TECNO Camon Slim Debut, HP 6,39 Mm Ini Punya Layar Interaktif di Belakang

Author: Qoo Media

TECNO Camon Slim langsung mencuri perhatian karena membawa konsep HP tipis ke seri Camon, bukan lagi hanya ke lini Spark atau Pova. Perangkat ini resmi debut pada 22 Juni 2026 dengan andalan utama pada bodi ramping, desain yang tidak biasa, dan fitur baru bernama mood lighting system.

Di tengah pasar smartphone yang makin mirip satu sama lain, TECNO mencoba menawarkan identitas visual yang lebih kuat. Pendekatan itu terlihat dari kombinasi bodi setipis 6,39 mm, layar melengkung di sisi kiri dan kanan, serta modul kapsul horizontal di bagian belakang yang menjadi rumah bagi layar interaktif.

Bodi tipis, baterai besar

Salah satu daya tarik terbesar TECNO Camon Slim ada pada kompromi desain dan daya tahan baterainya. Meski hanya setebal 6,39 mm, ponsel ini tetap dibekali baterai 5600 mAh atau 6000 mAh, tergantung negara pemasarannya.

Pengisian dayanya dilakukan lewat USB Type-C dengan daya masuk maksimum 60 W. TECNO juga mengklaim kesehatan baterai masih di atas 80 persen setelah 2.000 siklus pengisian daya, yang menjadi nilai tambah untuk perangkat setipis ini.

Mood lighting system jadi pembeda

Bagian belakang Camon Slim tidak dibuat polos. TECNO menempatkan modul berbentuk kapsul yang membentang horizontal dan di dalamnya ada layar interaktif bernama mood lighting system.

Sistem ini tersusun dari 354 LED mini dan mampu menampilkan 55 animasi. Fungsinya tidak sekadar hiasan, karena layar itu bisa menyala saat ada notifikasi pesan, panggilan masuk, proses pengisian daya, hingga saat bermain game.

Bisa tampilkan ekspresi di bodi belakang

Mood lighting system juga dirancang untuk menampilkan ekspresi seperti mata, mulut, dan bentuk visual lain. Dengan begitu, bagian belakang perangkat tidak hanya berfungsi sebagai aksen desain, tetapi juga sebagai elemen interaksi yang memberi identitas berbeda dari kebanyakan ponsel lain.

Pendekatan ini membuat Camon Slim lebih menonjol di kelasnya. TECNO tampaknya ingin menggabungkan estetika, notifikasi visual, dan unsur personalisasi dalam satu panel kecil di punggung perangkat.

Performa mid-range dengan Helio G200 Ultimate

Untuk dapur pacu, TECNO Camon Slim mengandalkan MediaTek Helio G200 Ultimate. Chipset 4G ini dirancang untuk segmen mid-range, dibuat dengan fabrikasi 6 nm, dan memiliki konfigurasi dua Cortex-A76 berkecepatan 2,2 GHz serta enam Cortex-A55 berkecepatan 2,0 GHz.

Kinerjanya dipadukan dengan RAM 8 GB yang masih bisa diperluas 16 GB secara virtual hingga total 24 GB. Pilihan penyimpanannya tersedia dalam dua varian, yakni 128 GB dan 256 GB, tanpa slot kartu microSD.

Kamera Sony dan layar 144 Hz

Di sektor kamera, TECNO memasang dua kamera saja pada Camon Slim. Kamera utamanya beresolusi 50MP dengan sensor Sony LYTIA 600 berukuran 1/1.95 inci, ditemani sensor flicker di modul kapsul yang sama.

Untuk kamera depan, tersedia sensor 32MP dengan luas pandang 92,4 derajat yang ditempatkan di punch hole. Hasil foto dan video tampil di layar AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 1224 x 2720 piksel atau 1,5K, serta refresh rate 144 Hz.

Tahan debu, air, dan tekanan tinggi

TECNO juga memberi perhatian besar pada ketahanan fisik perangkat ini. Camon Slim mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69, yang berarti tahan debu, aman direndam di air selama 30 menit, serta sanggup menghadapi semprotan air bertekanan hingga 100 bar pada suhu 80 derajat Celsius.

Selain itu, perangkat ini sudah membawa speaker stereo, pemindai sidik jari di dalam layar, pemancar inframerah, NFC, dan HiOS 16 berbasis Android 16. Untuk pilihan warna, TECNO menyiapkan new Mondrian, prism black, jungle green, Van Gogh blue, dan burgundy red.

Harga resmi belum diumumkan karena TECNO baru akan membukanya saat ponsel ini dipasarkan ke negara tujuan. Namun, kombinasi bodi tipis, baterai besar, layar interaktif, dan sertifikasi ketahanan membuat Camon Slim menjadi salah satu model TECNO yang paling mudah menarik perhatian di kelasnya.

Source: www.idntimes.com
Terbaru