BMW Luncurkan Tiga M Series Baru di Indonesia, Harga Rp1,98 Miliar Hingga M3 Touring 3,6 Detik

Author: Qoo Media

BMW memperluas lini performa tinggi M Series di Indonesia dengan meluncurkan tiga model sekaligus, semuanya masuk ke kelas kendaraan sport premium dengan banderol miliaran rupiah. Kehadiran BMW M2, BMW M2 CS, dan BMW M3 Touring langsung menegaskan bahwa pabrikan asal Jerman itu masih melihat ruang kuat untuk pasar mobil performa di tengah tekanan industri otomotif nasional.

Peluncuran ini juga menarik karena datang saat pasar mobil domestik sedang melambat. Data industri menunjukkan penjualan mobil bulanan di Indonesia pada Mei 2026 berada di 69.219 unit, turun dari 80.779 unit pada April, sehingga langkah BMW terlihat sebagai upaya menjaga sorotan di segmen premium yang lebih spesifik.

Tiga model, tiga karakter

BMW M2 menjadi model paling terjangkau di antara trio terbaru ini dengan harga Rp1,98 miliar. Di atasnya ada BMW M2 CS seharga Rp2,70 miliar, sementara BMW M3 Touring dipasarkan Rp2,79 miliar sebagai model paling mahal dalam peluncuran ini.

Ketiga mobil tersebut sama-sama memakai mesin enam silinder segaris 3 liter atau 2.993 cc. Meski berbagi basis mesin, masing-masing model membawa karakter berbeda lewat pengaturan tenaga, torsi, dan kebutuhan penggunaan yang tidak sama.

BMW M2: paling kompak, tetap buas

BMW M2 hadir sebagai varian dua pintu yang paling ringkas di jajaran ini. Mobil tersebut menghasilkan 480 hp dan torsi 600 Nm, lalu menyalurkan tenaganya melalui transmisi 8-percepatan M Steptronic dengan Drivelogic.

Kombinasi itu membuat M2 mampu berakselerasi dari 0 ke 100 km/jam dalam 4 detik. Kecepatan puncaknya dibatasi pada 250 km/jam, sehingga model ini tetap menawarkan performa tinggi dalam format yang lebih kompak.

BMW M2 CS dan M3 Touring: lebih kencang, lebih eksklusif

BMW M2 CS membawa peningkatan performa yang lebih agresif dibanding M2 biasa. Tenaganya naik menjadi 530 hp dengan torsi 650 Nm, sementara akselerasi 0-100 km/jam dapat ditempuh dalam 3,8 detik dan kecepatan maksimumnya mencapai 302 km/jam.

Sisi visual M2 CS juga dibuat lebih eksklusif. BMW membekalinya dengan velg 19 inci dan 20 inci berdesain Star Spoke Style 827 M berwarna Gold Bronze, yang membedakannya dari dua model lain di daftar peluncuran ini.

BMW M3 Touring mengambil pendekatan berbeda karena menggabungkan performa divisi M dengan bentuk bodi station wagon. Mobil ini memakai mesin 3,0 liter enam silinder dengan tenaga 530 hp dan torsi 650 Nm, setara dengan M2 CS, tetapi mendapat dukungan sistem penggerak seluruh roda M xDrive.

Dengan sistem itu, BMW M3 Touring mampu melesat dari 0 ke 100 km/jam dalam 3,6 detik. Angka tersebut membuatnya menjadi model tercepat di antara tiga mobil yang diluncurkan, meski bentuk bodinya lebih mengedepankan fungsi harian.

Fokus performa tanpa meninggalkan fungsi harian

BMW M3 Touring juga diposisikan sebagai mobil yang tetap praktis digunakan sehari-hari. BMW menambahkan roof rail, pintu bagasi elektrik, sandaran kepala belakang fleksibel, dan akses kabin through-loading untuk mendukung kepraktisan.

Kehadiran fitur-fitur itu mempertegas karakter station wagon yang dibawa M3 Touring. Di satu sisi mobil ini menawarkan performa khas keluarga M, tetapi di sisi lain tetap memberi nilai fungsi yang sulit ditemukan pada model sport dua pintu.

Peluncuran tiga model ini menambah pilihan BMW di segmen performa tinggi Indonesia, sekaligus menunjukkan bahwa pasar mobil premium masih menjadi arena penting meski kondisi industri otomotif nasional sedang tertekan. Dengan rentang harga dari Rp1,98 miliar sampai Rp2,79 miliar, BMW menempatkan M Series terbaru ini sebagai produk yang menonjolkan tenaga, eksklusivitas, dan diferensiasi bentuk bodi.

Terbaru