Harga BBM Pertamina Hari Ini Masih Diam, Ini Daftar Lengkap Pertamax Hingga Pertamina Dex

Author: Qoo Media

Harga BBM Pertamina per 25 Juni 2026 belum berubah dari penyesuaian terakhir pada 10 Juni 2026. Kondisi ini membuat pengguna kendaraan bensin dan diesel masih bisa membeli Pertamax, Pertamax Green 95, Dexlite, hingga Pertamina Dex dengan tarif yang sama seperti sebelumnya.

Di tengah kebutuhan harian yang terus berjalan, stabilnya harga ini menjadi kabar penting bagi pengendara yang ingin menjaga biaya operasional tetap terukur. Meski begitu, tarif BBM Pertamina tetap berbeda di tiap wilayah karena dipengaruhi biaya distribusi, kondisi geografis, dan status kawasan tertentu seperti Free Trade Zone atau FTZ.

Harga di Jawa masih bertahan

Di wilayah Jawa, Pertamax masih dijual Rp16.250 per liter. Pertamax Green 95 berada di level Rp17.000 per liter, sementara Dexlite dipatok Rp23.000 per liter dan Pertamina Dex Rp24.800 per liter.

Harga itu juga sejalan dengan produk lain yang umum dipakai konsumen. Pertalite tercatat Rp10.000 per liter, Biosolar Subsidi Rp6.800 per liter, dan Pertamax Turbo Rp20.750 per liter.

Untuk konsumen yang memakai kendaraan bensin, pilihan produk masih terbuka dari Pertalite hingga Pertamax Turbo. Sementara itu, pengguna mesin diesel dapat memilih Biosolar Subsidi, Dexlite, atau Pertamina Dex sesuai kebutuhan kendaraan.

Perbedaan harga antarwilayah tetap terlihat

Di beberapa wilayah Sumatera, harga Pertamax berada di Rp16.650 per liter di Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumsel, Babel, dan Lampung. Di Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, harganya lebih tinggi, yakni Rp17.000 per liter.

Pola serupa juga terlihat pada produk diesel non-subsidi. Dexlite di Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumsel, Babel, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi, dan Papua dipasarkan Rp23.500 per liter, sedangkan Pertamina Dex di wilayah-wilayah tersebut umumnya Rp25.350 per liter.

Di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara, harga juga berada di level yang lebih tinggi. Pertamax tercatat Rp17.000 per liter, Pertamax Turbo Rp21.650 per liter, Dexlite Rp24.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp25.900 per liter.

FTZ mendapat perlakuan harga berbeda

Sejumlah kawasan FTZ menunjukkan harga yang lebih rendah dibanding wilayah reguler. Di FTZ Sabang, Pertamax dipatok Rp15.250 per liter dan Dexlite Rp21.550 per liter, sementara Pertalite dan Biosolar Subsidi tetap masing-masing Rp10.000 dan Rp6.800 per liter.

FTZ Batam juga mencatat harga yang lebih rendah. Pertamax berada di Rp15.500 per liter, Pertamax Turbo Rp19.700 per liter, Dexlite Rp21.850 per liter, dan Pertamina Dex Rp23.550 per liter.

Kondisi di Jawa, Bali, NTT, dan Papua

DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur memiliki harga yang sama untuk beberapa produk utama. Pertamax dipatok Rp16.250 per liter, Pertamax Green 95 Rp17.000 per liter, Dexlite Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp24.800 per liter.

Pola harga itu juga berlaku di Bali dan NTB serta NTT untuk kelompok produk utama yang sama. Pertamax tetap Rp16.250 per liter, sedangkan Dexlite dan Pertamina Dex masing-masing Rp23.000 dan Rp24.800 per liter.

Di Papua Barat dan Papua Barat Daya, Pertamina Dex tercatat Rp25.350 per liter bersama Pertamax Rp16.650 per liter dan Dexlite Rp23.500 per liter. Sementara di Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah, Pertamina Dex tidak tercantum, tetapi Pertamax tetap Rp16.650 per liter dan Dexlite Rp23.500 per liter.

Harga yang belum bergerak ini memberi ruang bagi konsumen untuk mempertahankan pola pengeluaran bahan bakar seperti sebelumnya. Pemilihan jenis BBM yang sesuai rekomendasi pabrikan tetap penting agar performa mesin tetap optimal, terutama untuk kendaraan bensin modern dan mesin diesel yang membutuhkan angka cetane lebih tinggi.

Source: moladin.com
Terbaru