Raungan mesin rotari lima rotor milik David Mazzei kembali menyedot perhatian pecinta otomotif. Supercar kustom ini bukan hanya menawarkan suara yang disebut mirip jet atau mobil Formula 1, tetapi juga memburu target tenaga ekstrem hingga 1.500 hp.
Proyek ini menjadi sorotan karena basis mobilnya sangat ringan, sementara tenaga yang sudah tercatat sebelumnya sudah tembus 1.120 hp di roda. Dengan torsi maksimal 806 lb-ft, kombinasi performa dan karakter suara khas rotari membuat mobil ini menempati ruang tersendiri di dunia modifikasi radikal.
Target besar di balik proyek lima rotor
Mazzei sudah menguji mesin monster tersebut hampir satu tahun lalu di simulator dynamometer. Sejak itu, pengembangan terus berjalan untuk mengejar performa puncak yang lebih tinggi tanpa mengorbankan keandalan.
Target utamanya jelas, yakni menembus 1.500 hp dan masuk jajaran mobil rotari paling bertenaga di dunia. Ambisi itu membuat setiap pembaruan proyek ini dipantau luas oleh penggemar otomotif melalui video daring yang rutin diunggah.
Daya tarik lain datang dari karakter mesin rotari itu sendiri. Pada putaran tinggi, suara yang keluar dari pipa pembuangan terdengar melengking tajam dan berbeda dari mesin piston konvensional.
Mazzei juga disebut terkejut dengan potensi tenaga yang masih tersimpan di dalam paket mekanis tersebut. Karena itu, pengembangan belum berhenti pada hasil dyno sebelumnya yang sudah tergolong sangat tinggi.
Turbo lebih besar untuk mengejar tenaga atas
Salah satu fokus utama pengembangan ada pada sektor induksi udara. Mazzei mendapati suplai tenaga mulai menurun saat putaran mesin mendekati batas 9.000 rpm.
Untuk mengatasi hal itu, turbo kustom G57 berukuran 106 mm diganti dengan unit yang lebih besar, yaitu 119 mm. Komponen baru ini dipilih untuk memperkuat pasokan udara pada putaran atas dan menjaga tenaga tetap penuh di area rpm tinggi.
Ukuran rumah kompresor barunya disebut setara diameter lebih dari 4,5 inci. Karena dimensinya sangat besar, pemasangan turbo tersebut juga menuntut penyesuaian dudukan agar tetap aman di dalam kap mesin.
Hasil awal dari perubahan ini cukup menjanjikan. Pasokan udara ke ruang bakar menjadi lebih padat, dan pengujian menunjukkan turbo baru mampu menghasilkan tekanan besar bahkan pada putaran mesin rendah.
Efeknya bukan hanya tenaga puncak yang berpotensi naik, tetapi juga penyaluran tenaga yang lebih linear di berbagai rentang putaran. Mazzei menilai penggantian turbo ini berhasil mengatasi kekurangan suplai udara segar pada rpm tinggi.
Masalah suhu dan oli ikut dibenahi
Pengembangan tidak berhenti pada turbocharger. Jalur pipa udara masuk juga sedang dirancang ulang untuk memperbaiki distribusi suhu di dalam mesin lima rotor tersebut.
Mazzei menemukan perbedaan suhu antar ruang rotor, dengan bagian rotor ujung luar cenderung lebih panas dibanding bagian tengah. Kondisi ini dinilai berbahaya karena dapat memicu kerusakan serius pada komponen internal bila dibiarkan.
Karena itu, aliran udara segar harus dibagi lebih merata ke seluruh ruang bakar. Langkah ini penting agar performa tinggi tetap bisa dicapai tanpa memperbesar risiko kegagalan mekanis.
Masalah lain sempat muncul setelah sesi dyno, yakni kebocoran oli saat mobil dipindahkan. Gangguan ini langsung ditangani karena pada proyek dengan tekanan kerja setinggi ini, masalah kecil bisa berujung fatal.
Perbaikannya menggunakan pendekatan standar industri penerbangan. Seal dan sambungan berspesifikasi aviasi dipasang demi memastikan kekuatan lebih baik saat menerima tekanan tinggi.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa proyek ini tidak hanya mengejar angka tenaga. Ketahanan material dan aspek keselamatan juga menjadi prioritas utama selama proses penyempurnaan.
Supercar ringan dengan paket balap serius
Fondasi mobil ini menggunakan rangka kit car balap Superlite SL-C. Platform tersebut mengandalkan sasis monokok aluminium ringan, suspensi modern, dan panel bodi berbahan serat kaca.
Bobot total kendaraan hanya sekitar 2.400 pon atau 1.088 kg. Angka itu membuat rasio tenaga terhadap bobot mobil ini menjadi sangat agresif, apalagi jika target 1.500 hp benar-benar tercapai.
Tenaga besar itu disalurkan melalui transmisi manual sekuensial enam percepatan Hollinger MXT. Transmisi spesifikasi balap tersebut dipilih karena dikenal tangguh menghadapi limpahan torsi besar ke roda belakang.
Saat ini, sinkronisasi antara putaran mesin dan perpindahan gigi masih terus disempurnakan lewat pemrograman komputer. Setelan kopling elektronik juga diatur agar perpindahan gigi bisa berlangsung cepat tanpa membuang momentum akselerasi.
Dengan tenaga empat digit, bobot yang sangat ringan, dan suara rotari yang tajam seperti jet, proyek David Mazzei berkembang menjadi salah satu eksperimen mekanis paling ekstrem yang sedang dipantau dunia otomotif. Fokus berikutnya kini tertuju pada sejauh mana paket lima rotor itu bisa mendekati, atau bahkan melewati, sasaran 1.500 hp yang sudah dipatok sejak awal.







