Startup kendaraan otonom asal China, Momenta, resmi melangkah ke bursa Hong Kong setelah lolos hearing listing dan menyerahkan dokumen pasca-hearing. Langkah ini menandai perubahan arah besar bagi perusahaan berbasis Suzhou tersebut, yang sebelumnya sempat menyiapkan debut di New York.
Keputusan itu juga mencerminkan dinamika baru dalam pendanaan perusahaan teknologi China di tengah ketegangan AS dan China. Aplikasi IPO di Amerika Serikat yang diajukan secara rahasia pada 2024 kini telah kedaluwarsa, sehingga Hong Kong menjadi jalur yang dipilih Momenta untuk pencatatan saham.
Dukungan regulator dan sponsor kuat
Momenta sudah mendapat lampu hijau untuk pengajuan listing luar negeri dari regulator sekuritas China pada pekan lalu. Untuk penawaran ini, China International Capital Corp dan Deutsche Bank AG bertindak sebagai joint sponsor.
Bloomberg melaporkan bahwa perusahaan dapat mulai menjajaki minat investor paling cepat minggu ini, dengan mengutip pihak-pihak yang mengetahui proses tersebut. Tahap ini biasanya menjadi indikator awal seberapa besar pasar menilai prospek perusahaan sebelum penawaran benar-benar dijalankan.
Bisnis tumbuh cepat, tetapi masih rugi
Kinerja keuangan Momenta menunjukkan pertumbuhan yang cepat dalam tiga tahun terakhir. Pendapatan tercatat 743 juta yuan pada 2023, naik menjadi 1,33 miliar yuan, lalu 2,41 miliar yuan pada 2025.
Laju pertumbuhan itu setara dengan compound annual growth rate lebih dari 80% selama periode tersebut. Pada 2025, pendapatan Momenta juga naik 81,8% dibanding tahun sebelumnya.
Di balik pertumbuhan itu, perusahaan masih membukukan rugi 3,5 miliar yuan pada 2025. Namun, kas yang tersedia pada akhir 2025 masih melebihi 10 miliar yuan, memberi ruang untuk ekspansi lebih lanjut.
Belanja riset dan pengembangan tetap menjadi prioritas utama. Pada 2025, pengeluaran R&D mencapai 1,87 miliar yuan, atau 77,5% dari pendapatan tahunan.
Robotaxi dan teknologi mass production jadi andalan
Momenta berdiri pada 2016 dan memposisikan diri sebagai pembangun foundation models untuk physical AI. Pada April tahun ini, model dunia R7 miliknya mencapai debut produksi massal.
Bisnis perusahaan juga ditopang oleh adopsi teknologi pada kendaraan pelanggan. Hingga kini, kendaraan yang memakai sistem Momenta telah melampaui 900.000 unit, dengan lebih dari 100 model produksi massal yang sudah dikirim secara kumulatif.
Portofolio kemitraannya juga luas. Momenta mengatakan telah bekerja sama dengan 24 produsen mobil di seluruh dunia, termasuk sembilan dari 10 merek mobil terbesar di dunia.
Dalam kategori urban NOA, data China Insights Consultancy menempatkan Momenta sebagai penyedia solusi independen global nomor satu untuk penjualan selama 12 bulan hingga Februari 2026. Pangsa pasarnya dalam periode itu mencapai 65%.
Daftar pemegang saham mencerminkan minat industri
Struktur kepemilikan Momenta memperlihatkan dukungan besar dari pemain otomotif dan teknologi global. Investor strategisnya mencakup SAIC Motor, General Motors, Mercedes-Benz, Toyota Motor, dan Tencent Holdings.
Perusahaan juga menggalang dana berkali-kali sejak berdiri. Pada 2025, Momenta mengumpulkan lebih dari 1,2 miliar dolar AS dalam pendanaan pra-IPO.
Menjelang IPO, pendiri Cao Xudong memegang 7,84% saham. SAIC Motor memegang 9,45% melalui ZJSmart Holdings, General Motors memiliki 9,35%, dan Mercedes-Benz memegang 6,39%.
Dana hasil penawaran akan digunakan terutama untuk riset dan pengembangan teknologi inti, mempercepat komersialisasi dan skala layanan robotaxi, serta memperkuat bisnis solusi kendaraan produksi massal. Dengan rekam jejak kemitraan yang luas dan pendapatan yang terus tumbuh, listing Hong Kong menjadi ujian penting bagi valuasi dan ambisi jangka panjang Momenta.
Source: cnevpost.com






