MG Motor kembali jadi sorotan setelah muncul spyshot mobil misterius di India yang bentuk bodinya disebut sangat mirip dengan Wuling Eksion. Dari tampilan luar, model itu terlihat seperti versi MG dari SUV yang juga dikenal sebagai Wuling Starlight 560 di pasar global.
Langkah ini menarik karena MG memang punya rekam jejak memakai model rebadge di India. Salah satu contohnya adalah Hector, yang dikenal sebagai kembaran Wuling Almaz dan hanya dipasarkan di negara tersebut.
Rebadge Wuling yang Belum Selesai
Kehadiran model baru ini memberi sinyal bahwa MG Motor belum berhenti meminjam basis produk Wuling untuk pasar India. Dari spyshot yang beredar, sosok mobilnya tampak membawa bahasa desain yang dekat dengan Eksion, terutama pada bentuk bodi dan lampu depan.
Pola seperti ini bukan hal baru bagi MG di India. Produsen asal Inggris-Tiongkok itu kerap menghadirkan model kembaran yang dijual terbatas di negara tersebut, tanpa dibawa ke pasar lain.
Eksion sendiri sudah punya posisi yang kuat di pasar asalnya. Wuling kemudian membawanya ke Indonesia pada awal tahun 2026 dengan nama Eksion, dan model ini langsung menyasar konsumen yang mencari SUV PHEV atau listrik dengan harga terjangkau.
Kemiripan Eksterior dan Interior
Karena berstatus rebadge, versi MG diperkirakan tidak akan berbeda jauh dari Eksion. Keduanya sama-sama tampil sebagai SUV boxy, tetapi tetap membawa kesan modern dan sporty untuk kelas medium SUV.
Bagian kabinnya juga berpotensi mempertahankan banyak elemen yang sama. Fitur yang terlihat pada Eksion mencakup panel instrumen digital 8,8 inci, headunit 12,8 inci, sistem audio enam speaker, dan ADAS.
Belum ada sinyal kuat bahwa MG akan memberi ubahan besar pada model barunya itu. Pada beberapa proyek rebadge sebelumnya, perubahan yang dilakukan biasanya hanya sebatas identitas merek dan detail tertentu agar tetap mudah dibedakan.
Pilihan Mesin Eksion Jadi Acuan
Eksion sendiri ditawarkan dengan dua pilihan penggerak. Opsi pertama memakai mesin bensin 1.500 cc naturally-aspirated yang dipadukan dengan motor listrik dan baterai 20,5 kWh.
Kombinasi itu menghasilkan tenaga 197 dk dan torsi 230 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam diklaim tuntas dalam 9,7 detik.
Pilihan kedua memakai motor listrik dengan baterai 56,7 kWh. Varian ini mampu melaju hingga 500 km dalam sekali pengisian daya penuh.
Masih Jadi Teka-teki untuk Pasar Indonesia
Untuk saat ini, model rebadge baru MG itu masih dikaitkan dengan India. Seperti Hector, model sejenis dari MG biasanya dijual terbatas di negara tersebut dan tidak ikut dipasarkan ke luar negeri, termasuk Indonesia.
Di sisi lain, MG Motor masih memperluas lini produknya di Indonesia. Model terbaru yang mereka rilis di pasar ini adalah S5 EV, dan sebelumnya mereka juga menghadirkan MG VS HEV.
MG kini memang terlihat lebih fokus pada SUV, termasuk mobil listrik dan model ramah lingkungan. Selain itu, mereka juga punya portofolio yang lebih luas di pasar global, mulai dari 4 EV hingga Cyberster, meski yang dijual di Indonesia saat ini masih sebatas lini SUV.
Source: ridertua.com






