DFSK E5 Plus tampil dengan wajah yang jauh lebih mewah saat melakoni debut global versi setir kanan di ajang Automotive and Supply Chain Expo, Hong Kong. Di area pamer Asia World Expo, varian SUV keluarga PHEV ini dipajang dengan sentuhan visual yang lebih premium, termasuk desain pelek bergaya Maybach dan kombinasi cat bodi dual tone biru muda serta putih.
Penguatan citra mewah itu bukan sekadar kosmetik. DFSK tetap mempertahankan bahasa desain yang mirip trim reguler, dengan grille depan rata seperti mobil listrik, minim garis tajam, dan bentuk bodi rounded yang diklaim punya koefisien drag 0,34.
Tampilan luar dibuat lebih berkelas
Pelek 19 inci menjadi salah satu elemen yang paling menonjol dari varian ini. Pola palangnya dibuat menyerupai mobil-mobil mewah Eropa dan memberi kesan yang lebih mahal dibanding varian standar.
Di bawah tampilan itu, DFSK masih mengandalkan paket suspensi yang cukup serius. E5 Plus varian mewah disebut memakai Frequency Selective Damping (FSD) shock absorber system yang diklaim bisa menyesuaikan redaman untuk kenyamanan dan pengendalian di berbagai kondisi jalan.
Secara konstruksi, mobil ini tetap memakai suspensi depan McPherson Strut dan multi-link di belakang. Kombinasi tersebut menegaskan bahwa fokusnya bukan hanya tampilan, tetapi juga kenyamanan berkendara untuk penggunaan keluarga.
Kabin mendapat hiburan tambahan
Bagian dasbor depan disebut masih sama seperti E5 Plus varian reguler. Perbedaan paling terasa muncul di baris kedua, saat DFSK memasang monitor atap berukuran 15,6 inci dengan full HD display 1920 x 1080p.
Fitur itu diarahkan untuk menambah hiburan selama perjalanan jauh. Selain itu, ada LED proyektor yang bisa dipakai saat bertamasya dan menonton film favorit di luar ruangan.
Kapasitas kabin juga dibuat fleksibel untuk kebutuhan keluarga. Saat baris pertama dan kedua dilipat penuh, volume bagasi naik menjadi 1.701 liter, sedangkan ruang belakang saat bangku tegak tersedia 187 liter.
Fitur keselamatan dan bantuan berkendara lengkap
DFSK membekali varian ini dengan lima millimeter wave radar dan 12 ultrasonic radar. Perangkat itu mendukung kehadiran sederet fitur ADAS yang mencakup Lane Centering Control (LCC), Active Lane Change (ALC), Adaptive Cruise Control (ACC), Automatic Parking Assist (APA), dan Automatic Emergency Breaking (AEB).
Kelengkapan tersebut menunjukkan bahwa E5 Plus memang diposisikan sebagai SUV keluarga modern. Fokusnya ada pada kemudahan berkendara, bantuan parkir, dan perlindungan aktif saat mobil digunakan harian maupun perjalanan jauh.
Mesin dan baterai tetap mengandalkan teknologi PHEV
Di balik kap, DFSK E5 Plus varian mewah memakai perangkat penggerak yang sama dengan trim reguler. Mobil ini menggabungkan mesin bensin 1,5 liter naturally aspirated dengan motor elektrik sebagai sumber penggerak utama.
Racikan hybrid plug-in itu menghasilkan tenaga gabungan 160 kW atau setara 218 PS. Torsi puncaknya mencapai 280 Nm dan disalurkan langsung ke roda.
Performa tersebut membuat akselerasinya terasa responsif. Dari diam ke 100 km/jam, mobil ini diklaim hanya membutuhkan 8,04 detik, sementara kecepatan puncaknya dibatasi elektronik di 180 km/jam.
Untuk sumber energi listriknya, DFSK memasang baterai lithium iron phosphate berkapasitas 25,3 kWh. Dalam pengujian CLTC, SUV ini bisa berjalan murni dengan tenaga listrik hingga 135 kilometer, sedangkan jarak tempuh gabungan diklaim mencapai 1.200 kilometer berdasarkan spesifikasi global.
Dengan kombinasi desain lebih mewah, kabin yang mendapat hiburan tambahan, fitur ADAS lengkap, dan efisiensi khas PHEV, DFSK E5 Plus varian ini jelas diarahkan untuk pembeli SUV keluarga yang menginginkan tampilan premium tanpa meninggalkan sisi fungsional. Pertanyaannya kini tinggal apakah varian tersebut akan ikut dibawa DFSK ke Indonesia.
Source: www.oto.com






