He Xiaopeng kembali masuk ke orbit Alibaba lewat kursi dewan Ant Group, langkah yang langsung menarik perhatian karena ia bukan sekadar eksekutif kendaraan listrik biasa. Penunjukan ini menempatkan chairman dan CEO Xpeng itu dalam posisi yang akan ikut memberi masukan dan pengawasan terhadap strategi AI Ant di level dewan.
Ant Group, yang didukung Alibaba, telah merampungkan reshuffle dewan dan menunjuk He sebagai direktur independen. Pengumuman itu muncul di situs Ant pada Senin, 22 Juni, bersamaan dengan masuknya Bai Chongen, dekan School of Economics and Management Tsinghua University, serta Tsang Shun-fu, mantan CEO Deloitte China, sebagai direktur independen baru.
Komposisi dewan Ant tetap berjumlah sembilan orang setelah perubahan ini. Porsi direktur independen juga tetap lebih dari 50%, sementara Laura Cha, mantan chairman Hong Kong Exchanges and Clearing, dan akademisi AI Zhang Hongjiang mempertahankan kursi mereka.
Menurut beberapa laporan media lokal, tiga direktur independen baru akan bergabung dengan Cha dan Zhang untuk memberi nasihat sekaligus mengawasi strategi AI Ant di tingkat dewan. Penempatan itu menegaskan bahwa AI menjadi salah satu fokus tata kelola perusahaan dalam fase baru restrukturisasi ini.
Kehadiran He Xiaopeng punya bobot khusus karena hubungannya dengan Alibaba sudah berlangsung lama. Ant sendiri tumbuh dari Alipay, yang awalnya dibuat untuk mengatasi persoalan kepercayaan dalam transaksi Taobao, dan Alibaba masih memegang sekitar sepertiga saham Ant melalui anak usaha.
He juga bukan nama baru di ekosistem Alibaba. Ia adalah salah satu pendiri UCWeb, perusahaan induk UC Browser, lalu bergabung ke Alibaba setelah perusahaan itu mengakuisisi UCWeb sepenuhnya pada 2014 dengan nilai sekitar $4,35 miliar.
Selama di Alibaba, He sempat menduduki sejumlah jabatan senior. Posisi yang pernah dipegangnya termasuk president of the Alibaba Mobile Business Group dan chairman of Alibaba Games sebelum ia resmi keluar pada 2017 untuk fokus memimpin Xpeng.
Hubungan bisnis Alibaba dan Xpeng sempat menjadi sangat erat setelah itu. Ketika Xpeng melantai di bursa AS pada 2020, Taobao China milik Alibaba memegang 14,4% saham dan menjadi pemegang saham eksternal terbesar.
Namun, kedekatan kedua perusahaan itu mulai merenggang dalam beberapa tahun terakhir. Sejak akhir 2023, Alibaba berulang kali memangkas kepemilikan di Xpeng, dan seiring itu para eksekutif Alibaba juga perlahan keluar dari dewan Xpeng.
Meski begitu, Alibaba sebelumnya mengatakan akan tetap mendukung pengembangan teknologi Xpeng di tingkat infrastruktur cloud dan AI. Kini, dengan He kembali ke inti ekosistem Alibaba sebagai direktur independen Ant, hubungan keduanya kembali terlihat beririsan di wilayah AI dan teknologi strategis.
Di sisi lain, pengalaman He di Xpeng juga memberi konteks penting bagi langkah ini. Xpeng telah lama menempatkan autonomous driving sebagai inti bisnisnya, dan arsitektur listrik serta elektroniknya dinilai termasuk yang paling mendekati Tesla di antara startup EV China.
Latar belakang itu membuat He berpotensi membawa sudut pandang lintas industri ke Ant, terutama di bidang penerapan AI. Penunjukannya juga memperlihatkan bahwa jejaring Alibaba, Ant, dan para pelaku teknologi China besar masih saling terhubung meski kepemilikan saham dan kursi dewan sempat berubah.
