Generasi baru Nissan Evalia mulai menarik perhatian karena berubah jauh dari identitas lamanya. MPV kotak yang selama ini dikenal sebagai Nissan NV200 itu kini tampil sebagai model PHEV dengan pendekatan yang lebih modern dan lebih relevan untuk pasar kendaraan elektrifikasi.
Kehadiran unit tanpa kamuflase di Tiongkok menunjukkan bahwa pengembangan model ini sudah berjalan serius. Zhengzhou Nissan, perusahaan di bawah Dongfeng Motor Group dan bagian dari kerja sama kendaraan komersial Dongfeng-Nissan, menjadi pihak yang memamerkan mobil tersebut setelah produksi NV200 sempat dihentikan di Jepang.
Arah baru untuk pasar vanlife
Model ini diposisikan sebagai “mild off-road PHEV MPV” untuk menyasar pasar vanlife yang terus tumbuh. Targetnya jelas mengarah ke konsumen yang membutuhkan kendaraan ringkas, praktis, tetapi tetap cocok untuk aktivitas luar ruang.
Pendekatan itu membuat Evalia generasi baru tidak sekadar bereinkarnasi sebagai MPV biasa. Nissan terlihat mencoba menggabungkan karakter van fungsional dengan teknologi elektrifikasi dan citra petualang yang lebih segar.
Peluncuran resminya direncanakan berlangsung pada Oktober atau kuartal keempat 2026. Jadwal itu memberi sinyal bahwa model ini masih berada di jalur persiapan menuju debut pasar.
Siluet boxy tetap dipertahankan
Dari luar, desainnya masih mempertahankan bentuk kotak yang menjadi ciri utama NV200. Namun, bahasa desain New Energy Vehicle khas Nissan modern langsung terasa lewat fasad minimalis dan grille tertutup dengan bingkai hitam yang memberi kesan futuristik.
Pilar A ikonik dengan jendela kecil di sudut juga tetap dipertahankan. Elemen itu menjaga identitas lama Evalia, meski keseluruhan tampilannya kini terlihat lebih bersih dan modern.
Di sisi praktis, mobil ini memakai pintu geser di kedua sisi untuk memudahkan akses ke kabin tengah. Pegangan pintu masih memakai model konvensional, sementara bagian belakang dibuat tegak dengan lampu horizontal yang memperkuat kesan kokoh.
Pelek tri-spoke dengan desain rata dipilih untuk membantu efisiensi aerodinamis. Detail itu menunjukkan bahwa pengembangan model ini tidak hanya berfokus pada gaya, tetapi juga pada fungsi.
Kabin dibuat lebih digital
Perubahan terbesar justru terlihat di interior. Kabin Evalia terbaru mengalami transformasi besar dengan pendekatan digital yang mengikuti tren model Nissan listrik lain.
Desain setir mengacu pada sedan listrik Nissan N6 dan N7. Tuas transmisi juga dipindahkan ke kolom kemudi, sehingga area konsol tengah terasa lebih lapang.
Dasbor memakai monitor mengambang sebagai pusat tampilan utama. Di bawahnya, kontrol AC fisik tetap dipertahankan agar pengoperasian tetap mudah saat berkendara.
Material abu-abu mendominasi kabin dan dipadukan dengan bahan lembut berwarna cerah pada bagian atas dasbor. Fleksibilitas muatan tetap menjadi nilai utama, sejalan dengan karakter NV200 yang dikenal lapang dan serbaguna.
PHEV dengan basis teknologi Nissan N6
Di sektor penggerak, Nissan Evalia baru dibekali sistem Plug-in Hybrid Electric Vehicle berbasis teknologi sedan Nissan N6. Kombinasi ini menggabungkan mesin bensin 1.5 liter dengan tenaga 75 kW atau 101 hp dan motor elektrik yang jauh lebih besar, yakni 155 kW atau 208 hp.
Sistem itu menyalurkan tenaga ke roda depan lewat format Front-Wheel Drive. Untuk mendukung kenyamanan dan stabilitas, suspensinya memakai MacPherson strut di depan dan torsion bar di belakang.
Sumber tenaga listriknya berasal dari baterai Lithium Iron Phosphate atau LFP. Dalam pengujian standar CLTC, jarak tempuh mode listrik murni diperkirakan berada di kisaran 80 hingga 150 kilometer.
Selain versi PHEV, ada rumor bahwa Nissan juga menyiapkan varian lain untuk model ini. Opsi yang disebutkan mencakup mesin bensin 2.0 liter naturally aspirated serta varian e-Power dengan mesin bensin 1.2 liter untuk kelas entry-level.
Banderol kompetitif untuk pasar luas
Dari sisi harga, model ini dikabarkan akan dipasarkan di rentang 80.000 hingga 180.000 yuan. Dengan posisi itu, Nissan tampaknya menargetkan konsumen yang mencari MPV elektrifikasi dengan spektrum harga yang masih cukup luas.
Kombinasi desain boxy, kabin fleksibel, teknologi PHEV, dan pendekatan vanlife membuat generasi baru Evalia tampil berbeda dari pendahulunya. Di pasar Tiongkok, model ini berpotensi menjadi salah satu pilihan unik di segmen MPV elektrifikasi yang mulai ramai diisi berbagai merek.
Source: carvaganza.com






