BAIC tampaknya semakin dekat membawa mobil listrik pertamanya ke Indonesia lewat T1. Model ini sudah tiba dan diperkirakan segera meluncur, sehingga langsung menarik perhatian di tengah pasar kendaraan listrik yang kian ramai.
Mobil ini bukan nama baru di China karena lebih dulu hadir dengan nama Arcfox T1. Di sana, perusahaan memosisikannya sebagai high-end smart new energy vehicle yang menonjolkan kesan premium serta fitur teknologi yang lengkap.
Kabinnya dibuat lega untuk menarik pembeli keluarga
Salah satu daya tarik utama T1 ada pada dimensinya. Mobil ini memiliki panjang 4.337 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.527 mm.
BAIC menyebut wheelbase T1 mencapai 2.770 mm dan menjadi yang terpanjang di kelasnya. Ukuran sumbu roda itu diklaim membantu menghadirkan kabin yang lebih lega dan nyaman bagi penumpang.
Produsen juga menyebut tingkat kekedapan suara kabin mencapai 85 persen. Selain itu, tersedia 32 ruang penyimpanan yang menambah sisi praktis untuk penggunaan harian.
Untuk memperkuat kesan premium, T1 dibekali skyroof atau atap panoramik yang disebut terbesar di kelasnya. Elemen ini menjadi salah satu pembeda visual yang langsung terlihat dari luar.
Fitur modern jadi senjata utama
Dari sisi teknologi, BAIC T1 membawa self-parking dan 12 fungsi Advanced Driver Assistance System atau ADAS Level 2. Paket ini menunjukkan bahwa mobil tersebut tidak hanya mengandalkan desain dan kabin, tetapi juga bantuan berkendara yang lebih modern.
Kemampuan pengisian daya juga menjadi bagian penting dari jualan T1. Mobil ini mendukung fast charging yang memungkinkan baterai terisi dari 30 persen ke 80 persen dalam 25 menit.
BAIC juga menyiapkan fitur Vehicle to Vehicle atau V2V Charging. Dengan fitur ini, kendaraan bisa berfungsi layaknya power bank untuk mengisi daya mobil listrik lain.
Ada pula V2L Charging 3,5 kW yang dapat dipakai untuk menyuplai listrik ke perangkat elektronik rumah tangga saat keadaan darurat. Fitur seperti ini biasanya menjadi nilai tambah bagi konsumen yang mencari mobil listrik serbaguna.
Detail teknis lain masih ditutup rapat
Sejumlah spesifikasi lain belum diungkap BAIC untuk pasar ini. Namun, di China mobil tersebut dibekali baterai LFP 70 kW dengan klaim jarak tempuh hingga 425 km.
Kombinasi baterai, klaim jarak tempuh, dan fitur pengisian daya memperlihatkan arah pengembangan T1 sebagai mobil listrik urban yang tetap fungsional. Di sisi lain, BAIC masih menyimpan beberapa detail utama yang kemungkinan baru dibuka saat peluncuran resmi.
Besar kemungkinan BAIC akan meluncurkan T1 pada GIIAS 2026 akhir bulan depan. Jika jadwal itu benar, model ini akan menjadi salah satu debut yang patut diperhatikan di pameran otomotif tersebut.
Source: www.cnnindonesia.com






