Motor Matik Baru Makin Mahal, BeAT Bekas Rp8 Jutaan hingga PCX Jadi Rebutan

Author: Qoo Media

Pasar motor bekas pada Rabu, 24 Juni 2026, masih ramai, terutama di segmen skuter matik yang paling banyak dicari untuk kendaraan harian. Honda BeAT, Honda Vario, Yamaha NMAX, dan Honda PCX menjadi model yang paling diburu karena menawarkan harga jauh lebih rendah dibanding unit baru.

Minat itu ikut terdorong oleh naiknya harga motor matik baru di kelas 125 cc hingga 160 cc yang kini berada di kisaran Rp28 juta sampai Rp46 juta. Di tengah selisih harga yang lebar, pasar motor bekas menjadi alternatif bagi konsumen yang ingin tetap mendapatkan motor populer dengan biaya lebih terjangkau.

Model yang paling murah di daftar ini masih dipegang Honda BeAT bekas dengan harga mulai Rp8 jutaan. Di sisi lain, konsumen yang mencari skutik premium tetap melirik NMAX dan PCX karena harga bekasnya masih dianggap masuk akal dibanding membeli baru.

Rentang harga yang paling diburu

Honda BeAT bekas masih menjadi salah satu pilihan utama karena terkenal irit bahan bakar dan punya dimensi ringkas untuk penggunaan di perkotaan. Untuk unit tahun 2018, estimasi harganya berada di kisaran Rp8.000.000 sampai Rp9.500.000.

Harga Honda BeAT tahun 2019 berada di rentang Rp9.000.000 sampai Rp10.500.000. Sementara unit tahun 2020 dipasarkan sekitar Rp10.000.000 sampai Rp11.500.000.

Untuk BeAT tahun 2021, kisaran harganya Rp11.000.000 sampai Rp12.500.000. Sedangkan BeAT tahun 2022 berada di level Rp12.000.000 sampai Rp13.000.000.

Honda Vario juga tetap menjadi favorit di pasar motor bekas karena desainnya modern, bagasinya luas, dan performanya dinilai cukup responsif untuk kebutuhan harian. Pada varian Vario 125, harga bekas tahun 2017 ada di angka Rp11.000.000.

Vario 125 tahun 2018 dipasarkan sekitar Rp12.000.000, lalu tahun 2019 sekitar Rp13.000.000. Untuk tahun 2020, harganya Rp14.000.000, tahun 2021 Rp15.000.000, dan tahun 2022 sekitar Rp16.000.000.

Bagi pembeli yang ingin kapasitas mesin lebih besar, Vario 160 bekas menjadi pilihan menarik. Unit tahun 2022 berada di kisaran Rp19.900.000 sampai Rp20.800.000, sedangkan tahun 2023 sekitar Rp20.500.000 sampai Rp21.800.000.

NMAX dan PCX masih kuat di kelas premium

Di kelas skutik premium, Yamaha NMAX 155 bekas masih banyak diminati. Alasan utamanya ada pada posisi berkendara yang nyaman serta fitur modern yang tetap menarik bagi pembeli motor seken.

Estimasi harga NMAX tahun 2018 berada di rentang Rp17.500.000 sampai Rp19.500.000. Untuk tahun 2019, kisarannya Rp19.000.000 sampai Rp21.000.000.

NMAX tahun 2020 dipasarkan sekitar Rp21.000.000 sampai Rp23.000.000. Lalu unit tahun 2021 berada di angka Rp23.000.000 sampai Rp24.500.000, dan tahun 2022 sekitar Rp24.000.000 sampai Rp25.800.000.

NMAX banyak dipilih oleh pengguna yang sering menempuh perjalanan jarak menengah hingga jauh. Kenyamanan suspensi menjadi salah satu faktor yang membuat model ini tetap kuat di pasar bekas.

Honda PCX juga masih mempertahankan daya tariknya sebagai motor matik premium. Desain yang elegan dan fitur yang lengkap membuat harga jual bekasnya relatif stabil di pasaran.

Untuk PCX bekas tahun 2019, estimasi harganya Rp21.000.000 sampai Rp23.000.000. Unit tahun 2020 berada di kisaran Rp23.000.000 sampai Rp25.500.000.

Harga PCX tahun 2021 bergerak di rentang Rp25.000.000 sampai Rp27.500.000. Sementara tahun 2022 dipasarkan sekitar Rp27.500.000 sampai Rp29.500.000, dan tahun 2023 sekitar Rp29.000.000 sampai Rp31.500.000.

Mengapa motor-motor ini ramai dicari

Selain faktor harga, motor-motor tersebut dikenal memiliki biaya perawatan yang relatif murah. Konsumsi bahan bakarnya juga irit dan jaringan suku cadangnya mudah ditemukan.

Kombinasi itu membuat permintaan motor bekas berkualitas terus meningkat menjelang pertengahan tahun 2026. Konsumen bukan hanya mencari harga murah, tetapi juga unit yang siap dipakai untuk aktivitas harian tanpa biaya tambahan besar.

Meski begitu, harga motor bekas tidak selalu sama di setiap penjual. Nilainya dapat berbeda tergantung kondisi kendaraan, status pajak, dan kelengkapan dokumen.

Hal yang perlu dicek sebelum membeli

Calon pembeli perlu memastikan nomor rangka dan nomor mesin sesuai dengan data pada STNK dan BPKB. Pemeriksaan dokumen penting untuk mengurangi risiko masalah legalitas di kemudian hari.

Kondisi mesin juga harus diperiksa saat motor benar-benar dingin. Pembeli perlu mendengar apakah muncul suara kasar, getaran berlebihan, atau asap putih dari knalpot.

Riwayat banjir dan tabrakan juga perlu diteliti sebelum transaksi dilakukan. Bagian rangka dalam, baut-baut utama, dan bekas pengelasan yang tidak wajar perlu diperiksa dengan cermat.

Status pajak menjadi poin lain yang tidak boleh diabaikan. Motor dengan pajak aktif biasanya memiliki nilai jual lebih baik dan tidak menambah beban biaya saat proses balik nama.

Test ride tetap penting meski kondisi fisik motor terlihat bagus. Langkah ini membantu memastikan performa mesin, rem, dan suspensi masih dalam kondisi baik sebelum pembeli memutuskan membawa pulang unit incaran.

Terbaru