Chery Q Tembus 3.000 Prapemesanan, Biaya Cas Rp181 per Km Jadi Godaan Besar

Minat pasar terhadap Chery Q langsung terlihat kuat sejak masa prapemesanan dibuka. Chery Indonesia mencatat total prapemesanan mobil listrik ini sudah menembus lebih dari 3.000 unit sejak 18 Mei 2026.

Angka itu menjadi sorotan karena dicapai saat periode prapemesanan masih berjalan. Konsumen masih bisa memanfaatkan penawaran khusus hingga 15 Juli mendatang.

Respons awal tersebut memberi sinyal bahwa pasar kendaraan listrik di segmen urban makin terbuka. Chery juga menempatkan Chery Q sebagai produk yang menyasar kebutuhan mobilitas harian dengan fokus pada efisiensi, kepraktisan, dan fitur keselamatan.

Vice Country Director Chery Business Unit Budi Darmawan Jantania menyatakan perusahaan optimistis respons itu akan memperkuat kepercayaan pasar terhadap Chery Q. Menurut dia, penerimaan tersebut juga dapat mendorong lebih banyak konsumen beralih ke kendaraan listrik yang praktis dan sesuai dengan gaya hidup mobilitas urban.

Dari sisi produk, Chery Q dibekali baterai berkapasitas 42,7 kWh. Bekal itu membuat mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 400 km dalam sekali pengisian penuh berdasarkan perhitungan NEDC.

Kemampuan pengisian dayanya juga menjadi salah satu nilai jual utama. Mobil ini mendukung pengisian cepat dari 30 persen ke 80 persen hanya dalam 16,5 menit.

Fitur yang jadi daya tarik

Chery menyebut Chery Q sebagai compact EV dengan paket fitur yang lengkap. Penekanan utamanya ada pada teknologi keselamatan dan fleksibilitas penggunaan untuk kebutuhan perkotaan.

Mobil ini sudah dilengkapi 20 fitur Advanced Driver Assistance Systems atau ADAS. Kehadiran fitur itu ditujukan untuk membantu pengemudi saat menghadapi lalu lintas kota yang padat maupun ketika harus bermanuver di ruang terbatas.

Aspek kepraktisan kabin juga mendapat perhatian besar. Chery Q memiliki 38 kompartemen multifungsi yang tersebar di berbagai area interior.

Kapasitas angkutnya juga dibuat fleksibel untuk penggunaan harian. Mobil ini memiliki front trunk atau frunk berkapasitas 70 liter, sementara bagasi belakangnya dapat diperluas hingga 1.450 liter.

Selama masa prapemesanan, Chery Indonesia juga menambahkan insentif untuk mendorong minat konsumen. Seluruh pemesan mendapatkan peningkatan gratis ke Paket Sigma.

Paket Sigma membawa sejumlah fitur tambahan. Di dalamnya ada Autonomous Parking Assist, Power Tailgate, velg 17 inci desain khusus, serta External Communication Audio untuk mendukung aktivitas komunikasi di luar kendaraan.

Biaya penggunaan jadi sorotan

Selain fitur dan jarak tempuh, efisiensi operasional juga menjadi bagian penting dari penawaran Chery Q. Chery menyebut biaya energi pengisian daya model ini hanya Rp181 per km.

Dengan perhitungan itu, biaya untuk perjalanan harian sejauh 40 km disebut sekitar Rp7.240. Untuk mobilitas harian sejauh 60 km, kebutuhan biayanya diperkirakan sekitar Rp10.860.

Simulasi bulanan yang disampaikan perusahaan juga menunjukkan angka yang relatif rendah. Untuk penggunaan sejauh 1.200 km per bulan, estimasi biaya energi Chery Q berada di kisaran Rp217.200 per bulan.

Angka tersebut diposisikan sebagai keunggulan dibandingkan mobil konvensional berbahan bakar bensin. Bagi konsumen yang mempertimbangkan total biaya penggunaan, faktor ini bisa menjadi salah satu alasan kuat untuk melirik kendaraan listrik.

Momentum pasar EV

Pencapaian prapemesanan lebih dari 3.000 unit menunjukkan bahwa ketertarikan terhadap EV bukan lagi sekadar rasa ingin tahu awal. Konsumen kini mulai menimbang kombinasi jarak tempuh, waktu pengisian, fitur keselamatan, kapasitas kabin, dan biaya penggunaan secara lebih konkret.

Dalam konteks itu, Chery Q datang dengan pendekatan yang cukup jelas. Produk ini tidak hanya mengandalkan label mobil listrik, tetapi juga menawarkan paket yang diarahkan untuk kebutuhan komuter perkotaan yang aktif.

Masa prapemesanan yang masih berlangsung memberi ruang bagi angka itu untuk terus bertambah. Dengan tambahan insentif Paket Sigma dan fokus pada efisiensi biaya harian, Chery Indonesia tampak berupaya menjaga momentum minat pasar hingga penutupan periode pemesanan pada 15 Juli.

Terkait