Kecepatan Di Area Parkir Ternyata Rendah Banget, Ini Alasan Yang Sering Diremehkan

Batas kecepatan di area parkir ternyata bukan sekadar formalitas kecil. Di tempat yang terasa pelan itu, risiko justru tetap tinggi karena banyak kendaraan bergerak, pejalan kaki berseliweran, dan perhatian pengemudi mudah terpecah.

Data Insurance Institute for Highway Safety (IIHS) menunjukkan sekitar satu dari lima kecelakaan terjadi saat mencoba memarkir mobil di toko bahan pangan atau pusat belanja. Angka itu membuat area parkir terlihat jauh lebih berbahaya daripada kesan amannya selama ini.

Mengapa area parkir tetap berisiko

Area parkir sering membingungkan, terutama bagi pengemudi yang belum mengenal tata letaknya. Banyak orang juga sibuk mencari slot kosong, sehingga fokus ke jalan berkurang.

Visibilitas di tempat seperti ini sering terbatas oleh deretan mobil yang sudah terparkir. Kondisinya makin rumit karena ada banyak pejalan kaki, termasuk anak kecil, yang bisa muncul di mana saja.

Karena alasan itu, kecepatan di area parkir biasanya dibuat rendah. Patokannya umumnya berada di kisaran 5 hingga 15 mph, jauh lebih pelan dibanding jalan raya biasa.

Kalau tidak ada rambu, seberapa cepat boleh melaju

Di banyak lokasi, area parkir berada di properti pribadi. Itu berlaku untuk lahan bisnis, pusat belanja, sampai kompleks apartemen.

Sebagian pemerintah daerah mungkin punya aturan soal batas kecepatan di area parkir. Namun, di properti pribadi, pemilik lahan tetap menentukan apakah batas itu dipasang dan berapa angkanya.

Jika tidak ada rambu yang terlihat, National Motorist Association menyarankan pengemudi tidak melebihi 15 mph di area parkir mana pun. Batas ini menjadi acuan praktis ketika papan petunjuk tidak tersedia.

Langkah sederhana untuk mengurangi risiko

Mematuhi batas kecepatan adalah langkah paling dasar untuk mencegah kecelakaan. The Network of Employers for Traffic Safety, atau NETS, juga menyarankan pengemudi untuk mundur ke slot parkir bila memungkinkan, selama slot tersebut tidak miring.

Teknik itu membantu saat harus keluar dari tempat parkir karena mobil akan menghadap ke depan. Visibilitas pun menjadi lebih baik saat kendaraan mulai bergerak lagi.

Pengemudi juga perlu masuk dan keluar slot dengan pelan serta waspada terhadap kendaraan lain di sekitar. Di ruang yang sempit dan ramai, jeda singkat untuk mengecek situasi bisa membantu mencegah benturan kecil yang berujung masalah besar.

Jika kecelakaan sudah terjadi

Langkah pertama adalah memeriksa apakah ada korban luka, bahkan jika tabrakannya terasa pelan. Setelah itu, hubungi 911 bila diperlukan.

Jika tidak ada yang terluka, polisi tetap sebaiknya dipanggil agar ada laporan resmi untuk perusahaan asuransi. Setelah itu, tukar informasi asuransi dengan pengemudi lain, dokumentasikan lokasi kejadian, lalu laporkan insiden ke asuransi sesegera mungkin.

Kerusakan yang tampak ringan tidak selalu berarti urusan selesai. Di area parkir, kejadian berkecepatan rendah tetap bisa menimbulkan konsekuensi administratif dan klaim yang perlu ditangani dengan benar.

Terkait