Nio Perkuat Basis Eropa, Hub Rekayasa Baru Di Inggris Jadi Senjata Globalnya

Author: Qoo Media

Nio menandai 10 tahun pusat R&D-nya di Inggris dengan langkah yang lebih besar dari sekadar perayaan. Di Witney, Oxfordshire, perusahaan itu meresmikan fasilitas engineering baru untuk memperkuat posisi Inggris sebagai basis R&D luar negeri paling awal milik Nio.

Acara pada 18 Juni waktu setempat itu dihadiri perwakilan pemerintah China dan Inggris, mitra, serta media. Dalam momen yang sama, Nio juga membuka fasilitas engineering anyar yang disebut menjadi babak baru bagi jejak rekayasa global perusahaan.

Pusat R&D Inggris telah lama memegang peran penting dalam sistem engineering Nio. Selama satu dekade, tim di sana berkembang dari salah satu basis luar negeri paling awal menjadi simpul utama dalam jaringan R&D global perusahaan.

Kontribusi tim Inggris juga meluas ke banyak model produksi dan program teknologi penting. Nio menyebut para engineer di Inggris terlibat erat sejak EP9, electric supercar milik perusahaan, hingga ET9, sedan flagship listrik kelas eksekutif.

Selain pengembangan kendaraan, tim ini membangun keahlian di bidang vehicle engineering development, optimisasi dinamika kendaraan, dan teknologi simulasi lanjutan. Kemampuan mereka juga mencakup homologasi Eropa dan kolaborasi R&D lintas wilayah.

Fasilitas engineering yang baru dibuka dirancang untuk memperkuat kemampuan Nio dalam pengembangan teknik dan validasi teknologi canggih. Perusahaan juga menyebut fasilitas itu akan mendukung inovasi global yang lebih kolaboratif untuk produk dan terobosan teknologi berikutnya.

Langkah ini datang ketika Nio menata ulang ekspansi luar negeri sambil menjaga disiplin biaya. Perusahaan perlahan menggeser operasi Eropa ke model yang lebih asset-light.

Perubahan itu sudah terlihat di sejumlah pasar Eropa. Selain Norwegia yang tetap memakai model penjualan langsung karena penetrasi EV yang sangat tinggi, operasi di Jerman, Belanda, dan Swedia bergerak menuju model distributor.

Di saat yang sama, Nio terus memperluas jejak ritel dengan pendekatan serupa. Pekan lalu, perusahaan membuka Nio House lokal pertamanya di Yunani bersama mitra Motodynamics, dan format itu juga mengikuti strategi asset-light di Eropa.

Bagi Nio, Inggris tetap relevan bukan hanya sebagai lokasi historis, tetapi juga sebagai simpul kerja sama teknologi. Perusahaan mengatakan akan memperdalam kolaborasi dengan perusahaan lokal, universitas, dan lembaga riset di Inggris dan Eropa.

Strategi itu sejalan dengan ambisi global Nio yang lebih luas. Perusahaan ingin memperluas jaringan R&D internasional sambil memperlebar batas inovasi teknologi demi menghadirkan pengalaman mobilitas listrik pintar yang lebih baik bagi pengguna di berbagai pasar.

Sorotan lain dari acara ini adalah kehadiran Firefly, merek mobil kompak premium Nio. Brand itu berencana masuk ke pasar Inggris pada 2026, menurut presiden Firefly Daniel Jin pada November 2025.

Firefly juga tengah memperkuat posisinya di pasar berpenggerak kanan yang tidak terkena tarif hukuman atas mobil listrik China. Merek itu sudah hadir di Singapura dan Thailand, serta turut dipamerkan di Hong Kong Auto Show yang sedang berlangsung.

Source: cnevpost.com
Terbaru