Hyundai Elantra Baru Makin Kalem, Bodywork Origami-Nya Mulai Ditinggalkan

Hyundai Elantra sedang bergerak menjauh dari bahasa desain yang selama ini membuatnya mudah dikenali. Sedan kompak andalan Hyundai itu kini mulai tampil lebih bersih, lebih konservatif, dan meninggalkan bodi bersudut tajam yang selama ini sering disebut seperti origami.

Perubahan itu terlihat jelas pada prototipe terbaru yang tertangkap kamera dengan kamuflase lebih ringan dari sebelumnya. Meski masih disamarkan, arah desain barunya sudah terbaca lewat elemen pencahayaan depan yang jauh lebih modern dan bentuk bodi yang tampak lebih mengalir.

Wajah baru yang lebih rapi

Di bagian depan, Elantra generasi berikutnya terlihat memakai light bar penuh lebar yang menyatu di area depan. Lampu sein berbentuk angular, lampu utama yang posisinya lebih tengah, dan intake tipis memberi kesan yang lebih rapi dibanding model sekarang.

Di bagian bawah, terlihat bukaan besar dengan bar horizontal. Ada juga aksen segitiga di bawah lampu utama yang memperkuat tampilan depan yang lebih tajam tanpa terlihat seramai desain sebelumnya.

Bodi lebih sederhana, tapi tetap agresif

Penutup bodi yang tebal belum menutupi fakta bahwa Hyundai tampaknya sedang mengurangi lekukan ekstrem pada Elantra. Sebagai gantinya, mobil ini diperkirakan mengadopsi panel yang lebih streamline, dengan nuansa yang mengingatkan pada model baru seperti Palisade.

Roda yang tampak sudah dioptimalkan secara aerodinamis ikut memperkuat arah desain baru itu. Pilar C terlihat tebal, dipadukan dengan kaca seperempat belakang baru, jendela belakang yang lebih bersudut, dan atap kaca panoramik yang tampak luas pada prototipe ini.

Bagian belakang masih disembunyikan

Sektor buritan masih sangat tertutup, tetapi bentuk lampu belakang vertikal di sisi luar tetap bisa dikenali. Spoiler belakang yang menonjol juga terlihat, dan detail itu mengingatkan pada model Elantra yang ada saat ini.

Walau detail finalnya belum terlihat jelas, kesan umumnya sudah terbentuk. Hyundai tampaknya ingin membuat Elantra terasa lebih dewasa dan lebih bersih secara visual, tanpa kehilangan identitas sedan sporti yang selama ini menjadi ciri model tersebut.

Kabinnya diperkirakan ikut berubah besar

Bagian interior belum sempat terlihat jelas oleh para fotografer jalanan. Namun, kabin Elantra baru diperkirakan akan mengadopsi tampilan minimalis dengan sistem infotainment Pleos Connect yang baru.

Sistem itu baru saja tampil perdana di Grandeur facelift dengan layar besar 17 inci. Elantra mungkin memakai layar yang lebih kecil, tetapi area dasbor diperkirakan tetap akan didominasi oleh layar utama tersebut.

Hyundai juga diperkirakan menambahkan Gleo AI, asisten suara cerdas yang diklaim bisa mencari di web dan mengatur berbagai setelan kendaraan. Jika hadir, fitur ini akan membuat Elantra terasa lebih digital dan lebih dekat dengan model Hyundai terbaru lainnya.

Mesin masih jadi tanda tanya

Detail powertrain masih belum pasti, tetapi versi Amerika Serikat kemungkinan akan mengikuti jejak Kia K4. Dalam skenario itu, Elantra bisa memakai mesin 2.0 liter empat silinder dengan tenaga 147 hp dan torsi 132 lb-ft.

K4 juga menawarkan mesin 1.6 liter turbo dengan tenaga 190 hp dan torsi 195 lb-ft. Selain itu, Elantra juga diperkirakan mendapat varian hybrid yang lebih baik serta versi performa tinggi N yang baru.

Untuk pasar Korea, model ini akan tetap memakai nama Avante. Versi tersebut dilaporkan akan debut di Busan Motor Show akhir bulan ini, sementara detail resmi untuk pasar lain masih menyisakan banyak pertanyaan.

Source: www.carscoops.com

Terkait