Kejaksaan Agung menyita satu unit mobil mewah yang terkait dengan tersangka Asep Yusuf Soemantri atau AYS dalam kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mobil itu kini terparkir di Gedung Jampidsus Kejagung dalam kondisi disegel.
Kendaraan yang disita adalah Toyota Alphard dengan nomor polisi B 2135 FGX. Berdasarkan pengecekan status lewat pelat di situs Bapenda Jawa Barat, mobil tersebut tercatat sebagai Toyota Alphard 2.5X A/T dengan pajak Rp 13.428.700.
Spesifikasi Alphard yang disita
Toyota Alphard yang disita merupakan generasi ketiga dengan kode bodi AH30, tepatnya versi facelift yang dipasarkan di Indonesia. Meski berada di bawah varian G dan Q, tipe X ini tetap membawa karakter MPV besar yang identik dengan ruang kabin lapang.
Mobil ini punya panjang hampir lima meter dan jarak sumbu roda tiga meter. Konfigurasi itu memberi ruang kaki yang lega dan mampu menampung hingga tujuh penumpang dengan jok captain seat di baris kedua.
Dari sisi mesin, Alphard 2.5 X A/T memakai mesin bensin 2AR-FE. Mesin 4-silinder segaris berkapasitas 2.494 cc itu sudah menggunakan teknologi DOHC dan Dual VVT-i.
Tenaganya mencapai 180 PS pada 6.000 rpm. Torsi puncaknya berada di 234 Nm pada 4.100 rpm.
Kaitan dengan kasus MBG
Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi menyebut mobil itu berasal dari salah satu tersangka yang sudah ditahan sekitar seminggu sebelumnya, yakni AYS. Menurut dia, AYS terseret dalam perkara yang berkaitan dengan pengelolaan program MBG.
Syarief menjelaskan bahwa Asep, yang berstatus swasta, diminta oleh tersangka Sony Sonjaya untuk mencari mitra dalam pelaksanaan program MBG. Sony Sonjaya sendiri merupakan eks Wakil Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) yang lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka.
Dalam perkembangan berikutnya, Sony Sonjaya diduga memberi akses kepada Asep untuk mengintervensi tim verifikator mitra MBG. Akses itu disebut digunakan untuk mengetahui titik dapur yang kosong dan mengatur proses pendaftaran calon Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi atau SPPG.
Pengaturan itu berdampak pada sejumlah pendaftaran yang sempat disetujui lalu dibatalkan. Setelah mengatur titik-titik SPPG tersebut, Asep disebut memberikan sejumlah uang kepada Sony Sonjaya.
Penyitaan mobil mewah ini menambah daftar barang yang ikut diamankan dalam penyidikan kasus MBG. Kehadiran Alphard di Gedung Jampidsus Kejagung sekaligus menegaskan bahwa penyidik juga menelusuri aset yang diduga terkait dengan aliran perkara tersebut.







