Wuling Motors memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik Indonesia lewat kerja sama yang lebih dekat dengan Grab Indonesia. Melalui GrabRentals, Wuling New BinguoEV Lite kini dipilih sebagai armada untuk mendukung layanan transportasi berbasis aplikasi yang membutuhkan kendaraan efisien dan mudah dioperasikan.
Kolaborasi ini menegaskan bahwa kendaraan listrik tidak hanya masuk ke pasar ritel, tetapi juga semakin dipercaya untuk kebutuhan operasional armada. Serah terima kendaraan berlangsung di Jakarta pada 19 Juni 2026 sebagai penanda kerja sama yang diposisikan kedua perusahaan sebagai langkah strategis dalam membangun ekosistem mobilitas ramah lingkungan.
Kepercayaan pada armada listrik
President Director Wuling Motors, Tang Wensheng, menyebut kerja sama ini bukan sekadar transaksi bisnis. Ia menilai pembelian kendaraan dalam jumlah besar menunjukkan kepercayaan yang kuat dan visi yang selaras antara Wuling Indonesia dan GrabRentals Indonesia.
Dari sisi GrabRentals, kehadiran Wuling diharapkan memperkuat ketersediaan kendaraan listrik untuk ekspansi armada. Director of GrabRentals Indonesia, Halim Wijaya, mengatakan kebutuhan kendaraan listrik memang menjadi salah satu pendorong utama pengembangan operasional mereka.
Langkah ini juga sejalan dengan target Grab di Indonesia yang terus memperluas pemanfaatan kendaraan listrik. Saat ini, lebih dari 14.000 kendaraan listrik telah beroperasi dalam ekosistem Grab di Indonesia.
BinguoEV Lite untuk mobilitas harian
Wuling New BinguoEV Lite dipilih karena menawarkan desain ikonik dan kemudahan penggunaan untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari. Model hatchback listrik ini diposisikan sebagai kendaraan yang relevan untuk armada berbasis aplikasi yang menuntut kepraktisan dan efisiensi.
Dari sisi teknis, BinguoEV Lite dibekali baterai LFP berkapasitas 31,9 kWh. Mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 333 kilometer berdasarkan standar CLTC.
Fitur lain yang disematkan mencakup smartphone interconnection dan pengisian daya cepat. Waktu pengisian dari 30 persen ke 80 persen disebut sekitar 35 menit, sehingga kendaraan dapat kembali beroperasi lebih cepat dalam ritme harian armada.
Dukungan operasional di lapangan
Kerja sama Wuling dan GrabRentals tidak berhenti pada penyerahan unit kendaraan. Wuling juga menyiapkan dukungan purna jual, bantuan teknis, serta program pelatihan bagi mitra pengemudi dan mekanik.
Dukungan tersebut penting untuk menjaga operasional armada listrik tetap berjalan stabil di lapangan. Dalam model bisnis transportasi berbasis aplikasi, kesiapan layanan setelah penjualan sering menjadi faktor penentu agar kendaraan bisa dimanfaatkan secara optimal oleh mitra.
Kolaborasi ini sekaligus menunjukkan bahwa adopsi kendaraan listrik di Indonesia mulai bergerak ke level yang lebih matang. Kehadiran armada baru dari Wuling di GrabRentals memperlihatkan bagaimana produsen otomotif dan penyedia layanan mobilitas kini makin aktif membangun rantai ekosistem kendaraan listrik dari produk, operasional, hingga perawatan.
Source: www.bincangbincangmobil.com






