ComfortDelGro Dan Pony.ai Luncurkan Robotaxi Publik Di Singapura, Punggol Jadi Panggung Transportasi Tanpa Sopir

Author: Qoo Media

Singapura resmi membuka babak baru transportasi perkotaan dengan hadirnya layanan robotaxi komersial untuk masyarakat umum. Kolaborasi ComfortDelGro dan Pony.ai membuat taksi tanpa sopir kini bisa dipesan langsung oleh warga di kawasan Punggol.

Layanan ini menjadi lompatan penting karena sebelumnya akses robotaxi masih terbatas lewat sistem undangan. Kini, pemesanan dilakukan lewat aplikasi Zig milik ComfortDelGro, sehingga masyarakat umum bisa mencoba mobilitas otonom secara lebih praktis.

Pusat layanan di Punggol

Armada robotaxi difokuskan di sejumlah titik strategis di Punggol. Kendaraan ini dirancang untuk menghubungkan area permukiman dengan pusat fasilitas publik seperti Punggol Coast Mall, Punggol Coast MRT Station, One Punggol, Oasis Terrace, dan Punggol Plaza.

Pola operasional tersebut menunjukkan bahwa robotaxi tidak hanya diposisikan sebagai demonstrasi teknologi. Layanan ini diarahkan untuk menjadi bagian dari perjalanan harian warga di lingkungan yang sudah memiliki jaringan mobilitas dan fasilitas publik yang padat.

Langkah penting bagi Pony.ai

Bagi Pony.ai, peluncuran ini menjadi pijakan besar untuk memperluas bisnis kendaraan otonom di luar China. Perusahaan itu menargetkan lebih dari 3.500 armada robotaxi di lebih dari 20 kota pada akhir tahun 2026, dengan Singapura sebagai salah satu pasar internasional utamanya.

Pendiri sekaligus CEO Pony.ai, James Peng, menyebut perusahaan berkomitmen menyempurnakan performa teknologi melalui penerapan langsung di dunia nyata. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan regulator, ComfortDelGro, dan masyarakat setempat.

Peng menegaskan fokus Pony.ai tetap pada mobilitas otonom yang aman, andal, dan nyaman. Ia menyebut layanan ini dirancang untuk melengkapi sistem transportasi publik yang sudah ada, bukan menggantikannya.

ComfortDelGro dorong ekosistem baru

Dari sisi operator lokal, Managing Director dan Group CEO ComfortDelGro, Cheng Siak Kian, menilai kehadiran kendaraan tanpa pengemudi kini sudah menjadi kenyataan. Ia menggambarkan peluncuran di Punggol sebagai kelanjutan dari pengembangan yang sebelumnya sudah diuji di Guangzhou.

Cheng mengatakan perusahaan terus mengintegrasikan teknologi, infrastruktur, dan pengalaman operasional untuk menghadirkan layanan kendaraan otonom yang aman dan bisa diterapkan dalam skala besar. Penekanan itu menunjukkan bahwa ComfortDelGro tidak hanya bertindak sebagai mitra operasional, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem mobilitas baru.

Dampak untuk Singapura

Peresmian layanan ini memperkuat posisi Singapura sebagai salah satu negara yang paling agresif dalam mengadopsi teknologi kendaraan otonom. Dengan pembukaan untuk publik, konsep transportasi tanpa pengemudi kini semakin dekat dari tahap uji coba menuju penggunaan nyata di jalan raya.

Kehadiran robotaxi komersial di Punggol juga memberi sinyal bahwa kendaraan otonom mulai masuk ke sistem transportasi perkotaan yang lebih luas. Langkah ini menempatkan Singapura di garis depan perkembangan mobilitas masa depan di kawasan Asia.

Terbaru