berbeda dari Hyundai untuk Kona berikutnya. Model ini tampaknya tidak lagi mengejar kesan aneh dan mencolok, melainkan tampil lebih lurus, lebih bersih, dan lebih siap untuk pasar yang semakin menuntut efisiensi serta pilihan elektrifikasi.

Source: www.carscoops.com
Terbaru