Road Trip Jakarta-Banyuwangi Pakai Suzuki XL7 Tembus Rp 2 Juta, Tol Nyaris Samai Biaya BBM

Author: Qoo Media

Road trip dari Jakarta ke Banyuwangi dengan Suzuki XL7 membutuhkan anggaran sekitar Rp 2,09 juta untuk sekali jalan. Perkiraan itu mencakup biaya bahan bakar dan tarif tol, sehingga bisa menjadi patokan awal bagi pengguna yang ingin menyusun bujet perjalanan darat lintas Pulau Jawa.

Angka tersebut penting diperhitungkan sejak awal karena rute Jakarta-Banyuwangi menempuh jarak sekitar 1.050 kilometer. Perjalanan juga tidak sepenuhnya melalui jalan tol karena ruas Tol Trans Jawa saat ini berakhir di kawasan Gending, Probolinggo, lalu dilanjutkan lewat jalur non-tol menuju Banyuwangi.

Perjalanan darat ke ujung timur Pulau Jawa kerap dipilih saat musim liburan sekolah. Selain lebih fleksibel, penggunaan mobil pribadi memberi kesempatan untuk singgah di berbagai kota dan destinasi di sepanjang perjalanan.

Bagi pemilik Suzuki XL7, komponen biaya terbesar dalam perjalanan ini berasal dari bahan bakar dan tarif tol. Dengan memahami dua pos utama tersebut, perencanaan perjalanan bisa dibuat lebih terukur sebelum keberangkatan.

Estimasi konsumsi BBM Suzuki XL7

Berdasarkan pengujian yang pernah dilakukan tim redaksi Kompas.com, konsumsi bahan bakar Suzuki XL7 saat digunakan di jalan tol mencapai sekitar 15,2 kilometer per liter. Dengan asumsi jarak tempuh 1.050 kilometer, kebutuhan bahan bakarnya diperkirakan sekitar 69,1 liter.

Jika perjalanan menggunakan Pertamax dengan harga Rp 16.250 per liter, biaya BBM yang perlu disiapkan mencapai sekitar Rp 1.122.875. Nilai ini menjadi acuan utama untuk menghitung pengeluaran perjalanan satu kali dari Jakarta menuju Banyuwangi.

Perhitungan tersebut memakai asumsi konsumsi rata-rata di jalan tol. Dalam praktiknya, kebutuhan bahan bakar bisa dipengaruhi kondisi lalu lintas, gaya berkendara, muatan kendaraan, serta karakter jalan pada segmen non-tol menuju Banyuwangi.

Rincian tarif tol Jakarta-Banyuwangi

Untuk kendaraan Golongan I, total tarif tol dari Jakarta hingga Gending, Probolinggo, tercatat sebesar Rp 974.000. Tarif itu merupakan akumulasi dari sejumlah ruas di Tol Trans Jawa yang dilalui dari arah Jakarta.

Ruas pertama adalah Jakarta-Cikampek dengan tarif Rp 27.000. Setelah itu, perjalanan berlanjut ke Cikopo-Palimanan atau Cipali dengan tarif Rp 132.000.

Dari Palimanan, kendaraan masuk ke ruas Palimanan-Kanci dengan tarif Rp 13.500. Perjalanan kemudian diteruskan ke Kanci-Pejagan dengan tarif Rp 31.500.

Setelah itu, tarif Pejagan-Pemalang tercatat Rp 66.000. Lalu untuk ruas Pemalang-Batang, pengguna perlu menyiapkan Rp 53.000.

Pada ruas Batang-Semarang, tarif yang dikenakan sebesar Rp 111.500. Saat melintas Semarang ABC, biayanya bertambah Rp 5.500.

Perjalanan selanjutnya menuju Semarang-Solo membutuhkan Rp 92.000. Dari Solo ke Ngawi, tarif tolnya mencapai Rp 131.000.

Setelah itu, ruas Ngawi-Kertosono dikenakan tarif Rp 98.000. Dari Kertosono ke Mojokerto, tarifnya sebesar Rp 50.000.

Pengguna lalu melanjutkan perjalanan melalui Mojokerto-Surabaya dengan tarif Rp 39.000. Dari Surabaya ke Gempol, biaya yang dibutuhkan sebesar Rp 25.500.

Ruas berikutnya adalah Gempol-Pasuruan atau Grati dengan tarif Rp 46.500. Terakhir, dari Pasuruan ke Probolinggo atau Gending, tarifnya sebesar Rp 52.000.

Total biaya sekali jalan

Jika biaya BBM Rp 1.122.875 digabung dengan total tarif tol Rp 974.000, maka total estimasi perjalanan mencapai Rp 2.096.875. Angka ini menjadi gambaran biaya pokok road trip Jakarta-Banyuwangi menggunakan Suzuki XL7 untuk sekali jalan.

Perhitungan tersebut belum memasukkan kebutuhan lain selama perjalanan. Biaya makan, parkir, hingga pengeluaran tambahan di rest area atau sepanjang rute masih perlu disiapkan di luar angka Rp 2,09 juta tersebut.

Dengan jarak tempuh yang panjang, perencanaan biaya menjadi bagian penting sebelum berangkat. Estimasi ini bisa membantu pengguna Suzuki XL7 menakar kebutuhan dana perjalanan darat dari Jakarta ke Banyuwangi dengan lebih realistis.

Source: otomotif.kompas.com
Terbaru