Geely Auto Indonesia memperbesar kapasitas produksi EX2 di fasilitas PT Handal Indonesia Motor (HIM), Purwakarta, Jawa Barat, untuk merespons permintaan yang terus naik. Langkah ini langsung berdampak ke konsumen karena waktu tunggu pemesanan hatchback listrik tersebut kini disebut bisa dipangkas menjadi sekitar satu bulan.
Peningkatan kapasitas itu juga menandai upaya Geely menjaga pasokan di tengah penguatan penjualan EX2 di Indonesia. Pada saat yang sama, perusahaan menargetkan pengiriman ke tangan konsumen berjalan lebih cepat, terutama pada varian warna yang paling banyak diminati.
Permintaan naik, produksi ikut dipacu
Kapasitas produksi Geely EX2 kini ditingkatkan hingga dua kali lipat di pabrik HIM. Geely menyebut penyesuaian ini dilakukan agar distribusi dari pabrik ke dealer bisa mengimbangi minat pasar yang terus berkembang.
Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, mengatakan total wholesales EX2 di Indonesia hingga Mei telah mencapai lebih dari 4.900 unit dan terus bertambah. Ia menegaskan tambahan kapasitas produksi dibutuhkan untuk menjawab tingginya permintaan sekaligus memangkas masa inden menjadi satu bulan.
Kondisi itu memberi sinyal bahwa konsumen tidak lagi harus menunggu terlalu lama untuk menerima unit. Bagi pasar mobil listrik, kepastian suplai seperti ini biasanya menjadi faktor penting saat calon pembeli mempertimbangkan keputusan pembelian.
Dampak langsung untuk konsumen
Dampak paling terasa dari peningkatan produksi ada pada kecepatan pengiriman. Geely menyebut inden EX2 kini bisa turun menjadi sekitar satu bulan, terutama karena produksi difokuskan pada varian warna yang paling diminati.
Langkah ini juga memberi ruang lebih besar bagi konsumen yang menginginkan pilihan tampilan tertentu. Geely menyesuaikan produksi agar opsi yang paling laku bisa tersedia lebih cepat tanpa mengorbankan proses perakitan dan pemeriksaan kualitas.
Kinerja penjualan ikut menguat
Di pasar domestik, Geely EX2 mencatat wholesales 1.395 unit pada Mei 2026. Capaian itu membuat EX2 diklaim memimpin segmen compact electric vehicle di Indonesia.
Di pasar global, EX2 juga masih menjadi mobil terlaris Geely di China dengan penjualan 38.751 unit sepanjang Mei 2026. Kinerja tersebut memperkuat posisi model ini sebagai salah satu andalan Geely di segmen kendaraan listrik.
Manufaktur lokal dan kualitas
President Director PT HIM, Denny Siregar, menyebut peningkatan kapasitas produksi EX2 sebagai salah satu kemajuan dalam adopsi EV dan manufaktur di Indonesia. Ia menilai manufaktur lokal kini siap mendukung percepatan penggunaan kendaraan listrik di Tanah Air.
Menurut Denny, dukungan pengetahuan dan teknologi dari Geely membantu penguatan proses perakitan dan quality control. Dengan begitu, konsumen di Indonesia diharapkan menerima kendaraan dengan standar kualitas global yang konsisten.
Pilihan warna baru mulai diproduksi
Selain menambah kapasitas, Geely juga memperkenalkan warna Aether Green untuk EX2. Warna baru itu mulai diproduksi pada Juni 2026 dan melengkapi opsi yang sudah ada, yakni Aurora Pink, Nebula Beige, Moon White, Star Silver, dan Comet Gray.
Constantinus menyebut kehadiran Aether Green memberi konsumen opsi tampilan yang lebih fresh. Di tengah peningkatan produksi, penambahan pilihan warna ini juga menunjukkan upaya Geely memperluas daya tarik EX2 tanpa mengubah fokus utama pada percepatan suplai.







