Geely EX5 mulai mencuri perhatian di pasar mobil listrik Indonesia sepanjang Juni 2026. SUV listrik asal China ini tampil sebagai penantang langsung BYD Atto 3 dan Chery Omoda E5, terutama karena menawarkan tenaga besar, jarak tempuh panjang, dan fitur yang cukup lengkap di kelas harga Rp400–500 jutaan.
Di tengah naiknya minat masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi, posisi EX5 menjadi menarik karena hadir sebagai opsi yang tidak bermain di segmen premium. Model ini juga tersedia dalam dua varian, Pro dan Max, sehingga konsumen bisa memilih paket yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan anggaran.
Harga OTR Geely EX5 Juni 2026
Untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, harga OTR Geely EX5 berada di rentang Rp465 juta hingga Rp512 juta. Varian EX5 Pro dibanderol Rp465.000.000–Rp475.000.000, sedangkan EX5 Max berada di kisaran Rp505.000.000–Rp512.000.000.
Sejumlah jaringan dealer Geely juga masih memberi program penjualan selama periode Juni 2026. Kondisi ini membuka peluang bagi calon pembeli untuk mendapat penawaran yang lebih menarik saat melakukan transaksi.
Beda Pro dan Max ada di fitur
Geely EX5 Pro dan Max memakai motor listrik, baterai, dan platform yang sama. Artinya, performa dan jarak tempuh keduanya tidak jauh berbeda, sementara pembeda utama ada pada fitur kenyamanan, teknologi kabin, dan sistem keselamatan.
Varian Pro sudah dibekali layar infotainment besar, panel instrumen digital, jok elektrik, panoramic sunroof, wireless charger, kamera 360 derajat, serta fitur keselamatan aktif dasar. Paket ini cukup untuk pengguna yang mencari SUV listrik fungsional untuk mobilitas harian.
EX5 Max hadir dengan perlengkapan yang lebih lengkap. Varian ini mendapat head-up display, sistem audio premium, serta paket ADAS yang lebih menyeluruh seperti Adaptive Cruise Control, Lane Keep Assist, Blind Spot Detection, Rear Cross Traffic Alert, dan Automatic Emergency Braking.
Spesifikasi yang jadi modal utama
Di atas kertas, Geely EX5 membawa motor listrik bertenaga sekitar 214 hp dengan torsi 320 Nm. Baterainya berkapasitas 60,2 kWh dan klaim jarak tempuhnya mencapai sekitar 495 km dalam pengujian NEDC.
Angka itu membuat EX5 menjadi salah satu SUV listrik yang cukup menonjol di kelasnya. Klaim jarak tempuh yang panjang juga menjadi nilai jual penting bagi pengguna yang sering bepergian jauh dan ingin mengurangi frekuensi pengisian daya.
Head-to-head dengan BYD Atto 3 dan Omoda E5
Persaingan EX5 di segmen ini tidak ringan karena lawannya sudah lebih dulu dikenal konsumen Indonesia. BYD Atto 3 Superior dan Chery Omoda E5 sama-sama hadir dengan konfigurasi penggerak depan, panoramic sunroof, V2L, dan fitur ADAS.
Secara tenaga, EX5 unggul dengan 214 hp, dibanding BYD Atto 3 yang mencatat 201 hp dan Omoda E5 di 204 hp. Dari sisi torsi, Omoda E5 memimpin dengan 340 Nm, sedangkan EX5 mencatat 320 Nm dan Atto 3 310 Nm.
Dari sisi baterai, EX5 memakai 60,2 kWh, Atto 3 60,5 kWh, dan Omoda E5 61 kWh. Namun klaim jarak tempuh EX5 menjadi yang paling panjang di antara ketiganya, yakni sekitar 495 km NEDC, diikuti Atto 3 sekitar 480 km NEDC dan Omoda E5 sekitar 430 km NEDC.
Siapa yang paling cocok?
Geely EX5 Pro cocok untuk pembeli yang ingin SUV listrik dengan performa dan jarak tempuh yang sama seperti varian atas, tetapi tanpa membayar fitur tambahan. Pilihan ini tetap menawarkan perlengkapan dasar yang tergolong lengkap di segmennya.
EX5 Max lebih menarik bagi konsumen yang mencari pengalaman berkendara lebih modern dengan ADAS yang lebih lengkap dan fitur premium tambahan. Di sisi lain, BYD Atto 3 tetap kuat berkat reputasi merek dan teknologi Blade Battery, sementara Omoda E5 menonjol lewat desain futuristis dan paket fitur yang melimpah.
Dengan kombinasi harga, tenaga, dan jarak tempuh yang kompetitif, Geely EX5 kini masuk ke daftar SUV listrik yang layak dipertimbangkan di Indonesia. Persaingan di kelas ini pun makin ketat karena setiap model membawa keunggulan masing-masing untuk kebutuhan keluarga dan mobilitas harian.
